Kasus Covid-19 Naik Lagi, IDAI Ingatkan Bahaya Peradangan Pasca-Infeksi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:51 WIB
Kasus Covid-19 Naik Lagi, IDAI Ingatkan Bahaya Peradangan Pasca-Infeksi
Ilustrasi anak sakit Covid-19 pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Peningakatan kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terjadi, bahkan telah tembus lebih dari dua ribu kasus dalam sehari. Peningkatan infeksi virus corona itu juga ternyata terjadi pada anak-anak.

Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, mencatat adanya peningkatan angka perawatan di rumah sakit pada pasien Covid-19 anak-anak di rumah sakit.

"Dalam 2-3 minggu terakhir terjadi peningkatan kasus anak-anak yang membutuhkan perawatan, baik di ruang rawat biasa maupun ICU," kata Ketua Satgas Covid-19 IDAI dr. Yogi Prawira Sp.A(K) dalam webinar virtual BNPB Indonesia, Rabu (29/6/2022).

Dokter Yogi mengatakan, masih ada asumsi kurang tepat dari kebanyakan orang tentang infeksi Covid-19 pada anak dengan menganggap infeksi SARS Cov-2 hanya berpotensi timbulkan gejala berat saat masa akut saja. Padahal tidak demikian.

"Kami juga menemukan adanya peningkatan kondisi yang dikatakan multisystem imflammatory syndrome children atau MIS-C. Itu suatu sindrom peradangan hebat yang terjadi pada berbagai organ yang justru terjadi pasca covid," jelas Dokter Yogi.

Ada perbedaan antara perburukan saat masa akut infeksi dengan pasca-covid-19, lanjutnya. Perburukan gejala saat masa akut biasanya terjadi pada anak-anak yang memiliki komorbid, seperti penyakit jantung bawaan, penyakit kronis, juga defisiensi sistem imun.

Sedangkan MIS-C, Dokter Yogi mengatakan bahwa kondisi itu lebih sering terjadi pada anak yang imunitasnya baik dan tidak ada riwayat komorbid apa pun.

"Ada beberapa remaja yang sangat aktif, tapi beberapa bulan setelah covid teratasi, sudah negatif, baru timbul peradangan hebat. Ini salah satu edukasi yang penting untuk disampaikan kepada orangtua juga tenaga kesehatan," ujarnya.

Oleh sebab itu, langkah terpenting tetap melakukan pencegahan infeksi Covid-19. Dokter Yogi mengingatkan kepada para orangtua yang memiliki anak usia 6 tahun ke atas agar segera divaksinasi Covid-19.

baca juga

Sementara untuk anak-anak balita yang belum dapat vaksin Covid-19 bisa diproteksi dengan melengkapi imunisasi dasarnya.

Serta diperkuat oleh orang-orang di sekitarnya yang mendapatkan vaksin Covid-19 dan menjalankan protokol kesehatan.

"Setiap kali kita akan melakukan sesuatu atau sekedar jalan-jalan ke mal atau memang ke luar kota, maka semua diperhitungkan," pesannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Obat Terapi COVID-19 yang Mendapat Izin BPOM

4 Obat Terapi COVID-19 yang Mendapat Izin BPOM

Lampung | Kamis, 30 Juni 2022 | 11:36 WIB

Ilmuwan Identifikasi Kasus Pertama Penularan Covid-19 Dari Kucing ke Manusia

Ilmuwan Identifikasi Kasus Pertama Penularan Covid-19 Dari Kucing ke Manusia

Tekno | Kamis, 30 Juni 2022 | 11:12 WIB

4 Obat Dapat Izin Sebagai Obat Terapi COVID-19 di Indonesia

4 Obat Dapat Izin Sebagai Obat Terapi COVID-19 di Indonesia

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 10:58 WIB

Terkini

Tak Hanya Investasi, 3 PR Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Tak Hanya Investasi, 3 PR Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Disinggung soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Obrolan Presiden FIFA dengan Prabowo

Disinggung soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Obrolan Presiden FIFA dengan Prabowo

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Infantino Bawa Agenda Investasi FIFA ke Prabowo, Sepak Bola Indonesia Bersiap Berbenah

Infantino Bawa Agenda Investasi FIFA ke Prabowo, Sepak Bola Indonesia Bersiap Berbenah

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Bukan Sekadar Seru, Bermain Bersama Anak Bisa Jadi Cara Orang Tua Mengenal Minat dan Karakternya

Bukan Sekadar Seru, Bermain Bersama Anak Bisa Jadi Cara Orang Tua Mengenal Minat dan Karakternya

Health | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Pakar UGM Soal Tokoh Senior Masuk Wantimpres: Campuran Aspek Rekognisi dan Akomodasi Politik

Pakar UGM Soal Tokoh Senior Masuk Wantimpres: Campuran Aspek Rekognisi dan Akomodasi Politik

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Resmi Berlaku, Game Online-AI Kini Kena PPN

Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Resmi Berlaku, Game Online-AI Kini Kena PPN

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Herman Deru Siapkan Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Karhutla, Bisakah Hentikan Asap?

Herman Deru Siapkan Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Karhutla, Bisakah Hentikan Asap?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Bukan Operasi Militer Penuh, Menko Dudung Pilih Pendekatan Kultural di Papua

Bukan Operasi Militer Penuh, Menko Dudung Pilih Pendekatan Kultural di Papua

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul

Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:01 WIB

×