Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:31 WIB
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
Ilustrasi madu. (dok. ist)
  • Data WHO 2022 menunjukkan Indonesia mencatat 408 ribu kasus kanker baru dengan hampir 242 ribu kematian.
  • Pencegahan kanker menekankan pentingnya gaya hidup sehat, kelola stres, serta nutrisi seimbang dan bahan alami.
  • Ahli gizi Emilia Achmadi menekankan pentingnya pendekatan holistik.

Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia setiap 4 Februari, kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan tubuh kembali digaungkan. Kanker masih menjadi tantangan serius, baik di Indonesia maupun dunia. Data Globocan 2022 dari WHO mencatat lebih dari 408 ribu kasus kanker baru di Indonesia dengan hampir 242 ribu kematian. Secara global, International Agency for Research on Cancer (IARC) memproyeksikan angka kasus kanker dapat menembus lebih dari 35 juta kasus baru per tahun pada 2050 apabila tren saat ini terus berlanjut.

Kondisi ini menegaskan urgensi langkah preventif yang berkelanjutan. Kanker terjadi ketika sel berkembang biak secara tidak terkendali dan agresif, menyerap energi yang seharusnya digunakan tubuh untuk fungsi normal. Karena itu, pendekatan menyeluruh melalui gaya hidup sehat, pengelolaan stres, serta asupan nutrisi seimbang menjadi kunci penting dalam menjaga kualitas hidup.

Selain pola hidup sehat, pemanfaatan bahan alami juga kerap menjadi bagian dari upaya menjaga daya tahan tubuh. Madu, misalnya, dikenal mengandung antioksidan seperti flavonoid yang membantu melindungi sel dari paparan radikal bebas. Berbagai tanaman herbal seperti temu putih, temulawak, daun kelor, dan meniran hijau juga telah lama digunakan secara tradisional untuk mendukung kesehatan tubuh.

Ahli gizi Emilia Achmadi menekankan pentingnya pendekatan holistik.

“Kanker bisa muncul pada siapa saja dengan rangsangan yang berbeda. Karena itu, penting menerapkan gaya hidup sehat, menghindari faktor pemicu, dan memberikan perlindungan tambahan melalui asupan bergizi serta bahan alami yang mendukung daya tahan tubuh,” ujarnya.

Sejalan dengan momentum ini, PT Etos Kreatif Indonesia melalui produk Madu Herbal Zymuno turut mengampanyekan pentingnya proteksi kesehatan berbasis bahan alami. Produk ini memadukan madu dengan ekstrak herbal seperti temu putih, temulawak, daun kelor, dan meniran hijau yang secara tradisional dimanfaatkan untuk membantu memelihara kondisi kesehatan.

Hari Kanker Sedunia menjadi pengingat bahwa pencegahan bisa dimulai dari langkah sederhana dan konsisten,” ujar Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, Andik Duana Putra.

Langkah sederhana yang dimaksud misalnya menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, serta memilih asupan bernutrisi menjadi fondasi penting dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa upaya menjaga tubuh tetap sehat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten—karena pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini

Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini

Health | Senin, 23 Februari 2026 | 11:48 WIB

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:48 WIB

Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker

Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker

Health | Rabu, 18 Februari 2026 | 08:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB