Update Covid-19 Global: Korea Selatan Laporkan 400 Ribu Kasus, Jadi Rekor Selama Pandemi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 16 Maret 2022 | 09:18 WIB
Update Covid-19 Global: Korea Selatan Laporkan 400 Ribu Kasus, Jadi Rekor Selama Pandemi
Ilustrasi Covid-19. (Cottonbro dari Pexels)

Suara.com - Belum ada tanda penularan Covid-19 akan berakhir. Update Covid-19 global dalam 24 jam terakhir menunjukkan kasus positif infeksi virus corona itu bahkan bertambah 1,68 juta dan menyebabkan 5.196 orang meninggal.

Di waktu yang sama, lebih dari 1,5 juta orang berhasil sembuh dari infeksi Covid-19. Tetapi, sampai saat ini masih ada 60,59 juta orang yang positif Covid-19. Sebanyak 64.616 orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Data global akumulasi Covid-19 per Rabu (16/3/2022) pukul 08.30 WIB, tercatat total kasus positif sejak awal pandemi telah mencapai 461,52 juta dengan kematian lebih dari 6,07 juta jiwa.

Korea Selatan Capai Rekor Kasus Positif Harian

Sekitar seperempat dari kasus positif hari ini hanya terjadi di Korea Selatan. Negara itu melaporkan 400.741 kasus baru Covid-19, data menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA).

Jumlah tersebut menjadi kasus harian Covid-19 tertinggi di Korea Selatan selama pandemi. Padahal negara itu tengah berusaha untuk lebih melonggarkan aturan jarak sosial, meskipun ada gelombang infeksi Omicron.

Menurut Associated Press, Korea Selatan juga alami hari paling mematikan selama pandemi Covid-19, dengan jumlah kematian per hari mencapai 293 jiwa.

Pejabat kesehatan Korea Selatan mengatakan respons medis tetap stabil setelah upaya untuk memperluas sumber daya, lebih dari 30 persen unit perawatan intensif yang ditunjuk untuk perawatan Covid-19 masih tersedia.

Tetapi ketegangan pada sistem rumah sakit diperkirakan akan meningkat dalam beberapa minggu mendatang.

baca juga

Pejabat senior Kementerian Kesehatan Park Hyang mengatakan karena tingkat vaksinasi yang tinggi, Korea Selatan sejauh ini telah melewati lonjakan omicron dengan tingkat kematian yang lebih rendah, dibandingkan yang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa.

Lebih dari 62 persen warga Korea Selatan telah menerima suntikan booster. Pejabat kesehatan baru-baru ini juga secara signifikan melonggarkan pembatasan karantina dan kontrol perbatasan.

Syarat bukti vaksinasi atau tes negatif saat memasuki area publik tertutup juga telah dihapus.

Kasus aktif Covid-19 di Korea Selatan tercatat lebih dari 1,6 juta. Rata-rata mengalami gejala ringan atau sedang dan telah diminta untuk isolasi di rumah agar menghemat ruang rumah sakit, kata KDCA.

Korea Selatan juga akan memulai menyuntikkan vaksin kepada anak berusia 5-11 tahun mulai akhir Maret ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 15 Maret: Positif 1.571, Sembuh 2.640, Meninggal 31

Update COVID-19 Jakarta 15 Maret: Positif 1.571, Sembuh 2.640, Meninggal 31

Jakarta | Selasa, 15 Maret 2022 | 23:00 WIB

Update Selasa 15 Maret: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 14.408 Orang, 308 Jiwa Meninggal

Update Selasa 15 Maret: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 14.408 Orang, 308 Jiwa Meninggal

News | Selasa, 15 Maret 2022 | 16:40 WIB

Update COVID-19 Jakarta 14 Maret: Positif 1.307, Sembuh 4.091, Meninggal 33

Update COVID-19 Jakarta 14 Maret: Positif 1.307, Sembuh 4.091, Meninggal 33

Jakarta | Senin, 14 Maret 2022 | 21:27 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×