BKKBN Ungkap Tantangan Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja, Apa Saja?

M. Reza Sulaiman

Kamis, 10 Maret 2022 | 19:00 WIB
BKKBN Ungkap Tantangan Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja, Apa Saja?
Ilustrasi kesehatan reproduksi. (Sumber: Shuttertsock)

Suara.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebut pemberian edukasi kesehatan reproduksi pada remaja memiliki tantangan tersendiri.

“Ketika kita tidak bisa menjaganya (kesehatan reproduksi) dengan baik, tentu kita akan jatuh pada hal-hal yang berdampak negatif,” kata Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) BKKBN Eni Gustina.

Eni menekankan, rendahnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dapat membuat produktivitas sumber daya manusia di suatu negara menjadi rendah, adanya penurunan nilai pada perempuan termasuk minimnya pengetahuan mengenai pemenuhan gizi.

Di Indonesia sendiri, status kesehatan reproduksi pada remaja masih memprihatinkan. Hal itu disebabkan oleh sulitnya memberikan edukasi pada remaja akibat sejumlah penyimpangan yang dilakukan.

ilustrasi remaja. (Shutterstock)
ilustrasi remaja. (Shutterstock)

Eni menyebutkan satu dari sembilan perempuan di Indonesia menikah sebelum berusia 18 tahun. Sedangkan setengah juta kelahiran terjadi pada usia 15 hingga 19 tahun. Artinya, banyak anak di bawah usia 20 tahun sudah melakukan pernikahan pada usia anak yang masih dimaklumi di beberapa daerah.

Kondisi tersebut menyebabkan sepertiga dari Angka Kematian Ibu (AKI) berasal dari kalangan remaja putri. Sebab, kehamilan pada usia remaja yang dikatakan belum matang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak, berat lahir bayi, risiko terkena hipertensi selama kehamilan, anemia hingga lahirnya bayi dalam keadaan kerdil (stunting).

“Kami mendapatkan data dari Kementerian Agama bahwa sekitar 48 persen perempuan yang menikah, masih di bawah 20 tahun. Kemudian akibatnya, di usia 15-19 tahun kelahiran meningkat dan salah satunya juga yang masih menjadi masalah di Indonesia adalah penyakit HIV/AIDS,” ujar Eni.

Selain pernikahan pada usia anak, seks bebas menjadi masalah selanjutnya yang menyebabkan negara harus menghadapi banyak kehamilan yang tidak diinginkan oleh seorang ibu. Lewat seks bebas, banyak remaja putri melakukan aborsi, terkena anemia atau malnutrisi sehingga meningkatkan risiko kematian pada ibu dan bayi.

Menurut Eni, rendahnya pemahaman terkait kesehatan reproduksi tak jarang membuat banyak remaja putra meyakinkan kekasihnya untuk melakukan hubungan seksual, dengan alasan sekali melakukan hubungan seksual tidak akan menyebabkan kehamilan.

baca juga

Padahal, tanpa digunakannya alat kontrasepsi seperti kondom, kehamilan pada perempuan dapat rentan terjadi karena adanya masa subur pada siklus menstruasi.

“Ini efeknya akan luar biasa karena berpengaruh pada remaja putri. Dia akan kehilangan pendidikan atau mungkin bahkan sampai kehilangan masa depan karena akan menutupi atau bahkan lari dari lingkungannya karena dia akan dihujat oleh masyarakat,” ucap dia.

Eni menyayangkan terjadinya perilaku tidak sehat dari remaja itu, disebabkan oleh sejumlah faktor seperti kurang intimnya hubungan dalam keluarga, persaingan di sekolah yang semakin kompetitif, media yang semakin permisif, kehidupan masyarakat yang semakin liberal dan individualistik.

“Untuk mengatasinya, perlu adanya ketahanan pada remaja. Remaja harus mampu mengatakan tidak dan harus mengendalikan diri juga menghindari dari perilaku negatif yang dapat merugikan dirinya atau orang lain dan menyebabkan dirinya tidak mampu untuk melewati transisi kehidupan remaja,” kata Eni. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 16:23 WIB

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:55 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Mudik Jadi Aman, Ini Daftar Lokasi Posko Layanan Keluarga BKKBN di Jalur Mudik Lebaran 2026!

Mudik Jadi Aman, Ini Daftar Lokasi Posko Layanan Keluarga BKKBN di Jalur Mudik Lebaran 2026!

News | Senin, 16 Maret 2026 | 15:50 WIB

Mudik Lebaran 2026, BKKBN Siapkan Posko Konsultasi Keluarga di 31 Provinsi

Mudik Lebaran 2026, BKKBN Siapkan Posko Konsultasi Keluarga di 31 Provinsi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:35 WIB

Fatherless: Saat Ayah Ada tapi Tak Hadir

Fatherless: Saat Ayah Ada tapi Tak Hadir

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 08:18 WIB

Bertengkar Jadi Pemicu Utama Perceraian, BKKBN Ingatkan Generasi Muda Siap Mental Dulu Sebelum Nikah

Bertengkar Jadi Pemicu Utama Perceraian, BKKBN Ingatkan Generasi Muda Siap Mental Dulu Sebelum Nikah

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:39 WIB

Mendagri Dukung Penuh Peran Kemendukbangga/BKKBN Jaga Stabilitas Jumlah Penduduk

Mendagri Dukung Penuh Peran Kemendukbangga/BKKBN Jaga Stabilitas Jumlah Penduduk

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 19:45 WIB

Terkini

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

×