Angka Kasusnya Masih Tinggi, Hari Pendengaran Sedunia Jadi Momen Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Telinga

Rabu, 01 Maret 2023 | 16:41 WIB
Angka Kasusnya Masih Tinggi, Hari Pendengaran Sedunia Jadi Momen Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Telinga
ilustrasi gangguan Pendengaran. (Pixabay.com)

Suara.com - Gangguan pendengaran masih menjadi salah satu masalah yang dialami banyak masyarakat dunia. Berdasarkan data WHO, sekitar 430 juta orang di dunia, membutuhkan pengobatan atas masalah gangguan pendengaran. Untuk Asia Tenggara, kasus ini bahkan mencapai 109,5 juta.

Sebab pentingnya hal ini, dibuatlah Hari Pendengaran Sedunia yang diperingati pada 3 Maret setiap tahunnya. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Dr. Eva Susanti, S.Kp., M.Kes. mengatakan, Hari Pendengaran Sedunia ini menjadi pengingat masyarakat pentingnya menjaga kesehatan pendengaran.

“Hari Pendengaran Sedunia ini menyadari masyarakat pentingnya menjaga kesehatan pendengaran dan telinga,” jelas Dr. Eva dalam konferensi pers Hari Pendengaran Sedunia, (1/3/2023).

Di samping itu, tingginya angka tersebut sangat disayangkan. Pasalnya, pendengaran akan sangat memengaruhi aktivitas dan kualitas hidup seseorang.

Ilustrasi Telinga (Unsplash/Taisiia Shestopal)
Ilustrasi Telinga (Unsplash/Taisiia Shestopal)

Ketua Umum PERHATI-KL, Dr. dr. Yussy Afriani Dewi, SP. THT-BKL(K), M.Kes, FICS mengatakan, hal tersebut akan memengaruhi berbagai hal baik komunikasi, perkembangan bicara dan bahasa, kognisi, edukasi, pekerjaan, kesehatan mental, hingga hubungan interpersonal.

Penyebab gangguan pendengaran

Sebab seseorang alami gangguan pendengaran ini terjadi karena berbagai hal, baik sejak lahir, congek, tuli akibat bising, kurangnya kemampuan mendengar karena usia, hingga kotoran telinga. Namun, 60 persen dari penyebab tersebut rupanya bisa dicegah.

“Gangguan pendengaran ini sebabnya karena berbagai hal bisa karena tuli kongenital atau sejak lahir, tuli akibat bising, congek, tuli orang tua, hingga kotoran telinga. Padahal sekitar 60 persen kasus gangguan pendengaran ini dapat dicegah,” jelas dr. Yussy.

Cegah gangguan pendengaran

Baca Juga: Jangan Bingung, Aplikasi PeduliLindungi Berubah Menjadi SatuSehat Mobile : Apa Bedanya ?

Sementara itu, dr. Yussy menjelaskan, untuk mengurangi jumlah kasus gangguan pendengaran, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan pendengaran.

  • Melakukan pemeriksaan sejak dini jika adanya gangguan pendengaran.
  • Hindari hal-hal bising yang merusak telinga.
  • Terapkan pola hidup bersih dan sehat pada telinga dan pendengaran.
  • Tidak mengonsumsi obat dalam jangka waktu panjang tanpa konsultasi dokter.
  • Hindari untuk membersihkan telinga sendiri.
  • Hindari mengorek-ngorek telinga.
  • Hindari penggunaan earphone dengan volume yang terlalu besar dalam jangka waktu lama.

Cara mengatasi masalah gangguan pendengaran

Seseorang yang alami gangguan pendengaran juga tetap bisa dibantu oleh berbagai hal, di antaranya:

  • Melakukan medikamentosa dan operasi.
  • Menggunakan alat bantu dengar.
  • Melakukan rehabilitasi pendengaran.
  • Menggunakan bahasa isyarat untuk komunikasi.
  • Menggunakan bantuan teknologi.
  • Menggunakan narasi penjelasan.

Itulah pesan penting untuk menjaga kesehatan telinga di Hari Pendengaran Sedunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI