Ketua IDAI: Anak Stunting Pasti Kekurangan Asupan Protein Hewani

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 10:10 WIB
Ketua IDAI: Anak Stunting Pasti Kekurangan Asupan Protein Hewani
Ilustrasi stunting pada anak. [Istimewa]

Suara.com - Ketua umum Ikatan dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K)., mengungkapkan bahwa anak yang alami stunting sudah pasti kekurangan asupan protein hewani. Kondisi itu terbukti dari penelitian di berbagai daerah di Indonesia.

Dokter Piprim menyampaikan, temuan studi di Dumai, Riau, menunjukan bahwa anak-anak yang stunting rendah asupan protein hewani walaupun total kalori yang dimakan sama seperti anak yang tidak stunting, yaitu sekitar 1500 kalori per hari.

Tetapi, anak stunting hanya konsumsi protein hewani 46 gram per hari sedangkan yang tidak stunting asupannya mencapai 52 gram dalam waktu yang sama.

Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)
Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)

"Anak-anak yang stunting memang asupan proteinnya sangat kurang, walaupun total kalori cukup atau sama," kata dokter Piprim dalam webinar bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Kamis (4/8/2022).

Stunting memang selalu berkaitan dengan masalah malnutrisi kronis atau infeksi kronik, salah satunya karena kekurangan protein tersebut. Kondisi itu terjadi dalam jangka waktu lama, bahkan sejak anak masih dalam kandungan.

Dokter Piprim menjelaskan, protein hewani sangat penting dalam pencegahan stunting karena mengandung asam amino di dalamnya. Asam amino tersebut tidak bisa ditemukan pada protein nabati seperti kacang-kacangan. Melainkan hanya ada di protein hewani seperti daging, telur, dan ikan.

"Jadi salah satu faktor kunci kenapa anak itu bisa stunting adalah karena asupan protein hewaninya sangat rendah. Jurnal terbaru Agustus 2021 juga disebutkan, sumber protein hewani yang kaya akan asam amino esensial sangat penting untuk linear pertumbuhan ke atas, tinggi badan atau panjang badan," ujarnya.

Dalam jurnal dari FrieslandCampina, Amersfoort, itu juga dijelaskan bahwa asam amino berperan untuk mengaktifkan gen yang disebut mTORC1. Apabila mTORC1 itu aktif, akan terjadi sintesis lemak, sintesis protein, dan autofagi.

"Jadi mTORC1 ini sangat penting dan dia dihidupkan saklarnya oleh asam amino esensial, yaitu dari protein hewani," imbuh dokter Piprim.

baca juga

Tetapi, ia menyayangkan bahwa kebiasaan makan anak-anak Indonesia masih didominasi dengan karbohidrat, berdasarkan survei data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Saya minta seluruh lapisan masyarakat bagaimana untuk preventif, mencegah stunting adalah edukasi masif pentingnya protein hewani lokal yang murah meriah. Telur, ikan ini adalah sumber lokal kebutuhan hewani yang murah meriah dan ada di berbagai tempat daerah," pesannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Obesitas, Ketua IDAI Minta Orangtua Pantau Jajanan Anak

Waspada Obesitas, Ketua IDAI Minta Orangtua Pantau Jajanan Anak

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 09:44 WIB

Dukung Pemerintah Turunkan Angka Malnutrisi, Buku Seri Cegah Stunting Diluncurkan

Dukung Pemerintah Turunkan Angka Malnutrisi, Buku Seri Cegah Stunting Diluncurkan

Health | Kamis, 04 Agustus 2022 | 23:10 WIB

Benarkah Terlalu Banyak Protein Memengaruhi Kesehatan Mata?

Benarkah Terlalu Banyak Protein Memengaruhi Kesehatan Mata?

Health | Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Terkini

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

×