Sunat Saat Bayi Ternyata Lebih Bermanfaat, Ini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 13 Juni 2022 | 15:30 WIB
Sunat Saat Bayi Ternyata Lebih Bermanfaat, Ini Kata Dokter
Seorang anak mengikuti sunat massal di Puskesmas Kecamatan Cilandak, Jakarta, Kamis (2/12/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kebanyakan orang Indonesia baru lakukan sunat kepada anak-anaknya saat balita atau usia sekolah. Padahal sebenarnya, dari sisi medis, sunat lebih baik dilakukan sejak anak masih bayi

Dokter spesialis bedah saraf dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS., menjelaskan kalau tubuh bayi lebih cepat lakukan penyembuhan terhadap luka dibandingkan anak yang lebih besar.

"Karena bayi lahir 3 kilo, 6 bulan kemudian dia sudah 6 kilo. Berat bertambah jumlahnya dua kali lipat dalam beberapa bulan. Jadi kesembuhan paling cepat itu pada bayi. Artinya kalau ada luka di sel kulit atau di mana pun dia akan cepat sekali normal lagi," paparnya di Klinik Rimah Sunat Mahdian, Jakarta, Senin (13/6/2022).

Alasan lainnya, ada penelitian menunjukan kalau sekitar 40 persen anak di dunia alami fimosis. Kondisi itu menyebabkan kulup penis anak akan tertutup seiring bertambahnya usia. 

Ilustrasi alat bedah untuk sunat, khitan, atau sirkumsisi. (Shutterstock)
Ilustrasi alat bedah untuk sunat, khitan, atau sirkumsisi. (Shutterstock)

"Resiko panas, demam, infeksi saluran kemih, itu beresiko pada anak yang 40 persen tersebut. Kalau dia disunat dari bayi, selesai, enggak akan mengalami fimosis," ujarnya.

Manfaat ketiga, anak yanh sudaj disunat sejak bayi lebih rendah alami trauma psikologis saat dewasa. Menurut dokter Mahdian, anak yang alami luka ataupun pendarahan hebat saat disunat, peristiwa itu akan menempel di benaknya hingga dewasa. Sehingga bisa jado anak jadi orang yang pobia setiap kali meihat darah.

"Kalau sunatnya saat bayi dia tidak akan tahu, tidak akan sadar, tidak tersimpan di dalam memori. Anak yang sunat saat bayi aman dari trauma psikologis kedepannya. Makanya di negara tertentu, misalnya Australia, Amerika, kalau mau sunat saat bayi atau ketika dia sudah bisa tanda tangan sendiri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Pencurian Tali Pocong di Makam Bayi, Ini Kata Polisi Rokan Hulu

Geger Pencurian Tali Pocong di Makam Bayi, Ini Kata Polisi Rokan Hulu

Riau | Minggu, 12 Juni 2022 | 11:41 WIB

Perempuan Ini Culik Bayi 4 Bulan di Panti Asuhan Jombang

Perempuan Ini Culik Bayi 4 Bulan di Panti Asuhan Jombang

Malang | Minggu, 12 Juni 2022 | 10:41 WIB

Warga Tugurejo Kediri Digemparkan Penemuan Bayi di Teras Rumah

Warga Tugurejo Kediri Digemparkan Penemuan Bayi di Teras Rumah

Jatim | Sabtu, 11 Juni 2022 | 23:17 WIB

Terkini

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:58 WIB

Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan

Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:54 WIB

4 Pelembap Bibir dengan Kandungan Petroleum Jelly untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Pelembap Bibir dengan Kandungan Petroleum Jelly untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:52 WIB

Mazda Akhirnya Produksi Mobil di Indonesia, CX-30 Jadi Model Pertama yang Dirakit Lokal

Mazda Akhirnya Produksi Mobil di Indonesia, CX-30 Jadi Model Pertama yang Dirakit Lokal

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:52 WIB

Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026

Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026

Sulsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:50 WIB

5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!

5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:50 WIB

Merek Apparel Bandung Rabbit & Wheels Berhasil Ekspansi ke Luar Negeri

Merek Apparel Bandung Rabbit & Wheels Berhasil Ekspansi ke Luar Negeri

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:49 WIB

Luncurkan OJA 3140 di Inagritech 2026, Mahindra Dukung Mekanisasi Pertanian Nasional

Luncurkan OJA 3140 di Inagritech 2026, Mahindra Dukung Mekanisasi Pertanian Nasional

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:49 WIB

×