Alih-alih Menyehatkan, 3 Jenis Sayuran Ini Malah Tingkatkan Risiko Kanker Perut!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 25 Januari 2022 | 20:14 WIB
Alih-alih Menyehatkan, 3 Jenis Sayuran Ini Malah Tingkatkan Risiko Kanker Perut!
Ilustrasi sayuran (Unplash/Anna Kaminova)

Suara.com - Kanker adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Kita bisa mengatasinya dengan cara menghindari faktor risiko penyebab kanker.

Sebuah penelitian pun terus mencari tahu mengenai hubungan gaya hidup tertentu bisa mempengaruhi risiko seseorang terkena kanker.

Diet sehat salah satu subjek penelitian yang sedang berlangsung. Sejumlah item makanan pun ditemukan mampu meningkatkan risiko kanker, meskipun tergolong makanan sehat.

Salah satu penemuan peneliti yang paling mengejutkan mengenai hal itu adalah sayuran non-tepung yang diawetkan bisa meningkatkan risiko seseorang menderita kanker perut.

Lembaga amal kanker World Cancer Research Fund (WCRF) menemukan hal itu setelah melalui penilaian analisis komprehensif.

ilustrasi kanker perut (Pixabay)
ilustrasi kanker perut (Pixabay)

Pengawetan makanan dapat didefinisikan sebagai proses menangani makanan sedemikian rupa untuk menghentikan atau memperlambat pembusukan dan mencegah penyakit bawaan makanan sambil mempertahankan nilai gizi, tekstur dan rasa.

Guna memaksimalkan umur simpan sayuran ini, sayuran seringkali diasinkan dan diasamkan, yang mana bisa meningkatkan risiko kanker perut.

WCRF pun menemukan bahwa kadar garam yang tinggi mengubah viskositas lendir yang melindungi perut dan meningkatkan pembentukan senyawa N-nitroso pada hewan.

"Selain itu, asupan garam yang tinggi dapat merangsang kolonisasi H. pylori, faktor risiko terkuat dari kanker perut," kata WCRF dikutip dari Express.

Pada model hewan, kadar garam yang tinggi juga telah terbukti bertanggung jawab atas kerusakan sel utama yang menyebabkan perkembangan kanker perut.

Kesimpulannya, ada bukti kuat bahwa makanan yang diawetkan dengan cara pengasinan, termasuk sayuran yang diawetkan meningkatkan risiko kanker perut bila dikonsumsi.

Khususnya pada sayuran non-tepung, yakni sayuran yang dipisahkan menjadi beberapa kelompok sesuai dengan kandungan pati masing-masing. Berikut ini, beberapa contoh sayuran non-tepung.

  1. Wortel, bit, lobak dan sayuran berdaun hijau
  2. Sayuran silangan, seperti kubis, pak choy, brokoli, dan selada air
  3. Sayur allium, seperti bawang merah, bawang putih dan daun bawang

Sayuran bertepung seperti kentang, ubi jalar (ubi), singkong (ubi kayu), sagu ubi dan talas mengandung kadar karbohidrat yang lebih tinggi daripada sayuran non-tepung.

Banyak bukti menggambarkan risiko yang terkait dengan pengasinan dan pengawetan makanan. Sebuah studi dalam British Journal of Cancer menemukan bahwa orang yang makan makanan asin secara teratur melipatgandakan risiko kanker perut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, Konsumsi Sayuran Ini Tingkatkan Risiko Kanker Perut

Hati-hati, Konsumsi Sayuran Ini Tingkatkan Risiko Kanker Perut

Health | Selasa, 25 Januari 2022 | 16:50 WIB

8 Cara Menanam Kentang di Kebun Rumah Sendiri, Lakukan Tahapan Ini Agar Terbebas dari Hama

8 Cara Menanam Kentang di Kebun Rumah Sendiri, Lakukan Tahapan Ini Agar Terbebas dari Hama

Lifestyle | Selasa, 25 Januari 2022 | 14:06 WIB

Selain Benjolan, Ini 5 Gejala yang Bisa Mengindikasi Kanker Payudara

Selain Benjolan, Ini 5 Gejala yang Bisa Mengindikasi Kanker Payudara

Your Say | Selasa, 25 Januari 2022 | 12:35 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB