Akibat Komplikasi Virus Corona Covid-19, Kedua Kaki Wanita Ini Harus Diamputasi!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 24 Maret 2022 | 13:30 WIB
Akibat Komplikasi Virus Corona Covid-19, Kedua Kaki Wanita Ini Harus Diamputasi!
Ilustrasi virus corona covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Seorang wanita 21 tahun, Claire Bridges dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tampa, Florida, karena mengalami gagal organ pada Januari 2022 setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

Ia didiagnosis dengan miokarditis, rhabdomyolysis, pneumonia ringan, sianosis dan asidosis setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

Karena itu, Claire menjalani dialisis untuk mengatasi gagal ginjalnya. Tapi, kerusakan pada organ tubuhnya mengakibatkan sirkualsi darah ke tungkai bawahnya buruk sehingga kakinya harus diamputasi.

Ayahnya, Wayne Bridges mengatakan staf medis sudah berusaha keras menyelamatkan kaki anaknya. Tapi, kerusakan organ tubuhnya yang parah membuat tim medis tidak lagi bisa mengendalikannya.

Setelah itu, Claire sempat tidak bisa duduk sendiri selama 2 bulan. Tapi sekarang, dia sudah mulai duduk sendiri. Meskipun ini terlihat sepele, tapi ini kemajuan Claire yang sangat luar biasa.

"Dia sangat senang berada di rumah bersama keluarga dan teman-temannya," kata Bridges dikutip dari Express.

Menurut Bridge, waktu yang sudah dilalui Claire sejauh ini sangat melelahkan, baik secara mental dan emosional. Kini, keluarga pun masih berusaha mengumpulkan dana untuk pengobatan dan pemulihan Claire yang berkelanjutan.

Di samping itu, NHS menjelaskan bahwa penyakit jantung bawaan adalah istilah umum untuk berbagai cacat lahir yang mempengaruhi cara kerja jantung normal.

Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Penyakit jantung bawaan salah satu jenis cacat lahir yang paling umum yang mempengaruhi satu dari 100 bayi yang lahir di Inggris.

Pada bayi dan anak-anak, penyakit jantung bawaan dapat menyebabkan gejala berikut:

  1. Detak jantung cepat
  2. Napas cepat
  3. Pembengkakan pada kaki, perut atau sekitar mata
  4. Kelelahan yang luar biasa
  5. Semburat biru pada kulit atau bibir (sianosis)
  6. Kelelahan dan napas cepat saat bayi menyusui

"Masalah ini terkadang terlihat segera setelah lahir, meskipun cacat ringan mungkin tidak menyebabkan masalah sampai di kemudian hari," tambah NHS.

Ada banyak jenis penyakit jantung bawaan, bahkan terkadang cacat terjadi salam kombinasi. Berikut ini, cacat yang lebih umum.

  1. Cacat septum
  2. Koarktasio aorta
  3. Stenosis katup pulmonal
  4. Transposisi arteri besar
  5. Hati yang belum berkembang

British Heart Foundation menyatakan kebanyakan anak-anak dengan penyakit jantung bawaan tampaknya tidak memiliki risiko khusus untuk menjadi sakit parah akibat infeksi virus corona Covid-19.

Tapi, anak dengan penyakit jantung bawaan tergolong berisiko tinggi terkena virus corona jika mengalami hal berikut.

  1. Sirkulasi fontan
  2. Ventrikel tunggal atau sianosis
  3. Penyakit paru-paru yang signifikan
  4. Gagal jantung
  5. Hipertensi paru

"Umumnya, setiap anak dengan penyakit jantung bawaan yang termasuk dalam salah satu kategori berisiko tinggi di atas memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin Covid-19," jelasny BHF.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AstraZeneca Buat Antibodi untuk Lawan Varian Omicron, Ini Kelebihannya!

AstraZeneca Buat Antibodi untuk Lawan Varian Omicron, Ini Kelebihannya!

Health | Rabu, 23 Maret 2022 | 14:25 WIB

Dikira Virus Corona Covid-19, Anak Remaja Ini Nyaris Meninggal akibat Infeksi Sinus!

Dikira Virus Corona Covid-19, Anak Remaja Ini Nyaris Meninggal akibat Infeksi Sinus!

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 17:44 WIB

Jangan Malas Bergerak, Olahraga Rutin Bisa Turunkan Risiko Infeksi Virus Corona Covid-19 Parah

Jangan Malas Bergerak, Olahraga Rutin Bisa Turunkan Risiko Infeksi Virus Corona Covid-19 Parah

Health | Senin, 21 Maret 2022 | 20:04 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB