4 Langkah Mencegah Meningitis Pada Anak, Cegah Jangan Sampai Mematikan!

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 20 April 2024 | 19:43 WIB
4 Langkah Mencegah Meningitis Pada Anak, Cegah Jangan Sampai Mematikan!
Petugas menunjukka vaksin untuk meningitis. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Orangtua perlu tahu cara mencegah penyakit meningitis pada anak, karena bila terinfeksi bisa menyebabkan kematian lantaran menyebabkan radang otak. Apalagi penyakit ini bisa menyebabkan gangguan saraf dan menurunkan sistem imunitas tubuh.

Dokter Spesialis Anak Eka Hospital Permata Hijau, Dokter Spesialis Anak Eka Hospital Permata Hijau, dr. Nirmalia Husin, SpA mengatakan meningitis disebabkan infeksi beberapa virus dan bakteri saat terinfeksi melalui droplet atau cipratan ludah.

"Dalam kasus yang langka, meningitis juga bisa disebabkan oleh jamur. Umumnya, virus atau bakteri penyebab meningitis tidak langsung menyerang selaput otak tapi bermula dari bagian tubuh lain," ujar dr. Nirmala melalui keterangan yang diterima suara.com, Sabtu (20/4/2024).

infografis meningitis atau penyakit radang selaput otak. (Suara.com)
infografis meningitis atau penyakit radang selaput otak. (Suara.com)

Namun meski berbahaya, penyakit meningitis pada anak dapat dicegah dengan beberapa langkah sebagai berikut:

1. Terapkan hidup bersih

dr. Nirmala mencontohkan hidup bersih dengan mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan untuk anak, mencuci tangan anak sebelum makan atau sesudah keluar dari WC, terapkan etika batuk atau bersin.

2. Hindari kontak dengan orang yang terinfeksi

Bila ada anggota keluarga yang sakit, kata dr. Nirmala penting untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan dengan cara hindari berbagi barang pribadi, dan segera membawa anggota keluarga ke fasilitas kesehatan untuk mendapat pengobatan.

"Selain itu, jika anak sedang sakit sebaiknya diistirahatkan di rumah untuk menghindari penularan ke anak lain," papar dr. Nirmala

3. Vaksin

Pemberian vaksin merupakan cara mencegah meningitis pada anak yang cukup ampuh. Memberikan imunisasi campak, Hib, polio, dan pneumococcal juga dapat mencegah risiko meningitis virus dan bakteri tersebut.

Selain itu ada pula vaksin meningococcal conjugate vaccine (MenACWY) yang dapat melindungi anak dari infeksi virus meningococcus penyebab meningitis. Vaksin ini dapat diberikan pada anak usia 2 hingga 11 tahun.

"Semakin dini usia anak ketika vaksin diberikan, semakin kecil ia terhindar dari risiko meningitis," pungkas dr. Nirmala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Bahan Alami yang Dapat Meredakan Batuk Pilek, Salah Satunya Madu

3 Bahan Alami yang Dapat Meredakan Batuk Pilek, Salah Satunya Madu

Your Say | Sabtu, 20 April 2024 | 16:08 WIB

Ngeri! Kebanyakan Makan Junk Food Saat Remaja Bisa Bikin Gampang Pikun Loh

Ngeri! Kebanyakan Makan Junk Food Saat Remaja Bisa Bikin Gampang Pikun Loh

Health | Sabtu, 20 April 2024 | 14:55 WIB

Mematikan Pada Anak, Bisakah Sakit Meningitis Disembuhkan? Dokter Anak Beberkan Risiko Komplikasi

Mematikan Pada Anak, Bisakah Sakit Meningitis Disembuhkan? Dokter Anak Beberkan Risiko Komplikasi

Health | Jum'at, 19 April 2024 | 17:04 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB