Jumlah Sperma Rendah Pengaruhi Kesuburan, Hindari 4 Pemicunya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 25 Juni 2022 | 16:14 WIB
Jumlah Sperma Rendah Pengaruhi Kesuburan, Hindari 4 Pemicunya!
ilustrasi sperma (shutterstock)

Suara.com - Jumlah sperma yang sedikit bisa mempengaruhi kesuburan pria. Tetapi, gaya hidup sehat bisa membantu meningkatkan kesehatan reproduksi di kalangan pria dan meningkatkan kesuburan mereka.

Menurut peneliti, kebanyakan pria akan mengalami penurunan kemampuan reproduksi bila sudah berusia 40 tahun lebih.

Sejak dulu, pria berperan penting dalam meningkatkan peluang seseorang untuk hamil. Tetapi, wanita justru yang paling sering disalahkan ketika tidak mampu melahirkan anak.

Kini, para peneliti membuat klaim bahwa hampir 50 persen kasus infertilitas pada pasangan dapat dirunut ke kondisi kesehatan pada pasangan pria.

Sejumlah faktor mempengaruhi kesehatan reproduksi laki-laki dan meskipun sedikit di antaranya dapat bersifat bawaan, yaitu cacat yang ada sejak lahir.

ilustrasi sperma (shutterstock)
ilustrasi sperma (shutterstock)

Spesialis IVF senior di Crysta IVF-Female First Hospital dilansir dari The Hans India, pun mencari tahu penyebab rendahnya jumlah sperma dan kesehatan reproduksi.

1. Merokok

Merokok tembakau atau memasukkan zat berbahaya ke dalam tubuh dapat mengganggu kesuburan seseorang. Kebiasaan ini berdampak pada jumlah sperma yang ada. Faktor-faktor tersebut tentu menghambat kemampuan dan jumlah sperma yang dapat membuahi sel telur.

2. Minum alkohol

baca juga

Minum alkohol berkaitan dengan produksi beberapa hormon seks yang mempengaruhi kelenjar yang berhubungan dengan sistem reproduksi, yaitu testis, hipotalamus dan kelenjar hipofisis anterior.

Kebiasaan ini bisa menurunkan kadar testosteron, hormon leuteininizing dan hormon perangsang folikel (FSH) yang meningkatkan hormon estrogen. Semua faktor ini menurunkan produksi sperma dan bisa menyebabkan impotensi.

3. Kurang olahraga dan pola makan tidak sehat

Kurangnya aktivitas fisik dan pola makan yang tidak sehat bisa membuat tubuh menusia mengembangkan sejumlah komplikasi kesehatan seperti obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan kolesterol tinggi. Kondisi ini berdampak lebih lanjut pada kesuburan pria.

4. Aktivitas seksual yang tidak aman

Berhubungan seks yang tidak aman bisa menjadi sumber infeksi menular seksual (IMS) pada pria yang berdampak pada kesehatan reproduksi mereka. IMS seperti klamidia dan gonore bisa berdampak pada kualitas sperma dan pergerakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdasarkan Kesuburan, Usia Berapa Seorang Pria Sebaiknya Menjadi Ayah?

Berdasarkan Kesuburan, Usia Berapa Seorang Pria Sebaiknya Menjadi Ayah?

Health | Senin, 20 Juni 2022 | 17:30 WIB

Virus Cacar Monyet Ditemukan Dalam Sperma, Bisa Menular Lewat Seksual?

Virus Cacar Monyet Ditemukan Dalam Sperma, Bisa Menular Lewat Seksual?

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 14:50 WIB

Ngeri! WHO Terima Laporan Virus Cacar Monyet yang Terkandung dalam Cairan Sperma

Ngeri! WHO Terima Laporan Virus Cacar Monyet yang Terkandung dalam Cairan Sperma

Health | Kamis, 16 Juni 2022 | 21:15 WIB

Terkini

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

News | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 13:23 WIB

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

News | Senin, 14 September 2026 | 13:22 WIB

Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 13:17 WIB

Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian

Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian

Bali | Senin, 14 September 2026 | 13:16 WIB

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

KPK Panggil Asisten Pribadi Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil

KPK Panggil Asisten Pribadi Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil

News | Senin, 14 September 2026 | 13:14 WIB

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:11 WIB

Satu Korban Kapal Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Pemuda 22 Tahun Asal Malang

Satu Korban Kapal Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Pemuda 22 Tahun Asal Malang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:10 WIB

×