Strategi Nasional Dirombak! Pemerintah Siapkan Jurus Baru Atasi Lonjakan Kasus Dengue

Dinda Rachmawati

Rabu, 28 Mei 2025 | 09:00 WIB
Strategi Nasional Dirombak! Pemerintah Siapkan Jurus Baru Atasi Lonjakan Kasus Dengue
Ilustrasi nyamuk DBD (Pexels/Ravi Kant)

Suara.com - Dengue, penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat terbesar di Indonesia. 

Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan kasus dan kematian akibat dengue menunjukkan bahwa Indonesia belum sepenuhnya berhasil mengendalikan penyakit ini. 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, pada tahun 2024 tercatat 257.271 kasus dengue dengan 1.461 kematian. Sementara hingga pertengahan Mei 2025, sudah terjadi lebih dari 56.000 kasus dengan 250 kematian.

Angka ini tersebar di 456 kabupaten/kota, mencakup lebih dari 87% wilayah Indonesia. Situasi ini menandakan bahwa Indonesia masih berada dalam kondisi darurat dengue yang memerlukan langkah-langkah luar biasa. 

Namun, di tengah tantangan tersebut, muncul secercah harapan melalui semangat kolaborasi yang semakin menguat antar berbagai pemangku kepentingan. 

KOBAR Lawan Dengue Gelar FGD dan Peluncuran Presidium Kaukus Kesehatan DPR RI Periode 2025-2030 (Dok. Istimewa)
KOBAR Lawan Dengue Gelar FGD dan Peluncuran Presidium Kaukus Kesehatan DPR RI Periode 2025-2030 (Dok. Istimewa)

Melalui inisiatif Koalisi Bersama Lawan Dengue (KOBAR Lawan Dengue), berbagai elemen bangsa, dari pemerintah, parlemen, swasta, hingga masyarakat sipil, bersatu untuk mempercepat pencapaian target nol kematian akibat dengue pada tahun 2030.

“Sinergi lintas sektor menjadi keniscayaan dalam menghadapi darurat dengue ini,” ujar Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal. 

Menurutnya, dukungan legislatif melalui pembentukan Presidium Kaukus Kesehatan DPR RI Periode 2025–2030 menjadi langkah konkret untuk mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada penguatan sistem kesehatan nasional.

Ini merupakan bagian dari upaya membangun kerangka kebijakan yang kokoh dan responsif terhadap perkembangan situasi penyakit menular di Indonesia.

baca juga

Salah satu langkah penting yang kini tengah dibahas adalah revisi Strategi Nasional Penanggulangan Dengue (Stranas Dengue) yang sebelumnya berlaku untuk periode 2021–2025. 

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, menegaskan bahwa revisi ini menjadi langkah krusial dalam memperkuat respons terhadap dengue. 

“Kami melihat beban dengue di masyarakat kemungkinan masih lebih besar dari yang tercatat. Oleh karena itu, strategi yang baru harus responsif, inklusif, dan berbasis bukti,” tegasnya.

Dalam rancangan kebijakan baru ini, sejumlah pendekatan inovatif menjadi sorotan. Mulai dari penguatan kapasitas deteksi dini dan manajemen kejadian luar biasa (KLB).

Hingga peningkatan sistem pelaporan berbasis real-time dengan dukungan kecerdasan buatan (AI), serta pemanfaatan teknologi seperti Wolbachia, bakteri yang mampu menekan kemampuan nyamuk dalam menularkan virus dengue.

Vaksinasi juga menjadi strategi yang tengah didorong. Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, menyatakan bahwa pencegahan dengue tidak bisa dilakukan secara sektoral dan terpisah-pisah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Penyebab Utama Kematian, AstraZeneca dan Kemenkes RI Fokus Tangani Penyakit Tidak Menular

Jadi Penyebab Utama Kematian, AstraZeneca dan Kemenkes RI Fokus Tangani Penyakit Tidak Menular

Health | Selasa, 27 Mei 2025 | 23:46 WIB

Bahaya Sering Konsumsi Minuman Manis, Kesehatan Ginjal Bisa Jadi Taruhan

Bahaya Sering Konsumsi Minuman Manis, Kesehatan Ginjal Bisa Jadi Taruhan

Lifestyle | Selasa, 27 Mei 2025 | 17:35 WIB

Guru Besar Kedokteran Ramai-ramai Protes Menkes, Pakar Ingatkan Kembali ke Tujuan Bersama

Guru Besar Kedokteran Ramai-ramai Protes Menkes, Pakar Ingatkan Kembali ke Tujuan Bersama

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 16:46 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×