Apa Itu Henipavirus? Virus Baru Mulai Merebak di China

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:32 WIB
Apa Itu Henipavirus? Virus Baru Mulai Merebak di China
Ilustrasi henipavirus. (Freepik)

Muncul virus Langya yang termasuk dalam kelompok henipavirus di China. Virus ini telah menginfeksi sebanyak 35 orang di China tepatnya di Provinsi Henan dan Shandong. Mereka yang terinfeksi memiliki riwayat kontak dengan hewan yang memiliki virus Henipavirus.

Henipavirus merupakan sebuah genus dari virus RNA yang beruntai negatif. Henipavirus termasuk keluarga Paramyxoviridae ordo Mononegavirales yang terdiri atas 5 spesies.

Virus ini ada pada kelelawar buah, pteropid atau rubah terbang dan kampret atau kelelawar kecil pemakan serangga.

Gejala seseorang tertular virus Langya yakni demam, batuk, anoreksia, nyeri otot, muntah, dan kelelahan.

Henipavirus merupakan genus dari 5 spesies virus yakni Virus Langya, Mojiang, Hendra, Nipah, dan Ghanian bat. Virus Nipah dan Hendra adalah yang paling ganas karena dapat menyebabkan wabah pada manusia.

Virus Henipavirus ditemukan dalam sampel usap tenggorokan pasien di China Timur. Pasien diketahui telah berkontak dengan hewan sebelumnya.

Gejala klinis lain penderita yang terinfeksi Henipavirus adalah sifat mudah marah, sakit kepala, dan mialgia.

Penderita Henipavirus juga sebanyak 35% mengalami gangguan fungsi hati, sebanyak 8% menderita gangguan ginjal. 

Henipavirus merupakan salah satu penyebab zoonosis yang muncul di Asia-Pasifik. Henipavirus mampu menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia dengan kasus kematian hingga 40-75%.

Menurut World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia, Henipavirus lebih tinggi tingkat kematiannya daripada Covid-19.

Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin atau pengobatan khusus Henipavirus. Wang Linfa, Profesor Program Penyakit Menular di Duke NUS Medical School mengatakan Henipavirus tidak berakibat fatal dan masyarakat tidak perlu panik.

Belum ditemukan penularan dari manusia ke manusia. Hal ini selaras dengan Jurnal New England Journal of Medicine pada 4 Agustus 2022.

Satu-satunya cara pengobatan untuk pasien Henipavirus adalah perawatan supportif untuk mengurangi dan menyembuhkan komplikasi.

Demikian penjelasan terkait apa itu Henipavirus. Selanjutnya diketahui Henipavirus merupakan virus yang menyebabkan penyakit.

Penyakit yang disebabkan Henipavirus saat ini belum ada vaksin dan masih dalam penelitian. Henipavirus belum diketahui terkait kemampuannya menular dari manusia ke manusia lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenai Virus Langya dari China: Awal Muncul, Penularan, Gejala dan Pengobatan

Mengenai Virus Langya dari China: Awal Muncul, Penularan, Gejala dan Pengobatan

Health | Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:54 WIB

Langya: Virus Baru Menginfeksi 35 Orang di Timur China

Langya: Virus Baru Menginfeksi 35 Orang di Timur China

News | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 21:21 WIB

5 Fakta Virus Langya: Bisakah Menular dari Manusia ke Manusia?

5 Fakta Virus Langya: Bisakah Menular dari Manusia ke Manusia?

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:10 WIB

India Denda Warga Tak Pakai Masker Serta Deretan Berita Kanal Kesehatan Populer Lainnya

India Denda Warga Tak Pakai Masker Serta Deretan Berita Kanal Kesehatan Populer Lainnya

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 09:49 WIB

Fakta Seputar Virus Langya yang Infeksi 35 Orang di China

Fakta Seputar Virus Langya yang Infeksi 35 Orang di China

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 09:15 WIB

Dokter Penyakit Menular: Tidak Perlu Takut dengan Penyebaran Virus Baru Langya

Dokter Penyakit Menular: Tidak Perlu Takut dengan Penyebaran Virus Baru Langya

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:35 WIB

Geger! Muncul Virus Langya yang Disebut Lebih Parah dari Covid-19, Ini Gejalanya

Geger! Muncul Virus Langya yang Disebut Lebih Parah dari Covid-19, Ini Gejalanya

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:05 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB