facebook

Jangan Lengah, Ahli Khawatir Cacar Monyet Bisa Picu Wabah yang Lebih Besar!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Jangan Lengah, Ahli Khawatir Cacar Monyet Bisa Picu Wabah yang Lebih Besar!
Ilustrasi Cacar Monyet (Pexels)

Ahli khawatir kalau cacar monyet bisa menyebabkan wabah yang lebih besar bila orang-orang lengah.

Suara.com - Para ahli telah memperingatkan bahwa virus cacar monyet atau monkeypox mungkin memiliki kelebihan dalam menginfeksi manusia dan menyebabkan wabah besar.

Sejauh ini, ada 190 kasus cacar monyet yang sudah dikonfirmasi sejak tanggal 6 hingga 31 Mei 2022 di Inggris.

Sebanyak 183 kasus cacar monyet berada di Inggris, 4 kasus di Skotlansia dan 2 kasus di Irlandia Utara dan 1 kasus di Wales.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengungkapkan bahwa 86 persen kasus cacar monyet berada di London.

Baca Juga: Gitaris Kahitna Gunakan Psikotropika Diazepam, Kenali Ragam Jenis dan Kegunaan Obat Penenang Lainnya

Saat penyebaran kasus cacar monyet berlanjut secara global, para ilmuwan mengatakan wabah baru-baru ini adalah akumulasi peringatan bertahun-tahun yang diabaikan.

Cacar monyet biasanya ditemukan di Afrika Barat. Karena itu, sejumlah negara lainnya mungkin tidak terlalu memperhatikan penyakit ini.

cacar monyet dan cacar air (freepik)
cacar monyet (freepik)

Ilmuwan dan dokter penyakit menular di Emory University di Atlanta, Dr Boghuma Titanji mengatakan para peneliti telah lama khawatir sikap itu bisa menjadi celah untuk cacar monyet menyebar luas.

"Jika cacar monyet ini menyebar tak terkendali, penyakkit ini bisa menginfeksi manusia lebih baik dan mungkin menyebabkan wabah yang lebih besar," kara Emory dikutip dari The Sun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa sekitar 550 kasus cacar monyet telah dilaporkan di tengah lonjakan kasus terbaru di 30 negara.

Baca Juga: Andrie Bayuadjie Pakai Obat Penenang Diazepam, Ini Lho Efek Sampingnya!

Kini, para pemimpin kesehatan global mengatakan bahwa cacar monyet mungkin telah menyebar tanpa terdeteksi selama bertahun-tahun.

Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO memperkirakan akan ada lebih banyak kasus cacar monyet yang terkonfirmasi.

"Penyelidikan masih berlangsung, tapi kemunculan cacar monyet yang mendadak di banyak negara pada waktu bersamaan menunjukkan bahwa ada kemungkinan penularan kasus cacar monyet yang tak terdeteksi," kata Dr Tedros.

Dr Rosamund Lewis menambahkan bahwa saat ini cacar monyet sedang dalam tahap wabah dan masih bisa dihentikan.

Komentar