Dialami Atta Halilintar, Begini Cara DBD Menurunkan Jumlah Trombosit

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 20:00 WIB
Dialami Atta Halilintar, Begini Cara DBD Menurunkan Jumlah Trombosit
YouTuber, Atta Halilintar. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Youtuber Atta Halilintar masih terbaring di rumah sakit akibat menderita demam berdarah dengue (DBD) sejak akhir pekan lalu.

Meski sudah berhari-hari dirawat di rumah sakit, ternyata trombosit suami Aurel Hermansyah ini masih terbilang rendah.

Dalam tayangan terbaru yang diunggah ke kanal YouTube AH, dokter mengatakan jumlahnya hanya 49.

"Yahh...ayang harus bed rest, sekarang (trombosit) di bawah 50," kata Aurel, yang sedang menjenguk suaminya bersama buah hati, Ameena.

Penurunan jumlah trombosit merupakan salah satu komplikasi yang ditakuti pada pasien DBD, dan ini dapat berdampak pada pemulihan mereka.

Potret manis Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar saat menemani suaminya di rumah sakit. (Instagram/@aurelie.hermansyah)
Potret manis Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar saat menemani suaminya di rumah sakit. (Instagram/@aurelie.hermansyah)

Bagaimana demam berdarah dengue menurunkan trombosit?

Menyadur Times of India, infeksi dengue menyebar melalui gigitan nyamuk aedes aegypti yang terinfeksi virus. Ketika nyamuk menggigit, virus masuk ke tubuh dan mulai menyebar.

Penurunan trombosit disebabkan oleh kondisi yang disebut 'trombositopenia', yang terjadi baik melalui penekanan sumsum tulang (tempat trombosit dibuat) atau melalui reaksi autoimun dan antibodi.

Jadi, walaupun virus dengue itu sendiri tidak menghancurkan trombosit, virus ini dapat menimbulkan komplikasi yang merusak fungsi dan jumlah trombosit.

Baca Juga: Lagi Musim DBD, Ketahui Apa yang Membuat Nyamuk Tertarik Menggigit Manusia

Ingat, dasar penyebaran demam berdarah adalah dengan memasuki aliran darah, menempel pada trombosit dan menyebabkan replikasi.

Ketika ini terjadi, trombosit yang 'terinfeksi' cenderung menyebabkan kerusakan pada trombosit yang sehat juga.

Kondisi tersebut diperburuk dengan pertahanan sistem kekebalan yang juga menyerang trombosit yang 'terinfeksi', mengira keping darah tersebut sebagai benda asing.

Ketika fungsi sumsum tulang juga ditekan, maka dapat menyebabkan penurunan jumlah secara signifikan, dan menyebabkan masalah.

Orang yang terinfeksi DBD dapat memiliki jumlah trombosit serendah mungkin. Dalam beberapa kasus, penurunan trombosit dapat terjadi dalam satu hari.

Itu biasanya terjadi saat puncak infeksi, yakni saat demam pada 3 hingga 4 hari. Berkurangnya trombosit dapat diperburuk dengan penyakit komorbid, kelelahan, dan usia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI