Sering Disebut Dijilat Setan, Ternyata Ini 7 Sebab Munculnya Memar Pada Tubuh

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:49 WIB
Sering Disebut Dijilat Setan, Ternyata Ini 7 Sebab Munculnya Memar Pada Tubuh
Ilustrasi memar yang muncul tiba-tiba yang populer disebut dijilat setan. (Shutterstock)

Suara.com - Pada beberapa bagian tubuh, sering kali muncul memar berwarna merah keungu-unguan. Padahal, orang tersebut tidak mengalami benturan atau kecelakaan yang menyebabkan luka.

Pada beberapa kasus memar tersebut juga tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali. Biasanya, kasus memar itu sendiri sering disebut ‘dijilat setan

Dijilat setan sendiri merupakan kepercayaan orang zaman dulu yang meyakini kalau memar tersebut muncul. Hal ini karena beberapa orang mandi saat maghrib atau larut malam.

Diketahui, pada saat tersebut setan sangat menyukai orang orang itu sehingga menjilatnya dan menimbulkan memar pada tubuhnya.

Namun, apa yang sebenarnya menimbulkan memar tersebut berdasarkan pandangan medis? Melansir laman Medicalnewstoday, berikut beberapa penyebab munculnya memar pada seseorang.

1. Pengobatan

Ilustrasi lebam. (Shutterstock)
Ilustrasi lebam. (Shutterstock)

Mengonsumsi obat-obatan yang membuat darah lebih cair dapat menjadi penyebab munculnya memar. Hal tersebut dapat membuat orang mudah berdarah dan muncul memar pada beberapa bagian tubuh.

Selain itu, obat-obatan juga dapat mengubah pembuluh darah, membuat peradangan memburuk, dan meningkatkan risiko pendarahan. Obat-obatan yang memunculkan rasa memar di antaranya warfarin (Coumadin), heparin, rivaroxaban (Xarelto), dabigatran (Pradaxa), apixaban (Eliquis), aspirin (Bayer). ibuprofen (Advil), dan naproksen (Aleve).

Tidak hanya itu, beberapa obat herbal, seperti ginseng, biji rami, dan saw palmetto juga bisa menyebabkan munculnya memar pada tubuh seseorang. Penggunaan kortikosteroid dan beberapa obat kemoterapi juga dapat menyebabkan hal serupa.

baca juga

2. Penyakit sirosis

Penyakit sirosis menyebabkan kondisi organ hati penderita dipenuhi dengan jaringan parut dan tidak bisa berfungsi dengan normal.

Kondisi itu akan membuat hati berhenti memproduksi protein yang membantu pembekuan darah. Dengan begitu kondisi ini akan menyebabkan seseorang mengalami pendarahan berlebih sehingga mudah memar.

Penyakit yang satu ini juga didorong oleh perilaku seseorang yang sering mengonsumsi alkohol. Untuk itu, kebiasaan minum alkohol harus dihindari karena berdampak buruk pada hati.

3. Gangguan pendarahan

Memar pada bagian tubuh biasanya terjadi karena adanya gangguan pendarahan. Gangguan pendarahan yang sering terjadi yaitu von willebrand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pensiunan ASN Minahasa Utara Meninggal Dunia, Saat Dimandikan Keluarga Kaget Lihat Lebam dan Luka Sayatan

Pensiunan ASN Minahasa Utara Meninggal Dunia, Saat Dimandikan Keluarga Kaget Lihat Lebam dan Luka Sayatan

Sulsel | Kamis, 16 Juni 2022 | 20:59 WIB

Misteri Kematian Anggota Polisi di Tasikmalaya Terjawab, Ini Hasil Autopsinya

Misteri Kematian Anggota Polisi di Tasikmalaya Terjawab, Ini Hasil Autopsinya

Jabar | Selasa, 24 Mei 2022 | 20:12 WIB

Sempat Mengeluh Sesak Napas, Anggota Polisi di Tasikmalaya Tewas Tak Wajar

Sempat Mengeluh Sesak Napas, Anggota Polisi di Tasikmalaya Tewas Tak Wajar

Jabar | Senin, 23 Mei 2022 | 16:48 WIB

Terkini

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

×