Manfaat Donor Darah Kurang Maksimal Tanpa Peralatan Pendukung Terbaik

M Nurhadi Suara.Com
Minggu, 21 September 2025 | 06:05 WIB
Manfaat Donor Darah Kurang Maksimal Tanpa Peralatan Pendukung Terbaik
Arsip-Ilustrasi donor darah. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) mengadakan kegiatan sosial untuk memperingati Hari PMI, yang mencakup donor darah, medical check-up, dan talkshow untuk mengedukasi masyarakat.

  • Kegiatan ini mendapat apresiasi dari PMI dan Kemenkes karena membantu memenuhi kebutuhan stok darah dan mendukung transformasi kesehatan nasional, terutama dengan produksi alat kesehatan ber-TKDN tinggi.

  • Para ahli menekankan pentingnya edukasi berulang tentang manfaat donor darah untuk meningkatkan jumlah pendonor dan menangkis hoaks, mengingat kebutuhan pendonor nasional masih sebesar 2% dari populasi.

Suara.com - Untuk memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI), PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) mengadakan kegiatan sosial yang mencakup donor darah, medical check-up, dan talkshow dengan tema “Jaminan dan Kualitas Darah di Indonesia”. 

Direktur Utama PT Diastika Biotekindo Tbk menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), CHEK berkomitmen untuk mengembangkan produksi dalam negeri, khususnya produk yang dapat digunakan di laboratorium dan unit transfusi darah di rumah sakit.

Produk-produk tersebut meliputi centrifuge, refrigerator, freezer blood bank, dan alat skrining infeksi.

Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, Jakarta membutuhkan sekitar 1.200 kantong darah setiap hari.

Ia menyebut, kegiatan seperti yang dilakukan CHEK sangat membantu ketersediaan darah di PMI DKI Jakarta dan menunjukkan kepedulian yang tak ternilai.

Ia juga menekankan bahwa PMI DKI Jakarta terus menjaga kualitas dan keamanan darah, serta memiliki tim khusus untuk penanggulangan bencana dan pembinaan desa.

Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dr. Yanti Herman, MH.Kes, juga mengucapkan terima kasih kepada Diastika.

Ia melihat bahwa perusahaan ini berkembang dan ikut mendukung pelayanan kesehatan di Indonesia, terutama dengan produk yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi. Ia juga menyebutkan bahwa Kemenkes telah melakukan berbagai upaya mitigasi melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 untuk mengembangkan pelayanan darah dan mendukung transformasi kesehatan nasional ke arah plasma darah.

Baca Juga: Polda Sumut Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia, Seorang Agen Ditangkap

Dr. Elida Marpaung, M. Biomed, Kepala Unit Transfusi Darah RS Cipto Mangunkusumo, menyampaikan bahwa PT Diastika telah memberikan kesempatan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya donor darah.

Ia menambahkan bahwa kegiatan donor darah di tempat kerja sangat efisien, memungkinkan karyawan mendonorkan darah dalam waktu singkat dan kembali bekerja.

Hal serupa juga disampaikan oleh Dr. Robby Nur Aditya, M.Si, Ketua Umum Persatuan Dokter Transfusi Darah Indonesia (PDTDI) dan Kepala Unit Donor Darah Pusat PMI.

Ia menekankan pentingnya edukasi masyarakat tentang manfaat donor darah secara berulang untuk meningkatkan jumlah pendonor. Saat ini, kebutuhan pendonor mencapai 2% dari populasi, dengan persebaran darah yang masih terpusat di Pulau Jawa.

"Kita lihat orang akan bertindak manfaatnya apa, orang mau donor darah tapi engga tau manfaatnya tapi orang tidak akan mau, hal ini dilakukan berulang-ulang untuk mengedukasi masyarakat dan menangkis hoax yang ada. Diharapkan dapat menjumlah pendonor yang saat ini kebutuhan 2%, dan perseberan darah 60% kebanyakan di pulau jawa sehingga kita harus meningkatkan hal itu," kata Robby.

Kepala UDD PMI Provinsi Jakarta, Dr. Ni Ken Ritchie, M. Biomed, juga mengapresiasi PT Diastika yang secara rutin menggelar kegiatan donor darah, tidak hanya setahun sekali, tetapi dua hingga tiga kali dalam setahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI