Positif Covid-19, Barack Obama Hanya Alami Tenggorokan Gatal selama Beberapa Hari

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 16 Maret 2022 | 13:49 WIB
Positif Covid-19, Barack Obama Hanya Alami Tenggorokan Gatal selama Beberapa Hari
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama (Shutterstock).

Suara.com - Mantan Presiden AS, Barack Obama dinyatakan positif virus corona Covid-19. Melalui Twitter-nya, Obama mengaku mengalami sejumlah gejala virus corona Covid-19.

Tetapi, Barack Obama menrasa baik-baik saja. Ia hanya sempat mengalami tenggorokan gatal selama beberapa hari akibat virus corona Covid-19.

"Saya baru saja dites positif virus corona Covid-19. Tenggrokan saya terasa gatal beberapa hari, tetapi saya baik-baik saja. Saya dan Michelle bersyukur sudah vaksinasi dan Michelle dinyatakan negatif," kata Barack Obama dalam cuitannya.

Kondisinya sekarang ini sebagai pengingat semua orang yang belum vaksinasi untuk segera suntik booster vaksin Covid-19, meskipun kasusnya sudah turunn.

Sebelumnya, Barack Obama dan Michelle Obama sudah suntik vaksin Covid-19 pada Maret 2021 lalu. Mereka juga sudah mendapatkan suntikan booster yang merupakan dosis ketiga vaksin Covid-19.

Presiden AS Barack Obama saat pidato perpisahannya di Chicago. [AFP]
Presiden AS Barack Obama saat pidato perpisahannya di Chicago. [AFP]

Menurut Barack Obama, vaksinasi adalah upaya terbaik mereka untuk mengalahkan virus corona Covid-19 tersebut dan saling menjaga orang di sekitarnya.

"Vaksinasi cukup membantu melindungi diri kita dari virus corona Covid-19," kata Michelle Obama dikutip dari Times of India.

Gejala Virus Corona Barack Obama

Barack Obama mengaku hanya mengalami tenggorokan gatal selama beberapa hari terakhir. Tetapi, Anda harus ingat bahwa virus corona mempengaruhi orang dengan cara yang berbeda dan sejumlah gejala sudah terlihat dalam 3 tahun terakhir.

baca juga

Selama munculnya varian Omicron, tenggorokan gatal memang salah satu gejala virus corona yang paling umum.

Berdasarkan laporan, pasien di Afrika Selatan, Inggris, dan AS melaporkan tenggorokan gatal sebelum gejala lainnya.

Gejala ini biasanya berlangsung selama 3-4 hari. Tenggorokan gatal disertai dengan rasa sakit atau rasa gatal di tenggorokan yang memburuk saat berbicara, makan dan menelan. Seringkali, seseorang juga mengalami sensasi terbakar di tenggorokan.

Gejala virus corona Covid-19 lainnya, termasuk demam, batuk, sesak napas, kelelahan, penurunan kesadaran, nyeri otot atau sendi, sakit kepala, kehilangan penciuman atau pengecapan, sakit tenggorokan, pilek, bersin, ruam, mata merah atau iritasi, kehilangan nafsu makan, mual atau muntah, atau diare.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dialami Barack Obama yang Tengah Positif Covid-19, Ini 5 Cara Atasi Tenggorokan Gatal

Dialami Barack Obama yang Tengah Positif Covid-19, Ini 5 Cara Atasi Tenggorokan Gatal

Health | Rabu, 16 Maret 2022 | 12:42 WIB

Jelang Ramadan, Pemerintah Klaim Indonesia Sudah Melewati Masa Puncak Penyebaran Omicron

Jelang Ramadan, Pemerintah Klaim Indonesia Sudah Melewati Masa Puncak Penyebaran Omicron

Jawa Tengah | Selasa, 15 Maret 2022 | 20:35 WIB

Benarkah Hormon Estrogen Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya

Benarkah Hormon Estrogen Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya

Health | Selasa, 15 Maret 2022 | 14:50 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×