Jangan Lengah, Ahli Khawatir Cacar Monyet Bisa Picu Wabah yang Lebih Besar!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 03 Juni 2022 | 18:26 WIB
Jangan Lengah, Ahli Khawatir Cacar Monyet Bisa Picu Wabah yang Lebih Besar!
Ilustrasi Cacar Monyet (Pexels)

Suara.com - Para ahli telah memperingatkan bahwa virus cacar monyet atau monkeypox mungkin memiliki kelebihan dalam menginfeksi manusia dan menyebabkan wabah besar.

Sejauh ini, ada 190 kasus cacar monyet yang sudah dikonfirmasi sejak tanggal 6 hingga 31 Mei 2022 di Inggris.

Sebanyak 183 kasus cacar monyet berada di Inggris, 4 kasus di Skotlansia dan 2 kasus di Irlandia Utara dan 1 kasus di Wales.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengungkapkan bahwa 86 persen kasus cacar monyet berada di London.

Saat penyebaran kasus cacar monyet berlanjut secara global, para ilmuwan mengatakan wabah baru-baru ini adalah akumulasi peringatan bertahun-tahun yang diabaikan.

Cacar monyet biasanya ditemukan di Afrika Barat. Karena itu, sejumlah negara lainnya mungkin tidak terlalu memperhatikan penyakit ini.

cacar monyet dan cacar air (freepik)
cacar monyet (freepik)

Ilmuwan dan dokter penyakit menular di Emory University di Atlanta, Dr Boghuma Titanji mengatakan para peneliti telah lama khawatir sikap itu bisa menjadi celah untuk cacar monyet menyebar luas.

"Jika cacar monyet ini menyebar tak terkendali, penyakkit ini bisa menginfeksi manusia lebih baik dan mungkin menyebabkan wabah yang lebih besar," kara Emory dikutip dari The Sun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa sekitar 550 kasus cacar monyet telah dilaporkan di tengah lonjakan kasus terbaru di 30 negara.

Kini, para pemimpin kesehatan global mengatakan bahwa cacar monyet mungkin telah menyebar tanpa terdeteksi selama bertahun-tahun.

Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO memperkirakan akan ada lebih banyak kasus cacar monyet yang terkonfirmasi.

"Penyelidikan masih berlangsung, tapi kemunculan cacar monyet yang mendadak di banyak negara pada waktu bersamaan menunjukkan bahwa ada kemungkinan penularan kasus cacar monyet yang tak terdeteksi," kata Dr Tedros.

Dr Rosamund Lewis menambahkan bahwa saat ini cacar monyet sedang dalam tahap wabah dan masih bisa dihentikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Cacar Monyet Monkeypox Telah Menyebar Tanpa Terdeteksi Selama Beberapa Waktu

WHO: Cacar Monyet Monkeypox Telah Menyebar Tanpa Terdeteksi Selama Beberapa Waktu

Health | Kamis, 02 Juni 2022 | 13:01 WIB

Semakin Menyebar, Ini Kriteria Suspek dan Probable Cacar Monyet yang Perlu Diwaspadai

Semakin Menyebar, Ini Kriteria Suspek dan Probable Cacar Monyet yang Perlu Diwaspadai

Health | Rabu, 01 Juni 2022 | 22:59 WIB

Benarkah Cacar Monyet Salah Satu Penyakit Kelamin Karena Hubungan Seks? Begini Faktanya

Benarkah Cacar Monyet Salah Satu Penyakit Kelamin Karena Hubungan Seks? Begini Faktanya

Health | Rabu, 01 Juni 2022 | 19:23 WIB

Terkini

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB