4. Kurangi Asupan Garam dan Makanan Olahan
Diet tinggi natrium (garam) dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja ginjal. Kurangi penggunaan garam saat memasak dan waspadai "garam tersembunyi" dalam makanan olahan, makanan cepat saji, dan makanan kalengan.
Gantilah dengan rempah-rempah untuk menambah cita rasa. Perbanyak konsumsi buah-buahan segar, sayuran, dan biji-bijian utuh.
5. Hati-hati dengan Konsumsi Obat Pereda Nyeri
Jangan asal menelan obat pereda nyeri yang dijual bebas, terutama obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproxen.
Jika dikonsumsi secara teratur dalam jangka panjang, obat-obatan ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang signifikan. Jika Anda mengalami nyeri kronis, konsultasikan dengan dokter untuk mencari alternatif pengobatan yang lebih aman bagi ginjal Anda.
6. Berhenti Merokok Sekarang Juga!
Merokok memperlambat aliran darah ke ginjal. Ketika ginjal tidak mendapatkan aliran darah yang cukup, fungsinya untuk membersihkan tubuh akan terganggu.
Selain itu, merokok juga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan kanker ginjal. Berhenti merokok adalah salah satu keputusan terbaik yang bisa Anda buat untuk kesehatan ginjal dan tubuh secara keseluruhan.
7. Aktif Bergerak dan Jaga Berat Badan Ideal
Olahraga teratur tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga untuk ginjal. Aktivitas fisik membantu mengontrol tekanan darah, menjaga kadar gula darah, dan mencegah obesitas—tiga faktor risiko utama penyakit ginjal.
Anda tidak perlu langsung melakukan olahraga berat. Cukup dengan berjalan kaki 30 menit setiap hari sudah bisa memberikan manfaat yang luar biasa.