Rekam Medis Elektronik Wajib Ada di Puskesmas Hingga Rumah Sakit, Apa Saja Manfaatnya?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 09 September 2022 | 19:05 WIB
Rekam Medis Elektronik Wajib Ada di Puskesmas Hingga Rumah Sakit, Apa Saja Manfaatnya?
Dokter, Rekam medis elektronik. (Dok. Envato Elements)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) umumkan adanya perubahan regulasi terkait rekam medis. Demi mendukung transformasi digital, nantinya proses tersebut akan dilakukan secara elektronik yang dikenal dengan Rekam Medis Elektronik (RME).

Staf Ahli Menteri Bidang TeknologI Kesehatan, Setiaji mengatakan, peraturan mengenai rekam medis sebelumnya tercatat pada PMK No.269/MENKES/PER/III/2008, kini menjadi PMK No.24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.

Dalam poin yang tercatat di peraturan terbarunya itu disebutkan, RME wajib diselenggarakan di seluruh fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes). Selain itu, RME juga nanti akan diintegrasikan dengan SATUSEHAT Kemenkes yang juga berhubungan dengan PeduliLindungi.

Rekam medis elektronik. (Shutterstock)
Rekam medis elektronik. (Shutterstock)

“Di pasal 45 Fasyankes harus melakukan digitalisasi ataupun mencatat rekam medis secara elektronik. Di sana diatur paling lambat 31 Desember 2023,” ucap Setiaji dalam Konferensi Pers Kemenkes, Jumat (9/9/2022).

Meski demikian, Setiaji tidak bisa memungkiri jika tidak semua daerah mendukung pelaksanaan transformasi digital ini. Selain itu, sumber dayanya juga dinilai masih belum sepenuhnya memadai.

Namun, Kemenkes sendiri telah memantau beberapa daerah yang dilihat sudah mampu untuk menerapkan RME. Sementara beberapa yang belum siap, pihaknya akan mencoba untuk terus mengupayakan masalah-masalah yang ada agar nantinya juga bisa mengadaptasi RME di fasilitas kesehatan daerah tersebut.

“Untuk kesiapan kami melakukan mapping kematangan status digitalnya, dari situ yang sudah matang kami terapkan sesuai peraturan di puskesmas dan rumah sakit. Sementara lokasi yang belum siap kami lakukan secara bertahap untuk mengatasi masalah, salah satunya kerja sama dengan Kominfo bagi daerah yang terkendala status internet,” jelasnya.

RME sendiri diharapkan dapat mempermudah penerapan rekam medis di bidang kesehatan. Selain itu, terdapat juga beberapa manfaat RME bagi masyarakat, di antaranya sebagai berikut.

1. Meningkatkan kualitas layanan

baca juga

RME dinilai menjadi kemudahan dalam bentuk digital untuk mendapatkan hasil diagnosis yang runtut bagi masyarakat. Hal ini juga mendorong masyarakat untuk tidak perlu melakukan diagnosis secara berulang.

2. Efisiensi biaya, waktu, dan tenaga

Melalui digital, semua data yang ada tidak perlu mengurusnya secara ribet. Hal ini akan membantu efisiensi biaya, waktu, dan tenaga. Selain itu, Setiaji menegaskan, adanya jaminan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data termasuk hak akses masyarakat.

3. Kemudahan akses program kesehatan masyarakat

RME juga mempermudah masyarakat mengakses berbagai program kesehatan pemerintah. Dengan begitu, masyarakat akan lebih mudah ketika ingin mengetahui program kesehatan yang ada.

4. Mewujudkan sistem kesehatan nasional yang tangguh

Sebab RME berbasis data, hal ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait sehingga satu sama lain akan terhubung. Dengan demikian, hal-hal terkait kesehatan akan selalu update di sistem tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:01 WIB

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Kemenkes RI Temukan Lebih dari 75 Ribu Balita Alami ISPA di Daerah Terdampak Karhutla

Kemenkes RI Temukan Lebih dari 75 Ribu Balita Alami ISPA di Daerah Terdampak Karhutla

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Karhutla Picu 333 Ribu Kasus ISPA! 75 Ribu di Antaranya Serang Anak di Bawah 5 Tahun

Karhutla Picu 333 Ribu Kasus ISPA! 75 Ribu di Antaranya Serang Anak di Bawah 5 Tahun

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:32 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Terkini

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

×