Program Hamil di Usia 35+ Bisakah? Ini yang harus Dilakukan Suami dan Istri

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 20 Agustus 2025 | 15:25 WIB
Program Hamil di Usia 35+ Bisakah? Ini yang harus Dilakukan Suami dan Istri
"Strategi Program Hamil di Usia 35+". (Dok: Mitra Keluarga Kelapa Gading)

Suara.com - Bagi pasangan yang mendambakan buah hati, khususnya di usia 35 tahun ke atas, pemahaman mengenai program hamil menjadi hal yang sangat penting.

Infertilitas atau ketidaksuburan adalah kondisi ketika pasangan suami istri tidak mampu mencapai kehamilan setelah berhubungan seksual secara teratur tanpa alat kontrasepsi selama 12 bulan atau 6 bulan untuk yang berusia diatas 35 tahun.

Angka infertilitas di Indonesia diperkirakan mencapai 10-12% dari pasangan usia subur atau sekitar 4-6 juta pasangan dari total 39,8 juta pasangan.
Angka ini menunjukkan bahwa permasalahan infertilitas cukup tinggi di Indonesia, dengan penyebabnya bisa berasal dari gangguan sistem reproduksi baik pada pria maupun wanita.

Seiring bertambahnya usia, cadangan sel telur wanita akan berkurang, kualitas sel telur juga bisa menurun. Peluang hamil setiap bulannya menurun setelah usia 35 tahun. Wanita di atas usia 35 tahun memiliki risiko infertilitas (ketidakmampuan untuk hamil) yang lebih tinggi.

Salah satu strategi untuk membantu pasangan dengan infertilitas agar dapat memiliki keturunan adalah melalui Teknologi Reproduksi Berbantu (TRB) dimana In-Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung menjadi salah satu metode pilihannya. Namun masih ada beberapa strategi lainnya yang dapat dilakukan untuk mendapatkan momongan di usia 35+.

Pada talkshow "Strategi Program Hamil di Usia 35+",  dr Boy Abidin Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi mengatakan, untuk pasangan yang berencana memiliki buah hati di usia 35+, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk meningkatkan peluang kehamilan, diantaranya pemeriksaan kesehatan reproduksi, pemeriksaan skrining kesuburan, pemeriksaan cadangan sel telur, analisis sperma, pola hidup sehat, hubungan intim teratur serta suplementasi vitamin dan mineral.

Program hamil bisa diupayakan dengan program hamil alami, pemberian obat penyubur, inseminasi buatan sampai program bayi tabung.

Sedangkan untuk para suami, dr Ayang Halim, Spesialis Andrologi menyarankan untuk selalu mengupayakan pola hidup sehat dengan pola makan seimbang, berat badan ideal, olahraga teratur, hindari rokok, alkohol dan kafein berlebihan, serta kelola stres.

Selain itu ada beberapa cerita haru yang menginspirasi dari para pasangan suami istri yang sudah berhasil mendapatkan buah hati di usia 35+.

Bayi tabung bukan satu-satunya strategi untuk mendapatkan buah hati, masih ada upaya dan strategi lain untuk mendapatkan buah hati. Kecepatan untuk segera melakukan proses dan ketepatan dalam penentuan program hamil sangat diperlukan terutama untuk yang berusia diatas 35 tahun.

Klinik Fertilitas & Bayi Tabung MBRIO Mitra Keluarga Kelapa Gading yang merupakan bagian dari Mitra Keluarga Grup dengan nilai tambah berupa lokasi strategis, tempat parkir luas, fasilitas dan pelayanan standar terbaik, tenaga medis dan perawat profesional, harga bersaing serta tingkat keberhasilan 40-60% siap memberikan yang terbaik untuk membantu pasangan suami istri mendapatkan buah hati. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Menjaga Mental dan Saling Menguatkan dalam Menanti Buah Hati

Pentingnya Menjaga Mental dan Saling Menguatkan dalam Menanti Buah Hati

Your Say | Minggu, 10 Agustus 2025 | 20:04 WIB

Ulasan Film Lyora: Penantian Buah Hati, Kisah Nyata yang Menguras Air Mata

Ulasan Film Lyora: Penantian Buah Hati, Kisah Nyata yang Menguras Air Mata

Your Say | Kamis, 07 Agustus 2025 | 16:18 WIB

Fakta Menarik Film Lyora: Penantian Buah Hati, Angkat Kisah Haru

Fakta Menarik Film Lyora: Penantian Buah Hati, Angkat Kisah Haru

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:00 WIB

Bayi Tabung Ciputra IVF Berpengalaman Lebih dari 10 Tahun dengan Tingkat Keberhasilan Lebih Tinggi

Bayi Tabung Ciputra IVF Berpengalaman Lebih dari 10 Tahun dengan Tingkat Keberhasilan Lebih Tinggi

Health | Kamis, 24 Juli 2025 | 14:26 WIB

Berkat AI, Pasangan Ini Berhasil Punya Anak Setelah19Tahun Menanti

Berkat AI, Pasangan Ini Berhasil Punya Anak Setelah19Tahun Menanti

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 21:06 WIB

Jadi Ibu Itu Nggak Mudah! Rela Mati Demi Anak dalam Film Demi si Buah Hati

Jadi Ibu Itu Nggak Mudah! Rela Mati Demi Anak dalam Film Demi si Buah Hati

Your Say | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:52 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB