Diklaim 2 Kali Lebih Akurat, Ilmuwan Kembangkan Tes Baru untuk Prediksi Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 07 April 2022 | 09:30 WIB
Diklaim 2 Kali Lebih Akurat, Ilmuwan Kembangkan Tes Baru untuk Prediksi Risiko Serangan Jantung dan Stroke
Ilustrasi stroke. (shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan telah mengembangkan alat tes darah yang dapat memprediksi tingkat risiko serangan jantung, stroke, gagal jantung, hingga kematian seseorang akibat salah satu kondisi tersebut dalam empat tahun ke depan.

Tes yang disebut SomaLogic ini mengandalkan pengukuran protein dalam darah. Ilmuwan mengklaim alat ini memiliki tingkat akurasi dua kali lipat dari tes yang ada.

Menurut mereka, alat tes ini memungkinkan dokter bisa menentukan jenis dan dosis obat yang akan diresepkan ke pasien.

Somalogic menggunakan pengukuran protein untuk mengategorikan pasien dari risiko tertinggi ke terendah, serta menunjukkan persentase kemungkinan bahwa pasien akan menderita kejadian kardiovaskular dalam empat tahun mendadak.

"Jika ternyata skor Anda tinggi, Anda akan berisiko mengalami satu atau dua suatu kejadian (kardiovaskular), tetapi waktu rerata peristiwa itu akan terjadi lebih ari 18 bulan," jelas pemimpin penelitian Stephen Williams dari SomaLogic, Colorado.

Ilustrasi Serangan Jantung/freepik/jcomp
Ilustrasi Serangan Jantung/freepik/jcomp

Selain itu, alat tes ini juga dapat membantu mempercepat pengembangan obat baru untuk penyakit kardiovaskular dengan menawarkan cara yang lebih cepat dalam menentukan apakah kandidat obat efektif selama uji klinis.

Tes ini sudah digunakan di empat rumah sakit di AS dan Williams berharap dapat memperkenalkannya ke Inggris, lapor The Guardian.

“Saya pikir ini adalah batas baru pengobatan yang dipersonalisasi, untuk dapat menjawab pertanyaan, apakah pengobatan pasien ini perlu ditingkatkan? Dan ketika dokter merawat seseorang, apakah sungguh efektif?," sambungnya.

Berbeda dengan tes genetik, analisis terhadap protein dapat memberikan gambaran yang lebih akurat dari apa yang terjadi pada organ, jaringan, dan sel pasien.

Tes ini juga dapat menilai risiko pada pasien yang punya riwayat serangan jantung dan stroke, atau menderita penyakit tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Bogor Tewas Tanpa Busana dalam Kontainer, Polisi: Meninggal Usai Berhubungan Badan dan Kena Serangan Jantung

Warga Bogor Tewas Tanpa Busana dalam Kontainer, Polisi: Meninggal Usai Berhubungan Badan dan Kena Serangan Jantung

Bogor | Selasa, 29 Maret 2022 | 16:03 WIB

Move On Usai Insiden Serangan Jantung, Christian Eriksen Tak Ingin Diperlakukan Spesial di Piala Dunia 2022

Move On Usai Insiden Serangan Jantung, Christian Eriksen Tak Ingin Diperlakukan Spesial di Piala Dunia 2022

Bola | Selasa, 29 Maret 2022 | 16:03 WIB

Diduga Kena Serangan Jantung Akibat Tak Kuat Berhubungan Badan, Pria Lansia Ditemukan Tewas di Dalam Kontainer

Diduga Kena Serangan Jantung Akibat Tak Kuat Berhubungan Badan, Pria Lansia Ditemukan Tewas di Dalam Kontainer

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 13:23 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB