Update Covid-19 Global: Belanda Bersiap Hidup Normal, Berdampingan dengan Virus Corona

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 16 Februari 2022 | 11:31 WIB
Update Covid-19 Global: Belanda Bersiap Hidup Normal, Berdampingan dengan Virus Corona
Ilustrasi update covid-19 [Unsplash/Fusion Medical Animation]

Suara.com - Kasus positif Covid-19 di dunia bertambah 1,89 juta dalam 24 jam terakhir. Sementara angka kematian bertambah 9.898 jiwa di waktu yang sama.

Kasus positif harian terbanyak terjadi di Jerman yang melaporkan 177.515 kasus, disusul Rusia dengan 166.631 kasus.

Angka kematian dalam sehari terakhir paling banyak terjadi di Amerika Serikat. Negara itu mencatat 2.055 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19.

Akumulasi data Covid-19 per Rabu (16/2/2022) pukul 08.00 WIB tercatat 415,76 juta kasus dengan 5,85 juta jiwa di seluruh dunia.

Belanda Bergegas 'Hidup Normal'

Ilustrasi pandemi (freepik.com/prostooleh)
Ilustrasi pandemi (freepik.com/prostooleh)

Belanda tengah bersiap kembali 'hidup normal' berdampingan dengan Covid-19. Aturan menjaga jarak dan memakai masker tidak lagi wajib di sebagian besar tempat. Selain itu, masa karantina bagi orang yang terinfeksi Covid-19 juga dipersingkat menjadi lima hari.

"Negara akan terbuka lagi," kata Menteri Kesehatan Belanda Ernst Kuipers dalam konferensi pers, dikutip dari Channel News Asia.

Meski demikian, Kuipers menegaskan bahwa pandemi belum berakhir. "Kita boleh optimis tapi kita juga harus realistis," katanya.

Belanda memberlakukan beberapa tindakan terberat di Eropa pada Desember 2021 untuk mengekang lonjakan infeksi Omicron. Pengetatan aturan saat ini telah dihapus secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir.

Rencananya, sebagian besar aturan terkait Covid-19 akan dicabut pada bulan ini.

Batasan jumlah tamu yang dapat diterima di rumah akan segera berakhir, sementara orang akan disarankan untuk bekerja dari rumah hanya selama setengah minggu, kata Kuipers.

Klub malam dan bar juga dapat buka hingga pukul 01.00 mulai pekan ini.

Pelonggaran aturan yang diterapkan Belanda menyusul dengan beberapa negara Eropa, termasuk Denmark, Inggris, dan Norwegia.

Tetapi kondisi berbeda terjadi di Eropa bagian Timur. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) wilayah Eropa mengatakan, peningakatan infeksi terjadi di enam negara, termasuk Rusia dan Ukraina, selama dua minggu terakhir. Peningkatan kasus mencapai dua kali lipat.

Kepala WHO Eropa dr. Hans Kluge menyebutkan bahwa lonjakan kasus terjadi akibat sebaran varian Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Dorce Gamalama Ikut Bangun Masjid Al Hayyu dan Bantu Pengurusnya Menikah

Kisah Dorce Gamalama Ikut Bangun Masjid Al Hayyu dan Bantu Pengurusnya Menikah

Entertainment | Rabu, 16 Februari 2022 | 11:29 WIB

Doa Baim Wong Buat Dorce Gamalama: Hapuskanlah Segala Dosa-dosanya

Doa Baim Wong Buat Dorce Gamalama: Hapuskanlah Segala Dosa-dosanya

Entertainment | Rabu, 16 Februari 2022 | 11:23 WIB

Penyintas Covid-19 Berisiko Alami Komplikasi Masalah Kulit, Ini Alasannya

Penyintas Covid-19 Berisiko Alami Komplikasi Masalah Kulit, Ini Alasannya

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 11:22 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB