Merasa Punya Gangguan Mental? Ini 4 Tips untuk Menghindari Diagnosis Sendiri yang Berbahaya

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:42 WIB
Merasa Punya Gangguan Mental? Ini 4 Tips untuk Menghindari Diagnosis Sendiri yang Berbahaya
Ilustrasi gangguan mental. (Shutterstock)

Suara.com - Gangguan mental bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia. Riset dari Divisi Psikiatri Anak dan Remaja Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia bahkan menemukan bahwa anak muda berusia 16-24 tahun menjadi fase periode kritis dan rentan mengalami gangguan kesehatan mental.

Berdasarkan penelitian tersebut, sebanyak 95,4 persen responden mengaku pernah mengalami gejala kecemasan dan 88 persen mengaku pernah mengalami gejala depresi.

Semakin maraknya diskusi tentang gangguan mental, membuat kesadaran dan pemahaman tentang kesehatan jiwa semakin meningkat. Tapi di sisi lain, kondisi itu juga memicu tren self diagnose atau diagnosis sendiri di kalangan anak muda.

ilustrasi depresi (freepik.com)
ilustrasi depresi (freepik.com)

Padahal, melakukan self diagnose tidak dianjurkan bahkan dapat membahayakan diri sendiri. Bahaya yang dapat ditimbulkan misalnya mengonsumsi obat yang tidak tepat atau tidak dapat membedakan gejala yang sebenarnya disebabkan oleh penyakit fisik.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap kritis ketika menerima informasi dan menghindari akibat buruk dari self-diagnosis:

1. Melihat sumber informasi yang didapatkan dari media sosial

Berbagai jenis informasi dan konten bermanfaat kini bisa didapatkan dari media sosial, tapi tidak semua terjamin akuratannya. Sebagai audiens, kita juga perlu memilah informasi yang dikonsumsi.

Sebaiknya memilih konten kesehatan mental yang memang dibuat oleh ahlinya, seperti psikolog, psikiater, atau lembaga resmi yang menangani kondisi kejiwaan. Mengonsumsi konten-konten tersebut dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan, tapi hindari menarik kesimpulan sebelum berkonsultasi dengan dokter yang berwenang.

2. Tidak menjadikan selebritas, tokoh fiktif, atau penderita gangguan mental lainnya sebagai rujukan

Terkadang ketika melihat pengalaman orang lain di media sosial, sering kali menemukan adanya kesamaan gejala atau kondisi yang dirasakan. Kesamaan ini mungkin dapat mendorong kita untuk mengambil kesimpulan bahwa kita mengalami kondisi kejiwaan yang sama.

Meskipun terdapat kemiripan, penting untuk diingat bahwa kondisi mental tiap orang tentunya kompleks dan tidak dapat disamakan.

3. Hindari terlalu percaya pada tes kondisi mental yang tersedia secara daring

Begitu banyak tes mengenai kondisi kesehatan mental yang beredar di internet. Umumnya, tes-tes online tersebut tidak dapat menilai sebuah gejala secara spesifik dan hanya bergantung pada gambaran umum saja sehingga kredibilitasnya tidak terjamin.

4. Konsultasi bersama ahlinya

Jika memiliki pertanyaan atau merasakan gejala yang mengganggu, jangan ragu untuk konsultasi bersama psikolog atau psikiater. Banyak faktor yang menjadi pertimbangan dalam sebuah diagnosis, yang hanya diketahui oleh ahlinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental

Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:41 WIB

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:31 WIB

Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental

Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental

News | Senin, 02 Maret 2026 | 19:59 WIB

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:44 WIB

Fenomena Sadfishing di Media Sosial, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Fenomena Sadfishing di Media Sosial, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Health | Rabu, 17 Desember 2025 | 20:15 WIB

Indonesia Darurat Kesehatan Mental, Kasus Terbanyak: Depresi, Anxiety, dan Skizofrenia

Indonesia Darurat Kesehatan Mental, Kasus Terbanyak: Depresi, Anxiety, dan Skizofrenia

Health | Rabu, 26 November 2025 | 12:21 WIB

Melihat Aktivitas ODGJ di Posyandu Jiwa Kota Kediri

Melihat Aktivitas ODGJ di Posyandu Jiwa Kota Kediri

Foto | Jum'at, 14 November 2025 | 08:00 WIB

Bukan Penipuan! Ternyata Ini Motif Pria Tabrakan Diri ke Mobil di Tanah Abang

Bukan Penipuan! Ternyata Ini Motif Pria Tabrakan Diri ke Mobil di Tanah Abang

News | Rabu, 05 November 2025 | 16:02 WIB

Terkunci dalam Kamar Saat Kebakaran, Pria ODGJ Tewas di Tambora

Terkunci dalam Kamar Saat Kebakaran, Pria ODGJ Tewas di Tambora

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 22:30 WIB

'Gangguan Jiwa' COVID-19: Riset Ungkap Tekanan Mental Akibat Kesepian saat Pandemi

'Gangguan Jiwa' COVID-19: Riset Ungkap Tekanan Mental Akibat Kesepian saat Pandemi

Health | Selasa, 12 Agustus 2025 | 13:26 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB