WHO Ungkap Hampir 200 Kasus Cacar Monyet Sudah Terdeteksi secara Global

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 29 Mei 2022 | 21:55 WIB
WHO Ungkap Hampir 200 Kasus Cacar Monyet Sudah Terdeteksi secara Global
Ilustrasi Cacar Monyet (Pexels)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan hampir 200 kasus cacar monyet telah terkonfirmasi secara global.

Kasus-kasus cacar monyet telah ditemukan di lebih dari 20 negara. Tetapi, WHO mengatakan cacar monyet ini adalah wabah yang masih bisa dikendalikan.

Meskipun masih banyak hal yang belum diketahui mengenai pemicu infeksi cacar monyet dan kasus yang dilaporkan kemungkinan kecil.

Dr. Sylvie Briand, direktur penyakit pandemi dan epidemi WHO, menjelaskan bahwa jumlahnya mungkin meningkat dalam beberapa hari mendatang.

Dr. Sylvie Briand mengatakan penyabaran cacar monyet itu kemungkinan disebabkan oleh perubahan perilaku manusia terkait pandemi Covid-19, meskipun WHO masih mencari tahu penyebabnya.

cacar monyet (freepik)
cacar monyet (freepik)

"Ada masih banyak ketidakpastian mengenai masa depan penyakit cacar monyet ini. Karena, kita tidak tahu penularan penyakit ini akan berhenti kapan," kata WHO dikutip dari Fox News.

Secara umum, virus cacar monyet ini menyebar melalui sentuhan atau gigiran hewan liar yang terinfeksi di Afrika barat dan tengah.

Tapi, mantan pemimpin departemen darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kasus cacar monyet di Eropa tampaknya telah menyebar karena aktivitas seksual di rave di Spanyol dan Belgia.

Meskipun ini bukan infeksi menular seksual, penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak pribadi dan seksual.

Pihak berwenang Spanyol mengatakan kasus cacar monyet di wilayahnya pun sudah meningkat menjadi 98, termasuk seorang wanita yang awal mula terinfeksinya berhubungan langsung dengan rantai penularan yang sebelumnya terbatas pada pria.

Guna mengobati cacar monyet, beberapa vaksin cacar dan terapi tersedia untuk membantu mencagah atau mengobatinya. Karena, sekarang ini belum ada vaksin yang dikembangkan khusus untuk melawan cacar monyet.

Dr Rosamund Lewis, kepala departemen cacar WHO, mengatakan bahwa sekarang ini belum diperlukan vaksinasi massal, karena cacar monyet tidak terlalu mudah menular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cacar Monyet Tembus 200 Kasus, WHO Imbau Masyarakat Tak Lepas Masker

Cacar Monyet Tembus 200 Kasus, WHO Imbau Masyarakat Tak Lepas Masker

Malang | Sabtu, 28 Mei 2022 | 21:33 WIB

Penyakit Cacar Monyet, Ini Penjelasan Lengkap Tentang Suspek, Probable, Kontak Erat dan Discarded di Indonesia

Penyakit Cacar Monyet, Ini Penjelasan Lengkap Tentang Suspek, Probable, Kontak Erat dan Discarded di Indonesia

Health | Sabtu, 28 Mei 2022 | 15:58 WIB

Waspada Cacar Monyet Kemenkes Sebar Surat Edaran, Pemerintah Daerah Diminta Tingkatkan Pengawasan

Waspada Cacar Monyet Kemenkes Sebar Surat Edaran, Pemerintah Daerah Diminta Tingkatkan Pengawasan

Bogor | Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:59 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB