Dokter Terawan Berencana Teliti Sel Dendritik Untuk Cegah DBD, Bagaimana Cara Kerjanya?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 27 Maret 2024 | 10:42 WIB
Dokter Terawan Berencana Teliti Sel Dendritik Untuk Cegah DBD, Bagaimana Cara Kerjanya?
Terawan Agus Putranto resmi dipecat oleh IDI (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Setelah membuat vaksin nusantara untuk mencegah Covid-19, kini Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berencana meneliti sel dendritik untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Fakta ini diungkap langsung dokter Terawan dalam sambutan grand launching layanan Immunotherapy Nusantara by Terawan di Klinik Simas Sehat Sejahtera, Tanah Abang Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2024). Mantan Kepala RSPAD Jakarta itu mengatakan cara kerja sel dendritik nantinya sama seperti immunotherapy yaitu dengan konsep personalized.

Ini artinya sel dendritik yang ada dalam darah seseorang diambil untuk dirangsang dan 'dilatih' di luar tubuh agar memiliki kemampuan melawan infeksi virus, kuman atau penyakit tertentu baru kemudian dimasukan kembali ke dalam tubuh. Menurutnya ini merupakan metode terobosan yang juga bisa untuk mencegah sakit DBD.

Mantan Menkes Terawan Agus Putranto - Terawan dipecat dari keanggotaan IDI. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Mantan Menkes Terawan Agus Putranto - Terawan dipecat dari keanggotaan IDI. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"Saya merasa bahwa ada sesuatu yang merubah dan saya melihat wabah kok terus setiap tahun berat. Kenapa tidak kita lakukan sebuah terobosan mengenai membuat Pencegahan untuk DBD," ujar Terawan.

Adapun proses 'pelatihan' sel dendritik ini dilakukan di luar tubuh selama satu minggu sejak pengambilan darah. Sel ini nantinya akan dilatih selaiknya komandan dan panglima perang melawan infeksi penyakit seperti yang disebabkan virus atau kuman.

"Memang prosesnya butuh satu minggu dari darah kita akan diambil, denritiknya, dan dari dendritik itu dilatih seminggu di occupation dan akhirnya bisa disuntikkan menjadi imunitas (membentuk kekebalan)," jelas Terawan.

Selain itu Terawan juga mengklaim, metode menjadikan sel dendritik untuk DB ini sudah masuk ke tahap uji klinik, sehingga nantinya bisa diakses oleh masyarakat awam.

"Sekarang kita sangat bersyukur sudah berkembang kita akan masuk uji klinik untuk demam berdarah," beber Terawan.

Sel dendritik adalah leukosit dari sumsum tulang belakang dan merupakan jenis sel pembawa antigen terkuat. Sel inilah yang bertanggung jawab atas respons kekebalan tubuh yang menjadi penjaga sistem kekebalan tubuh manusia.

Di sisi lain, Terawan bekerjasama dengan Klinik Simas Sehat Sejahtera yang berada di bawah naungan Sinar Mas meluncurkan layanan Immunotherapy Nusantara by Terawan yang cara kerjanya seperti metode pencegahan DBD yang tengah diteliti.

Hanya saja bedanya, jika sel dendritik 'dilatih' khusus melawan virus dengue, maka pada layanan yang sudah menjangkau kurang lebih 400 pasien ini, bekerja dengan cara sel dendritik dilatih untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara umum.

"Jadi sebagai orang yang sudah 3 kali menjalani metode Immunotherapy Nusantara by Terawan bisa dilakukan dengan pengulangan per 3 bulan sekali agar imunitas bekerja maksimal," jelas Direktur PT Asuransi Sinar Mas sekaligus Komisaris Utama PT Asuransi Simas Jiwa, Dumasi MM. Samosir di lokasi yang sama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Demam Berdarah Meningkat, Ini Daftar Harga Vaksin DBD dan Promonya: Paling Murah Rp500 ribu!

Kasus Demam Berdarah Meningkat, Ini Daftar Harga Vaksin DBD dan Promonya: Paling Murah Rp500 ribu!

Health | Rabu, 27 Maret 2024 | 07:07 WIB

4 Fakta Soal Vaksin DBD di Indonesia, Kapan Bisa Diberikan Secara Gratis?

4 Fakta Soal Vaksin DBD di Indonesia, Kapan Bisa Diberikan Secara Gratis?

Health | Rabu, 27 Maret 2024 | 06:15 WIB

DBD Mewabah di Jakarta, Anggota DPRD DKI Ini Sarankan Tebar Ikan Lele di Saluran Air

DBD Mewabah di Jakarta, Anggota DPRD DKI Ini Sarankan Tebar Ikan Lele di Saluran Air

News | Selasa, 26 Maret 2024 | 14:47 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB