Nikita Mirzani Dilarikan ke RS Gegara Saraf Kejepit dan Kondisi Memburuk di Lapas, Inikah Penyebab Utamanya?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 06 November 2022 | 10:39 WIB
Nikita Mirzani Dilarikan ke RS Gegara Saraf Kejepit dan Kondisi Memburuk di Lapas, Inikah Penyebab Utamanya?
Nikita Mirzani [Instagram/nikitamirzanimawardi_172]

Suara.com - Nama Nikita Mirzani kembali menjadi sorotan setelah dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (4/11/2022) karena adanya masalah kesehatan.

Berdasarkan laporan sahabatnya, Fitri Salhuteru Nikita Mirzani harus dirawat di rumah sakit setelah mengalami saraf kejepit

"Nikita sakit syaraf kejepit di punggung," kata Fitri Salhuteru saat dihubungi Suara.com, Sabtu (5/11/2022).

Meski demikian artis 37 tahun itu harus dirawat satu hari untuk mendapat penanganan dokter. Selain itu, Nikita Mirzani juga diberi obat oleh dokter serta sudah dapat kembali ke Lembaga Pemasyarakatan (LP).

Nikita Mirzani bersama anak bungsunya, Arkana Mawardi. [Instagram]
Nikita Mirzani bersama anak bungsunya, Arkana Mawardi. [Instagram]

"(Dirawat) sehari doang. Pada umumnya kan kalau sudah baik-baik saja, kembali ke LP ( lembaga pemasyarakatan)," sambung Fitri Salhuteru.

Saraf kejepit yang dialami Nikita Mirzani juga kerap terjadi pada beberapa orang. Mengutip Hellosehat, saraf kejepit terjadi ketika sara mengalami tekanan oleh jaringan tubuh di sekitarnya. Biasanya, hal ini terjadi di antara ligamen, tendon, atau tulang.

Ketika saraf terjepit, ini akan menimbulkan rasa nyeri. Bahkan, rasa nyeri yang timbul bisa juga muncul di beberapa bagian lainnya.

Penyebab

Kondisi yang menyebabkan saraf terjepit karena adanya kebocoran cairan pada bagian tulang belakang lunak sebab bantalannya melemah, bergeser, ataupun pecah.

baca juga

Seperti diketahui, dalam tulang belakang tersusun antara 24 tulang yang saling berhubungan satu sama lain. Susunan tulang ini berfungsi untuk membentuk tabung untuk melindungi sumsum tulang belakang dan saraf yang menghubungkan sinyal perintah antara otak dan otot.

Di antara masing-masing tulang tersebut terdapat piringan sendi berbentuk datar dan bulat. Piringan ini bekerja sebagai bantalan untuk meredam tekanan saat berjalan atau berlari. Oleh karena itu, ketika ada masalah, biasanya akan  menimbulkan rasa nyeri atau disebut saraf kejepit.

Biasanya, kondisi ini juga didorong oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Penuaan.
  • Gerakan yang berulang, seperti menundukan atau memutar punggung bawah.
  • Cedera karena olahraga atau mengangkat beban berat
  • Postur tubuh yang tidak baik.
  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Arthritis.
  • Kurang aktivitas fisik atau bergerak.
  • Kebiasaan merokok.

Gejala

Ketika seseorang mengalami saraf kejepit, biasanya akan merasakan berbagai gejala yang muncul, di antaranya sebagai berikut.

  • Rasa nyeri menusuk serta sensasi terbakar.
  • Mati rasa, kebas, atau penurunan indera perasa  di daerah yang banyak sarafnya, seperti bagian leher atau punggung bagian bawah.
  • Kesemutan.
  • Melemahnya otot pada bagian yang diduga mengalami saraf kejepit.
  • Sulit untuk menggerakan kaki dan tangan.

Itu dia beberapa gejala saraf kejepit. Pada dasarnya penyakit satu ini bisa diatasi serta sembuh. Namun, jika saraf terus mengalami tekanan, hal ini bisa menyebabkan kerusakan secara permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda dengan Olla Ramlan, Lolly Putri Nikita Mirzani Bantah Ajak Sean Pacaran: Cuma Bilang I Like You

Beda dengan Olla Ramlan, Lolly Putri Nikita Mirzani Bantah Ajak Sean Pacaran: Cuma Bilang I Like You

Your Say | Minggu, 06 November 2022 | 10:32 WIB

Kesehatan Memburuk di Tahanan, Nikita Mirzani Dilarikan ke Rumah Sakit

Kesehatan Memburuk di Tahanan, Nikita Mirzani Dilarikan ke Rumah Sakit

Purwokerto | Minggu, 06 November 2022 | 09:40 WIB

Deddy Corbuzier: Anjing Masuk Masjid, Gue Bangga Sama Islam

Deddy Corbuzier: Anjing Masuk Masjid, Gue Bangga Sama Islam

Denpasar | Minggu, 06 November 2022 | 09:07 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×