Ciri-ciri Kanker Usus Besar dan Penangannya yang Banyak Diderita Anak Muda

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 08 Oktober 2024 | 18:12 WIB
Ciri-ciri Kanker Usus Besar dan Penangannya yang Banyak Diderita Anak Muda
ilustrasi kanker usus besar. (freepik)

Suara.com - Tahukah Anda, belakangan ini terjadi peningkatan kasus  penyakit kanker kolorektal atau kanker usus besar. Ternyata penyakit ini tidak hanya menyerang usia lanjut saja, akan tetapi juga usia muda di bawah 50 tahun juga bisa mengalaminya. Lantas apa saja ciri-ciri kanker usus besar tersebut?

Spesialis onkologi dan Associate Profesor Kedokteran di Harvard Medical School, Kimmie Ng mengatakan bahwa insiden kanker usus besar di dunia telah meningkat sebesar 2 hingga 3 persen per tahun pada orang muda atau di bawah usia 50 tahun sejak pertengahan 1990-an.

Kabar ini tentu saja sangat mengkhawatirkan banyak orang. Ketahui ciri-ciri dan gejala kanker usus besar, serta upaya untuk menanganinya melalui ulasan di bawah ini. 

Kanker Usus Besar yang Patut Diwaspadai

Kanker usus besar merupakan suatu kondisi medis berupa munculnya pertumbuhan tumor ganas pada usus besar yang merupakan bagian terakhir dari sistem pencernaan.

Kanker jenis ini biasanya diawali oleh polip atau tumor jinak. Kemudian jika tidak mendapatkan penanganan medis, pada beberapa kasus tumor jinak pada usus besar akan berpotensi berkembang menjadi sel kanker.

Kanker usus besar biasanya juga tidak menimbulkan gejala awal, sehingga banyak penderita yang terlambat dan baru menyadari dirinya mengidap penyakit ini ketika sel kanker telah menyebar. Lantas, seperti apa ciri-ciri kanker usus besar dan bagaimana penanganannya? 

Ciri-Ciri Kanker Usus Besar

Ada beberapa ciri-ciri dan gejala kanker usus besar yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Perubahan kebiasaan buang air besar (seperti diare, konstipasi atau penyempitan tinja, yang berlangsung selama lebih dari beberapa hari).
  • Perasaan belum lega setelah buang air besar. 
  • Pendarahan dubur dengan darah merah yang cerah.
  • BAB berdarah, yang mungkin membuatnya terlihat berwarna coklat tua atau hitam. 
  • Kram atau sakit perut.
  • Merasa lesu dan kelelahan. 

Hingga saat ini, penyebab kanker usus besar belum diketahui dengan jelas, hanya saja ada beberapa hal yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang menderita kanker usus besar, antara lain adalah jarang makan serat, jarang berolahraga, dan memiliki kebiasaan merokok. 

Penanganan Kanker Usus Besar

Penanganan dan pengobatan kanker usus besar dapat dilakukan dengan cara berikut ini:

1. Operasi

Operasi akan dilakukan untuk mengangkat jaringan kanker di usus besar, dengan cara memotong dan mengangkat bagian usus besar yang terkena kanker beserta sedikit jaringan sehat di sekitarnya.

2. Kemoterapi

Kemoterapi yaitu pemberian obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker.

3. Radioterapi

Radioterapi yaitu penggunaan sinar radiasi untuk membunuh sel-sel kanker, di mana sinar ini bisa dipancarkan dari alat di luar tubuh (radioterapi eksternal), atau dari alat yang dipasang dekat lokasi kanker (Radioterapi Internal). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mammografi dan SADARI: Kunci untuk Deteksi Dini Kanker Payudara yang Efektif

Mammografi dan SADARI: Kunci untuk Deteksi Dini Kanker Payudara yang Efektif

Health | Selasa, 08 Oktober 2024 | 14:34 WIB

Remaja Perempuan Penting Deteksi Dini Kanker Payudara, Ini Penjelasan Dokter

Remaja Perempuan Penting Deteksi Dini Kanker Payudara, Ini Penjelasan Dokter

Health | Rabu, 02 Oktober 2024 | 18:56 WIB

Terungkap! Kunci Panjang Umur Hingga 100 Tahun Ala Jimmy Carter

Terungkap! Kunci Panjang Umur Hingga 100 Tahun Ala Jimmy Carter

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2024 | 16:18 WIB

Bisa Bantu Proses Penyembuhan, Ini Tips Menjaga Kesehatan Mental Penderita Kanker Payudara

Bisa Bantu Proses Penyembuhan, Ini Tips Menjaga Kesehatan Mental Penderita Kanker Payudara

Health | Rabu, 02 Oktober 2024 | 15:35 WIB

Awas! Kanker Prostat Mematikan, Kenali Gejala dan Pria Disarankan Deteksi Dini Sejak Usia 45 Tahun

Awas! Kanker Prostat Mematikan, Kenali Gejala dan Pria Disarankan Deteksi Dini Sejak Usia 45 Tahun

Health | Rabu, 02 Oktober 2024 | 14:52 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB