Pola Asuh dan Hubungan Emosional Keluarga Kunci Menjaga Kesehatan Jiwa, Bagaimana Melakukannya?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Sabtu, 23 Desember 2023 | 22:11 WIB
Pola Asuh dan Hubungan Emosional Keluarga Kunci Menjaga Kesehatan Jiwa, Bagaimana Melakukannya?
Ilustrasi kesehatan mental, kesehatan jiwa. (Pixabay)

Suara.com - Menjaga kesehatan jiwa menurut pakar harus dimulai dari unit terdekat, yakni keluarga. Dengan komunikasi dan hubungan yang baik, kesehatan jiwa anggota keluarga bisa terjaga.

Pentingnya meningkatkan keterhubungan emosional antaranggota keluarga sebagai upaya menjaga kesehatan mental menjadi fokus utama dalam diskusi Perempuan dan Kesehatan Jiwa yang diselenggarakan oleh Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa. Dalam rangka memperingati Hari Ibu tahun 2023. Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Moeloek dan Prof. Tjhin Wiguna, sebagai narasumber utama, membahas beragam aspek terkait, mulai dari pola asuh hingga peran perempuan dalam memelihara kesehatan jiwa.

Ilustrasi kesehatan jiwa. (Elements Envato)
Ilustrasi kesehatan jiwa. (Elements Envato)

Tidak ada pola asuh standar yang dapat diterapkan secara universal, demikian disampaikan dalam diskusi tersebut. Prof. Tjhin Wiguna menegaskan bahwa edukasi adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan mental, yang tidak dapat disamakan dengan penanganan masalah fisik.

Meskipun komunikasi digital dapat mempertahankan keterhubungan, kekurangan emosi dan perasaan dapat terjadi. Tjhin Wiguna mengajak untuk lebih sering melakukan pertemuan tatap muka, karena meskipun teknologi memungkinkan pertemuan virtual, keberadaan aspek emosional tetap krusial.

“Kita harus memperbanyak pertemuan tatap muka. Lewat zoom bisa tetap bertemu tetapi tidak ada emosional,” ujarnya kepada wartawan.

Dalam konteks pola asuh, Prof. Tjhin Wiguna menekankan bahwa tidak ada rumus baku karena dipengaruhi oleh faktor kultur, kepribadian, latar belakang pendidikan, dan nilai-nilai yang dianut. Edukasi dan psikoedukasi masyarakat dianggap perlu dilakukan secara luas dan menyeluruh.

Mantan Menteri Kesehatan Prof. Nila Moeloek menyoroti revolusi teknologi komunikasi yang membawa perubahan dalam pola asuh anak-anak. Dia mengimbau untuk mengedukasi orang tua tentang pentingnya adaptasi dalam mendidik anak, terutama dengan kemajuan teknologi. Perempuan, menurutnya, memiliki tanggung jawab berat, dan ia mendorong mereka untuk tetap meningkatkan pengetahuan, meskipun meninggalkan bangku pendidikan.

“Kadang-kadang kita harus mengalah supaya dapat mendekati anak-anak, supaya tetap bisa berkomunikasi,” ujarnya.

Pentingnya pendidikan pada anak dimulai sejak masa kehamilan hingga masa menyusui. Prof. Nila Moeloek mengingatkan bahwa kekerasan pada masa 1000 hari pertama kehidupan dapat berdampak pada kesehatan mental anak di masa mendatang. Pendidikan tanpa kekerasan dianggap sebagai upaya yang berdampak positif.

Ide Aktivitas Akhir Pekan Bersama Keluarga

kegiatan akhir pekan bersama keluarga tidak hanya memberikan waktu istirahat, tetapi juga memberikan manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, serta kesehatan mental keluarga. Penelitian menunjukkan bahwa quality time keluarga dapat mengurangi stres, meningkatkan kesehatan mental anak, prestasi akademik, dan rasa percaya diri. Lalu, apa saja aktivitas yang bisa dilakukan?

Ilustrasi akhir pekan bersama keluarga (Freepik.com/tirachardz)
Ilustrasi akhir pekan bersama keluarga (Freepik.com/tirachardz)

Menggali Kreativitas DIY di Rumah

Orangtua dan anak dapat mengekspresikan jiwa seni mereka dengan proyek DIY (Do It Yourself) di rumah. Pilih proyek kreatif seperti membuat kerajinan tangan, lukisan, kandang hewan, memasak, atau dekorasi unik.

Maraton Film di Rumah

Nikmati hiburan tanpa harus keluar rumah dengan memilih beragam film favorit. Buat ruangan yang nyaman dengan bantal dan selimut, sambil menikmati maraton film. Sediakan popcorn sebagai teman nonton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Potret Keluarga Artis Sambut Natal 2023, Meriah dan Penuh Antusias!

9 Potret Keluarga Artis Sambut Natal 2023, Meriah dan Penuh Antusias!

Entertainment | Sabtu, 23 Desember 2023 | 13:05 WIB

5 Rekomendasi Film Indonesia untuk Ditonton saat Liburan Bersama Keluarga

5 Rekomendasi Film Indonesia untuk Ditonton saat Liburan Bersama Keluarga

Your Say | Sabtu, 23 Desember 2023 | 10:50 WIB

Clarissa Tanoesoedibjo Disebut Tak Akan Korupsi Jika Lolos Pemilu, Warganet Sinis

Clarissa Tanoesoedibjo Disebut Tak Akan Korupsi Jika Lolos Pemilu, Warganet Sinis

Entertainment | Sabtu, 23 Desember 2023 | 09:20 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB