5 Cara Mengobati Kuku Cantengan, Sederhana Bisa Dilakukan di Rumah

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 13 Juli 2022 | 19:51 WIB
5 Cara Mengobati Kuku Cantengan, Sederhana Bisa Dilakukan di Rumah
ilustrasi kuku cantengan.

Suara.com - Cantengan disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur yang berkembang di kuku jari tangan dan kaki. Kuku cantengan ini dapat muncul dalam hitungan hari sampai minggu. Biasanya kuku cantengan ini muncul akibat kebiasaan menggigit kuku, memotong kuku terlalu dalam dan masalah lainnya.

Kuku cantengan ini bisa membuat tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara mengobati kuku cantengan yang dapat dilakukan di rumah. Simak ulasannya berikut ini.

1. Merendam kaki dengan air garam

Jika mengalami cantengan pada kuku kaki, cara yang dapat dilakukan untuk mengobatinya adalah dengan merendam kaki yang sudah dicampur dengan garam. Rendam kaki dengan air garam selama 20 menit untuk melembutkan area kuku yang cantengan. 

2. Menggunakan cuka apel

Selain menggunakan air garam, Anda dapat merendam kaki yang cantengan dengan campuran air dan cuka apel. Cuka apel ini mampu untuk mengurangi nyeri infeksi pada area kaki yang cantengan.

3. Menggunakan obat oles

Cara praktis untuk mengobati kuku cantengan selanjutnya adalah menggunakan obat oles untuk cantengan. Obat oles atau salep ini dapat ditemui di apotek terdekat. Dengan menggunakan salep, kuku dapat mempercepat penyembuhan dan dapat membantu mengurangi risiko infeksi. Anda harus mengikuti petunjuk penggunaan untuk mendapatkan hasil terbaiknya.

4. Meminum obat nyeri

Sering kali kuku cantengan disertai dengan gejala nyeri yang tidak bisa ditahan. Jika mengalami kondisi ini, Anda disarankan untuk meminum obat pereda nyeri. Minum obat pereda nyeri ini harus sesuai dengan dosis serta petunjuk yang disarankan.

5. Menggunakan sepatu yang terbuka

Cara ini dilakukan untuk pencegahan dan mengatasi gejala kuku cantengan. Sepatu yang terbuka merupakan sepatu yang masih memiliki sirkulasi udara untuk agar cantengan tidak makin parah. Sepatu terbuka juga tidak memberikan tekanan pada jari kaki agar tidak infeksi. 

Demikian cara mengobati kuku cantengan sederhana yang dapat Anda lakukan di rumah. Apabila kuku cantengan tidak kunjung sembuh atau makin parah, diharuskan untuk menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengobati Cantengan, 2 Tanaman Herbal Ini Bisa Membantu

Cara Mengobati Cantengan, 2 Tanaman Herbal Ini Bisa Membantu

Health | Jum'at, 29 April 2022 | 14:28 WIB

Jari Cantengan karena Tertusuk Kuku Tajam yang Tumbuh? Ini Cara Atasinya!

Jari Cantengan karena Tertusuk Kuku Tajam yang Tumbuh? Ini Cara Atasinya!

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 06:05 WIB

Bahasa Inggris Cantengan dan 5 Cara Mengobatinya di Rumah

Bahasa Inggris Cantengan dan 5 Cara Mengobatinya di Rumah

Health | Kamis, 28 Januari 2021 | 14:28 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB