Pejabat Kesehatan Duga Virus Cacar Monyet Sudah Menyebar di Inggris Bertahun-tahun yang Lalu

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 28 Mei 2022 | 19:30 WIB
Pejabat Kesehatan Duga Virus Cacar Monyet Sudah Menyebar di Inggris Bertahun-tahun yang Lalu
Cacar monyet (Shutterstock)

Suara.com - Pejabat kesehatan Inggris menduga virus monkeypox atau cacar monyet telah menyebar di negaranya selama bertahun-tahun, tetapi baru terdeteksi bulan lalu.

Hingga Rabu (25/5/2022), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC) melaporkan sudah lebih dari 200 orang di 20 negara terkonfirmasi cacar monyet, dengan 106 kasus terbanyak di Inggris.

"Secara hipotesis, penyebaran virus berawal dari tingkat penularan yang rendah dan secara kebetulan memasuki populasi yang saat ini meningkatkan penularan," kata epidemiologi penyakit menular dan penasihat WHO, David Heymann.

Urutan genetik sampel virus monkeypox dalam wabah ini terlihat paling mirip dengan jenis virus yang dilaporkan di Inggris, Israel, dan Singapura pada 2018 dan 2019 lalu.

Seiring waktu, mutasi dari jenis ini dapat muncul karena virus monkeypox telah menyebar pada tingkat rendah di Inggris, lapor Live Science.

Telapak tangan pasien kasus cacar monyet dari Lodja, sebuah kota di dalam Zona Kesehatan Katako-Kombe, terlihat selama penyelidikan kesehatan di Republik Demokratik Kongo pada 1997. [ANTARA/Brian W.J. Mahy/CDC/HO via Reuters/rwa/djo]
Telapak tangan pasien kasus cacar monyet dari Lodja, sebuah kota di dalam Zona Kesehatan Katako-Kombe, terlihat selama penyelidikan kesehatan di Republik Demokratik Kongo pada 1997. [ANTARA/Brian W.J. Mahy/CDC/HO via Reuters/rwa/djo]

Agar virus monkeypox ini bermutasi, virus harus sudah menulari beberapa orang.

"Kita tahu bahwa infeksi kronis bukanlah skenario yang masuk akal, dan itu berarti ada rantai penularan yang tampaknya tidak diketahui," jelas ahli virologi di Universitas Leuven, Belgia, Marc Van Ranst.

Tapi, bagaimana penyakit cacar monyet tidak diketahui?

"Antara 2019 hingga 2020, jika ada orang Eropa yang mengalami ruam, Anda tidak akan memikirkan cacar monyet, yang Anda pikirkan adalah penyakit lain yang juga menyebabkan ruam," sambung ahli virologi dan penasihan pemerintah Nigeria, Oyewale Tomori.

baca juga

Jika ada beberapa kasus yang terlewatkan, orang yang terinfeksi tersebut dapat menyebarkan virus dalam kecepatan rendah, tambah Tomori.

Heymann mengatakan studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hipotesis ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyakit Cacar Monyet, Ini Penjelasan Lengkap Tentang Suspek, Probable, Kontak Erat dan Discarded di Indonesia

Penyakit Cacar Monyet, Ini Penjelasan Lengkap Tentang Suspek, Probable, Kontak Erat dan Discarded di Indonesia

Health | Sabtu, 28 Mei 2022 | 15:58 WIB

Waspada Cacar Monyet Kemenkes Sebar Surat Edaran, Pemerintah Daerah Diminta Tingkatkan Pengawasan

Waspada Cacar Monyet Kemenkes Sebar Surat Edaran, Pemerintah Daerah Diminta Tingkatkan Pengawasan

Bogor | Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:59 WIB

Cegah Jadi Pandemi, WHO Desak Negara Dunia Serius Tangani Penyebaran Penyakit Cacar monyet

Cegah Jadi Pandemi, WHO Desak Negara Dunia Serius Tangani Penyebaran Penyakit Cacar monyet

Health | Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:48 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×