Walau Penularannya Lambat, Ahli Peringatkan untuk Waspada Gejala Cacar Monyet

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 09 Juli 2022 | 20:15 WIB
Walau Penularannya Lambat, Ahli Peringatkan untuk Waspada Gejala Cacar Monyet
Ilustrasi Cacar Monyet (Pixabay.com/TheDigitalArtist)

Suara.com - Jumlah kasus cacar monyet terus meningkat. Laporan terakhir, infeksi monkeypox ini telah mencapai Singapura, yang terjadi pada tiga orang pria.

Penulis Medis di NiceRx, Navin Khosla, mengatakan bahwa gejala paling umum dari cacar monyet adalah suhu tinggi, nyeri otot, kelenjar bengkak, kelelahan, dan menggigil.

Ruam dapat menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh dan dalam waktu 24 jam. Paling sering terkumpul di wajah, lengan, dan kaki.

Ia juga menyarankan untuk mengisolasi diri sendiri bila merasa pernah terpapar cacar monyet.

"Jika Anda yakin mungkin menderita cacar monyet, maka sangat penting Anda mengisolasi dan menelepon dokter serta menjelaskan gejalanya," kata Khosla, dilansir The Sun.

Ilustrasi Cacar - Sudah Masuk Singapura, Waspadai Penyebaran Cacar Monyet di Indonesia (Pexels)
Ilustrasi Cacar Monyet, Sudah Masuk Singapura (Pexels)

Ia melanjutkan, "Dokter akan memberi tahu langkah selanjutnya dan apa yang perlu dilakukan untuk mencegah virus menular ke orang lain."

Di sisi lain, cacar monyet penyebarannya lebih lambat dan gejalanya lebih ringan.

"Meskipun kasus cacar monyet di AS sedang meningkat, itu (cacar monyet) adalah penyakit langka dan kebanyakan orang yang tertular virus biasanya hanya menderita gejala ringan yang berlangsung sekitar dua hingga empat minggu," lanjutnya.

Memang ada beberapa ahli yang khawatir kasus ini akan menjadi pandemi selanjutnya, mengingat infeksi telah menyebar ke 85 negara dan jumlahnya lebih dari 6000.

baca juga

Namun, Kholsa mengatakan kekhawatiran tersebut tidak akan terbukti.

"Tidak seperti Covid-19, gejala cacar monyet jauh lebih ringan dan kasusnya jauh lebih rendah secara global, jai kami memperkirakan cacar monyet tidak akan memiliki efek yang sama seperti pandemi Covid-19."

Karenanya, penting untuk memperhatikan tanda-tanda peringatan untuk memastikan penyebarannya tetap lambat dan terkendali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Cacar Monyet Diduga Masuk ke India, Diderita Pemuda yang Baru Pulang dari Eropa

Kasus Cacar Monyet Diduga Masuk ke India, Diderita Pemuda yang Baru Pulang dari Eropa

Health | Sabtu, 09 Juli 2022 | 15:37 WIB

Blak-blakan, Pasien Cacar Monyet Curhat Punya Gejala Aneh di Sekitar Kemaluan

Blak-blakan, Pasien Cacar Monyet Curhat Punya Gejala Aneh di Sekitar Kemaluan

Health | Jum'at, 08 Juli 2022 | 16:42 WIB

Kasus Cacar Monyet di Dunia Capai 6 Ribu Lebih, WHO Segera Lakukan Rapat Darurat

Kasus Cacar Monyet di Dunia Capai 6 Ribu Lebih, WHO Segera Lakukan Rapat Darurat

Health | Jum'at, 08 Juli 2022 | 13:55 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB