5 Penyebab Kentut Bau, Bisa Mengganggu dan Bikin Gak Percaya Diri!

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 08 Maret 2022 | 11:14 WIB
5 Penyebab Kentut Bau, Bisa Mengganggu dan Bikin Gak Percaya Diri!
Ilustrasi kentut (Elements Envato)

Suara.com - Ketut adalah aktivitas normal yang mencerminkan tubuh sehat, khususnya jika kentut dikeluarkan sebanyak 5 hingga 15 kali sehari.

Tapi ada beberapa orang yang memiliki kentut bau, dan bisa sangat menganggu orang lain maupun menguras rasa percaya diri. Perlu diketahui, kentut adalah gas yang terdiri dari hidrogen, hidrogen sulfida, karbon dioksida, amonia, dan metana yang secara alami diproduksi di sistem pencernaan.

"Setelah semua gas ini bergabung, akan melewati sistem, dan kadang keluar dengan bau yang tidak sedap," ujar Ahli Gastroenterologi dari Vanguard Gastroenterology, Abhijeet Waghray, mengutip Insider, Selasa (8/3/2022).

Berikut ini 5 penyebab kentut bau yang kerap tidak disadari:

1. Diet

ilustrasi konsumsi makanan untuk diet (Unsplash)
ilustrasi (Unsplash)

Pola makan atau kebiasaan makan adalah penyebab yang paling umum kentut bau. Salah satunya kebiasaan makan dengan cepat, yang berarti tubuh menelan udara lebih banyak bersamaan dengan makanan. Alhasil ada banyak gas di saluran pencernaan, yang berpotensi menyebabkan ketut bau.

Ada juga makanan tertentu yang menyebabkan kentut bau, seperti makanan kaya serat, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau dan buah-buhan. Ini karena ketika bakteri usus memecah serat, akan melepaskan gabungan gas yang menyebabkan bau kentut.

2. Intoleransi Makanan

Ilustrasi alergi atau intoleransi makanan. (Shutterstock)
Ilustrasi alergi atau intoleransi makanan. (Shutterstock)

Bagi setiap orang, sering kali memiliki makanan tertentu yang sulit dipecah oleh saluran cerna, dan menyebabkan intolerasi makanan. Umumnya, banyak orang mengalami intoleransi laktosa. Sehingga jika seserang tidak memiliki kemampuan untuk memproduksi enzim yang cukup untuk mencerna laktosa, hasilnya bisa membuat kentut sangat bau.

baca juga

3. Sembelit

Sembelit, gangguan susah buang air besar (pixabay)
Sembelit, gangguan susah buang air besar (pixabay)

Kotoran, terutama yang berasal dari serat tidak bisa dicerna tubuh, dan hasilnya tinja atau kotoran di usus besar semakin dalam, bisa 36 jam atau lebih, yang hasilnya bakteri terus bekerja mengolah serat dan mengeluarkan gas atau kentut bau. Solusinya adalah pastikan mengonsumsi air putih yang cukup dan berolahraga. Lalu, segera pergi ke dokter saat sudah tidak buang air minimal 3 kali seminggu.

4. Mengonsumsi Obat

Ilustrasi minum obat. (Shutterstock)
Ilustrasi minum obat. (Shutterstock)

Jika Anda baru saja mengonsumsi obat, lalu tanpa disadari kentut lebih beraroma atau bahkan lebih bau, maka obat bisa jadi penyebabnya. Ini karena banyak obat dan suplemen yang memengaruhi bagaimana makanan bergerak di saluran cerna, bisa lebih cepat dan lebih lambat.

5. Tanda Penyakit Tertentu

ilustrasi sakit perut. (Pexels/Sora Shimazaki)
ilustrasi. (Pexels/Sora Shimazaki)

Jika dari semua penyebab di atas sudah dicari tahu, tapi tak kunjung menemukan penyebab kentut bau. Maka kentut bau bisa jadi tanda adanya penyakit tertentu, sehingga disarankan bertemu dokter.

"Ada beberapa kasus di mana kentut berbau busuk, yang menandai adanya infeksi usus atau kondisi pencernana yang mendasarinya," ujar Waghray.

Beberapa penyakit harus dicurigai adalah sindrom iritasi usus (IBS), penyakit radang usus atau IBD, kanker usus besar, sindrom dumping, perdarahan usus, dan polip usus besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Mengatasi Gigi yang Menguning, Bisa Kembali Tampil Percaya Diri!

5 Cara Mengatasi Gigi yang Menguning, Bisa Kembali Tampil Percaya Diri!

Your Say | Senin, 07 Maret 2022 | 13:40 WIB

4 Tips Meningkatkan Percaya Diri untuk Wujudkan Karier Impian

4 Tips Meningkatkan Percaya Diri untuk Wujudkan Karier Impian

Your Say | Senin, 07 Maret 2022 | 13:34 WIB

Insecure Adalah Kurangnya Tingkat Kepercayaan Diri, Benarkah? Lalu Bagaimana Cara Mengatasinya?

Insecure Adalah Kurangnya Tingkat Kepercayaan Diri, Benarkah? Lalu Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Senin, 07 Maret 2022 | 10:04 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×