Mungkinkah Masturbasi Sebabkan Carpal Tunnel Syndrome? Ini Kata Dokter!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 20:30 WIB
Mungkinkah Masturbasi Sebabkan Carpal Tunnel Syndrome? Ini Kata Dokter!
Ilustrasi masturbasi (shutterstock)

Suara.com - Kebiasaan tertentu yang dilakukan berlebihan bisa memperburuk otot dan menyebabkan cedera jangka panjang bila tidak mendapatkan perawatan medis.

Misalnya, duduk diam di rumah hanya untuk bermain game hingga berkirim pesan terlalu banyak bisa memicu terjadidnya carpal tunnel syndrome.

Orang yang terken carpal tunnel syndrome bisa merasakan sensasi kesemutan dan mati rasa tiba-tiba di jari dan tangan Anda, yang mana semua jari pasti terpengaruh kecuali jari kelingking.

Anda mungkin juga merasakan sensasi seperti sengatan listrik yang menjalar dari pergelangan tangan ke atas lengan.

"Sembilan tendon dan saraf (disebut saraf median) melewati tabung yang disebut terowongan karpal atau carpal tunnel yang berjalan dari lengan bawah ke telapak tangan Anda," kata WebMD dikutip dari Daily Star UK.

ilustrasi masturbasi (shutterstock)
ilustrasi masturbasi (shutterstock)

Gerakan berulang, seperti mengetik, mengirim pesan atau bermain game bisa mempengaruhi tabung tersebut dan mendorong saraf.

Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit, terutama di lengan bawah Anda. Anda mungkin juga merasakan mati rasa, kesemutan, dan cengkeraman yang lebih lemah.

Adapun gejala carpal tunnel syndrom, termasuk:

  1. Sakit atau nyeri di jari, tangan, atau lengan Anda
  2. Tangan mati rasa
  3. Kesemutan
  4. Jempol lemah atau kesulitan menggenggam

Lalu, apakah masturbasi bisa menyebabkan carpal tunnel syndrom?

Menurut Dr Lucky Sekhon, carpal tunnel syndrome berhubungan langsung dengan frekuensi dan durasi aktivitas berulang.

Jika Anda sering melakukan masturbasi sekaligus aktivitas berat lainnya menggunakan tangan sepanjang hari, hal ini mungkin akan meningkatkan risiko cedera.

"Ada kemungkinan bahwa aktivitas berulang lainnya, seperti mengetik di keyboard, mengirim pesan teks atau bermain game dapat memiliki efek tambahan yang membuat seseorang lebih rentan mengembangkan carpal tunnel syndrome, seperti masturbasi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Tanda-tanda Orang Sering Masturbasi dan Onani, Anda Termasuk?

3 Tanda-tanda Orang Sering Masturbasi dan Onani, Anda Termasuk?

Sumbar | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 09:15 WIB

3 Tanda Anda Terlalu Sering Melakukan Masturbasi

3 Tanda Anda Terlalu Sering Melakukan Masturbasi

Lifestyle | Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:34 WIB

Terancam Dideportasi dari Australia Setelah Ketahuan Masturbasi di Mobil

Terancam Dideportasi dari Australia Setelah Ketahuan Masturbasi di Mobil

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 23:14 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB