Seputar Tinggi Badan, Sampai Usia Berapa Masih Bisa Tumbuh?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 23 Maret 2022 | 08:40 WIB
Seputar Tinggi Badan, Sampai Usia Berapa Masih Bisa Tumbuh?
Ilustrasi tinggi badan. (Shutterstock)

Suara.com - Urusan tinggi badan selalu menarik dibahas. Pasalnya, hampir setiap  orang sepertinya ingin punya tubuh tinggi.  Tapi sayangnya, pertumbuhan tinggi badan ada batasnya. Jadi, jika Anda ingin mengoptimalkan tinggi badan, jangan sampai terlambat, ya.

Seseorang akan berhenti tumbuh setelah usianya 18 tahun. Di usia ini, tulang kaki maupun tulang punggungnya tak lagi memanjang, yang artinya pertumbuhannya akan terhenti.

Sehingga, gerakan apapun atau konsumsi apa pun yang diklaim bisa menambah tinggi badan setelah lewat usia 18 tahun ini, dipastikan bohong.

"Pertumbuhan tinggi badan itu terbatas, sampai usia 18 tahun. Secara teoritis tidak ada lagi proses pertumbuhan tinggi badan," kata dokter spesialis keolahragaan dr. Michael Triangto saat dihubungi suara.com, Selasa (22/3/2022).

Tetapi, pada kondisi tertentu, tinggi badan seseorang bisa saja bertambah. Namun, bukan berarti terjadi pertumbuhan tinggi badan, tapi perbaikan postur.

"Misalnya saja ada kelainan postur, seseorang yang tadinya bungkuk kemudian jadi lebih tegak karena latihan terapi yang dilakukan. Atau juga orang yang skoliosis, itu bisa lebih tinggi bukan karena proses pertumbuhan, namun karena proses perbaikan postur dari terapi," jelas dokter Michael.

Pertumbuhan tinggi badan seseorang bisa optimal apabila didukung dengan program latihan juga dilengkapi dengan asupan gizi seimbang, tak hanya kalsium, lanjut dokter Michael.

Ia menyarankan, program latiham tinggi badan sebaiknya dilakukan sejak usia anak masih balita. Dilakukan secara bertahap dengan mulai lebih dulu membuat anak terbiasa untuk berolahraga. Sebab, proses pertumbuhan tinggi badan diperlukan waktu yang panjang.

"Latihan yang bisa membantu mengoptimalkan pertumbuhan tinggi badan anak adalah latihan yang mampu memberikan benturan pada sumbu tulang panjang, seperti paha, tulang kering, ruas-ruas tulang belakang. Kalau ada benturan, itu akan terjadi efek counter, jadi dia akan memanjang," jelasnya.

baca juga

Contoh latihan benturan yang dilakukan seperti, bermain lompat tali atau skipping, jogging, juga basket.

"Beda dengan orang yang tidak pernah berolahraga, tinggi badannya tidak akan bagus. Namun itu membutuhkan waktu yang panjang, gak mungkin seminggu latihan kemudian setahun dia menjadi tinggi. Jadi harus terus terprogram, terukur, berkesinambungan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Gerakan Kucing Sapi Diklaim Bisa Bikin Tubuh Makin Tinggi, Dokter Olahraga: Hoaks!

Viral Gerakan Kucing Sapi Diklaim Bisa Bikin Tubuh Makin Tinggi, Dokter Olahraga: Hoaks!

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 13:55 WIB

Ingin Menambah Tinggi Badan? Ini 5 Cara Mudah Yang Bisa Dilakukan

Ingin Menambah Tinggi Badan? Ini 5 Cara Mudah Yang Bisa Dilakukan

Health | Senin, 21 Maret 2022 | 13:55 WIB

4 Cara Menambah Tinggi Badan pada Masa Pertumbuhan

4 Cara Menambah Tinggi Badan pada Masa Pertumbuhan

Your Say | Jum'at, 18 Maret 2022 | 14:35 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×