Manfaat Lain Vaksinasi: Meringankan Potensi Long Covid Setelah Terinfeksi Corona

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 18 Februari 2022 | 15:43 WIB
Manfaat Lain Vaksinasi: Meringankan Potensi Long Covid Setelah Terinfeksi Corona
Ilustrasi Long Covid-19 (Envato)

Suara.com - Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang berusia di atas 40 tahun dan memiliki penyakit penyerta atau komorbid berisiko lebih besar alami long covid.

Long covid merupakan gejala sisa yang bertahan dalam tubuh selama beberapa waktu setelah sembuh dari infeksi Covid-19. Ilmuwan Inggris menemukan bahwa sekitar dua persen populasi di negara itu mengalami long covid.

Namun menurut survei oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) India yang diterbitkan pada awal Januari 2022, vaksinasi menjadi peran kunci dalam mengurangi risiko long covid.

Dalam penelitiannya, dibuktikan bahwa vaksinasi Covid-19 efektif dalam mencegah infeksi menjadi parah. Orang yang sudah divaksinasi lengkap juga kurang rentan terhadap komplikasi yang disebabkan oleh virus corona SARS Cov-2 itu.

Berdasarkan analisis data yang terdiri dari 15 studi Inggris dan internasional, ditemukan bahwa orang yang telah menerima dua dosis standar vaksin Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca (Covishield di India) juga satu vaksin Janssen hanya memiliki kemungkinan setengah alami long covid, dibandingkan orang yang tidak divaksinasi.

Sebagaimana dikutip dari Times of India, data tercatat bahwa efektivitas vaksin untuk mencegah long covid tertinggi pada orang berusia di atas 60 tahun dan terendah pada mereka yang berusia antara 19-35 tahun.

Ditemukan juga bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 melaporkan gejala yang membaik lebih ringan setelah divaksinasi.

Oleh karena itu, penelitian tersebut menyarankan bahwa vaksinasi tidak hanya mengurangi gejala infeksi, tetapi juga meminimalkan risiko long covid.

Batuk terus-menerus, kelelahan, nyeri dada, juga sesak napas termasuk beberapa gejala umum pasca-Covid yang mereda seiring waktu. Namun, beberapa gejala long covid, seperti kabut otak juga gangguan indera penciuman dan perasa atau secara medis disebut parosmia dan anosmia, bisa berlangsung lama pada beberapa orang.

baca juga

Para peneliti mengingatkan, untuk tetap merawat tubuh setelah sembuh dari infeksi Covid-19. Agar tubuh dapat pulih sepenuhnya.

Cara paling sederhana dengan tetap terhidrasi, makan makanan kaya nutrisi, dan buah-buahan. Berolahraga secara teratur sesuai yang direkomendasikan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! Obat COVID-19 Mulai Dipasarkan, untuk Pasien di Atas 18 Tahun

Kabar Baik! Obat COVID-19 Mulai Dipasarkan, untuk Pasien di Atas 18 Tahun

Surakarta | Jum'at, 18 Februari 2022 | 15:37 WIB

Pengadilan Tinggi Banten Ditutup Sementara Karena 20 Pegawai Positif COVID-19

Pengadilan Tinggi Banten Ditutup Sementara Karena 20 Pegawai Positif COVID-19

Banten | Jum'at, 18 Februari 2022 | 15:05 WIB

Ciri-ciri Gejala Omicron Pada Orang yang Sudah Vaksin COVID-19

Ciri-ciri Gejala Omicron Pada Orang yang Sudah Vaksin COVID-19

Jabar | Jum'at, 18 Februari 2022 | 15:10 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB