Tripledemic Ancam Lansia Indonesia: RSV Lebih Ganas dari COVID-19, Vaksin Jadi Kunci!

Dinda Rachmawati

Senin, 02 Juni 2025 | 16:18 WIB
Tripledemic Ancam Lansia Indonesia: RSV Lebih Ganas dari COVID-19, Vaksin Jadi Kunci!
Ilustrasi Lansia Batuk atau Sakit Pernapasan (Freepik)

Suara.com - Lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan kembali menghantam sejumlah negara di Asia, termasuk Singapura, Bangkok, dan Hong Kong.

Di Singapura, lonjakan kasus COVID-19 terjadi dua tahun setelah pemerintah mencabut seluruh pembatasan pandemi pada Februari 2023 dan menetapkan status COVID-19 sebagai endemi. 

Kementerian Kesehatan Singapura menyebut bahwa lonjakan ini disebabkan oleh menurunnya imunitas kelompok, yang membuat masyarakat kembali rentan terhadap infeksi.

Namun ancaman kali ini bukan hanya datang dari COVID-19. Dunia kini menghadapi tantangan baru berupa tripledemic, situasi di mana tiga virus pernapasan utama COVID-19, Influenza, dan RSV (Respiratory Syncytial Virus), bersirkulasi secara bersamaan. 

Hal ini menciptakan tekanan besar terhadap sistem kesehatan, terutama di negara-negara dengan jumlah populasi lansia yang terus meningkat, seperti Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI menyebut bahwa dengan populasi lansia yang diproyeksikan mencapai 14,6% pada 2030, dan banyak di antaranya memiliki penyakit kronis, infeksi pernapasan dapat menimbulkan beban kesehatan dan ekonomi yang signifikan.

Salah satu virus yang patut menjadi perhatian adalah RSV. Meskipun sering kali dianggap hanya berdampak pada anak-anak, RSV juga menimbulkan risiko serius bagi lansia. Virus ini bisa menyebabkan infeksi berat seperti pneumonia dan bronkiolitis, terutama pada orang dengan sistem imun rendah.

Menurut studi, tingkat keparahan klinis infeksi RSV lebih tinggi dibandingkan COVID-19 dan influenza. Bahkan, pasien dewasa yang dirawat karena RSV memiliki tingkat rawat inap, kebutuhan oksigen, dan perawatan di ICU yang lebih tinggi. Di Thailand, studi menunjukkan angka kematian pasien dewasa rawat inap akibat RSV mencapai 15,9%.

RSV juga telah dikaitkan dengan beban penyakit yang tinggi pada lansia, karena daya tahan tubuh yang menurun seiring usia membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi. Virus ini menular dengan cepat melalui droplet saat batuk atau bersin, juga melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi.

baca juga

Kondisi ini menjadi lebih mengkhawatirkan ketika dikaitkan dengan musim libur, ibadah haji, atau pertemuan keluarga besar. Dalam momen-momen berkumpul seperti haji, umrah, atau liburan, risiko penularan RSV sangat tinggi, terutama ketika melibatkan populasi lansia.

Sayangnya, diagnosis RSV sering kali terlewat karena gejalanya mirip dengan flu dan COVID-19. Selain itu, belum ada pengobatan spesifik untuk virus ini. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi sangat krusial.

Reswita Dery Gisriani, selaku Communication, Government Affairs & Market Access Director di GSK Indonesia, menegaskan bahwa edukasi dan pencegahan merupakan kunci dalam menghadapi ancaman RSV.

“Berdasarkan penelitian dengan pendekatan proyeksi matematika, jumlah infeksi akibat RSV di Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai 7,2 juta kasus dalam tiga tahun. Di Indonesia sendiri, jumlah kasus diprediksi mencapai 6,1 juta,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, data ini menjadi pengingat penting bagi kita semua akan urgensi peningkatan edukasi untuk mencegah penyebaran infeksi RSV, terutama di Indonesia. 

"Di GSK kami berkomitmen untuk bermitra dengan pemerintah dan tenaga kesehatan dalam memperluas akses terhadap obat dan vaksin inovatif untuk membangun masa depan masyarakat Indonesia yang lebih sehat,” ujarnya lagi.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, GSK telah meluncurkan berbagai inisiatif edukasi publik seperti kampanye media sosial #AyoKitaVaksin dan situs informasi CegahRSV, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi, terutama bagi kelompok rentan.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang jatuh setiap 29 Mei menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan komitmen dalam menjaga kesehatan lansia. Di tengah ancaman tripledemic, kita dituntut untuk tidak hanya bersikap reaktif, tapi juga proaktif, melalui vaksinasi, kebersihan diri, dan edukasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 15:08 WIB

COVID-19 Hantui Timnas Indonesia vs China

COVID-19 Hantui Timnas Indonesia vs China

Bola | Senin, 02 Juni 2025 | 16:14 WIB

Penelitian FKUI: Pilihan Popok yang Tepat Bisa Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

Penelitian FKUI: Pilihan Popok yang Tepat Bisa Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

Health | Jum'at, 30 Mei 2025 | 14:38 WIB

Terkini

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×