Korban Jiwa Tragedi Itaewon Meninggal Karena Sesak Napas, Ketahui 7 Cara Pertolongan Pertama Selain CPR

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2022 | 13:36 WIB
Korban Jiwa Tragedi Itaewon Meninggal Karena Sesak Napas, Ketahui 7 Cara Pertolongan Pertama Selain CPR
Tragedi pesta halloween Itaewon Korea Selatan. (Foto: AFP)

Suara.com - Tragedi Itaewon menjadi trending di media sosial setelah adanya kerusuhan pada pesta Halloween. Dikatakan, sekitar 149 orang tewas terinjak-injak dan sesak napas akibat ramainya kerumunan saat itu.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @kyuchanvr, Sabtu (29/10/2022), terlihat orang-orang berdesakan bahkan sulit untuk bergerak. Akibatnya, banyak orang-orang yang kehabisan napas dan pingsan, hingga meninggal dunia.

“Perayaan Halloween di Itaewon udah kek zombie desek-desekan, banyak yang sesak napas juga pingsan,” tulis akun @kyucharnvr.

Sementara itu, dalam video yang beredar di topik trending “Itaewon” terlihat banyak masyarakat yang kehabisan oksigen hingga memerlukan CPR. Kondisi sesak napas yang dialami korban sendiri lantas menjadi perhatian.

Apalagi, para korban yang sesak napas ada yang dibiarkan begitu saja tanpa penanganan yang mumpuni. Selain itu, para korban yang melakukan CPR juga berada pada ruang yang masih padat. Beberapa menilai penanganan para korban yang sesak napas itu kurang baik.

Lantas sebenarnya bagaimana dan apa yang harus dilakukan saat untuk menangani sesak napas pada seseorang?

Melansir laman Medicalnewstoday, beberapa pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk menangani sesak napa di antaranya:

Melatih napas dalam-dalam

Bernapas dalam-dalam dapat membantu mengelola pernapasan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara berikut:

  • Berbaring dan meletakkan tangan di perut.
  • Tarik napas dalam – dalam melalui hidung, kembangkan perut dan biarkan paru-paru terisi udara penuh
  • Tahan napas selama beberapa detik
  • Bernapas perlahan melalui perut.

Berdasarkan penelitian, teknik satu ini dipercaya membantu mengatasi sesak napas pada seseorang.

Pernapasan bibir mengerucut

Selain melatih napas secara biasa, mengerucutkan bibir dapat menjadi cara untuk membantu mengatasi sesak napas. Hal ini juga sangat berguna untuk mengatasi sesak napas jika menghadapi kecemasan. Cara melakukan pernapasan bibir mengerucut yaitu:

  • Duduk tegak di kursi dengan bahu rileks
  • Tekan bibir dan beri celah kecil di antara bibir
  • Tarik napas melalui hidung beberapa detik
  • Buang napas dengan perlahan melalui bibir selama empat hitungan
  • Ulangi pola pernapasan ini beberapa kali

Temukan posisi yang nyaman

Cara lain untuk mengatasi sesak napas yaitu dengan menemukan posisi yang nyaman. Penting untuk mencari posisi orang tersebut untuk bisa nyaman bernapas baik secara duduk, bersandar, berdiri, atau berbaring.

Menggunakan kipas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pasien Lansia Sesak Napas Tak Segera Ditangani, Petugas Klinik Asyik Main Gim

Viral Pasien Lansia Sesak Napas Tak Segera Ditangani, Petugas Klinik Asyik Main Gim

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 11:43 WIB

Cerita Marshel Widianto Nyaris Meninggal, Sesak Napas di Mobil Berujung di Meja Operasi

Cerita Marshel Widianto Nyaris Meninggal, Sesak Napas di Mobil Berujung di Meja Operasi

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 08:30 WIB

4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus

4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:00 WIB

10 Panduan Pertolongan Pertama dari Serangan Nuklir untuk Kamu Pahami

10 Panduan Pertolongan Pertama dari Serangan Nuklir untuk Kamu Pahami

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:37 WIB

Pertolongan Pertama saat GERD Kambuh, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan

Pertolongan Pertama saat GERD Kambuh, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:48 WIB

Mobil Kebanjiran? 5 Langkah "Pertolongan Pertama" yang Wajib Dilakukan sebelum Telepon Bengkel!

Mobil Kebanjiran? 5 Langkah "Pertolongan Pertama" yang Wajib Dilakukan sebelum Telepon Bengkel!

Otomotif | Senin, 01 Desember 2025 | 16:12 WIB

Motor Terjang Banjir? Jangan Panik! Ini 8 Pertolongan Pertama Wajib Sebelum Rusak Parah!

Motor Terjang Banjir? Jangan Panik! Ini 8 Pertolongan Pertama Wajib Sebelum Rusak Parah!

Otomotif | Minggu, 30 November 2025 | 20:02 WIB

Bukan Cuma Jakarta, Ini 10 Kota Paling 'Beracun' di Dunia yang Bikin Sesak Napas

Bukan Cuma Jakarta, Ini 10 Kota Paling 'Beracun' di Dunia yang Bikin Sesak Napas

Your Say | Rabu, 12 November 2025 | 13:16 WIB

7 Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan, Waspada Situasi Daruratnya

7 Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan, Waspada Situasi Daruratnya

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 18:06 WIB

7 Fakta Seputar Polisi Tembak Gas Air Mata ke Unisba dan Unpas

7 Fakta Seputar Polisi Tembak Gas Air Mata ke Unisba dan Unpas

Lifestyle | Selasa, 02 September 2025 | 16:52 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB