IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

M Nurhadi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
ARSIP (Sebagai Ilustarsi) - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan penghapusan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap Sabtu dapat menghemat anggaran sekitar Rp1 triliun per pekan. [Antara]
  • IDAI memperingatkan pemerintah pada 21 Mei 2026 mengenai risiko distribusi susu formula dalam Program Makan Bergizi Gratis.
  • Penyaluran susu formula tanpa penapisan medis dinilai dapat menurunkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif bagi anak Indonesia.
  • IDAI mendesak Badan Gizi Nasional memperbaiki regulasi teknis agar tidak memicu ketergantungan anak terhadap produk makanan olahan.

Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melayangkan peringatan keras terkait adanya risiko serius dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung pemerintah.

IDAI menyoroti langkah distribusi susu formula secara massal dalam program tersebut yang dinilai berpotensi kuat mengganggu dan menurunkan tingkat keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Indonesia.

Pernyataan bersikap tersebut dirilis resmi oleh IDAI melalui siaran pers pada Kamis (21/5/2026). Dalam keterangan tertulisnya, organisasi profesi dokter anak ini sejatinya menyatakan apresiasi mendalam terhadap program MBG yang bertujuan mulia untuk mengerek kualitas gizi anak-anak di tanah air.

Meski demikian, IDAI memberikan catatan kritis pada Petunjuk Teknis (Juknis) penyediaan gizi yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Juknis tersebut kedapatan memfasilitasi pembagian susu formula lanjutan untuk usia 6–12 bulan serta formula pertumbuhan bagi usia 12–36 bulan dalam skala masif, tanpa adanya proses penapisan (screening) indikasi medis yang ketat.

Komponen ASI Tak Tergantikan oleh Produk Pabrikan

Praktik pembagian tanpa pengawasan medis ini dinilai IDAI menjadi ancaman nyata bagi masa depan generasi bangsa. Ketua Satgas ASI IDAI, DR. Dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A Subsp Neo(K), menegaskan bahwa air susu ibu mengandungi elemen hidup yang mutlak dan tidak akan pernah bisa direplikasi oleh teknologi susu formula mana pun.

“ASI bukan sekadar makanan. Di dalamnya ada ratusan komponen bioaktif yang bekerja melindungi bayi dan anak. ASI juga berfungsi sebagai zat kekebalan tubuh dari ibu, bakteri baik untuk usus, juga sebagai sinyal pertumbuhan otak,” jelas Naomi dalam siaran pers tersebut.

Lebih lanjut, Naomi memaparkan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun produk buatan manusia yang mampu menyamai kompleksitas nutrisi alami ibu.

“ASI adalah yang terbaik yang bisa dibuat manusia saat ini. Tidak ada satupun dari komponen ASI di atas yang bisa digantikan. Anak-anak kita butuh ASI, jangan sampai kebijakan yang tidak tepat membuat mereka kehilangan sesuatu yang penting,” tambahnya.

Berdasarkan kajian mendalam yang dipaparkan oleh IDAI, penyaluran produk pengganti ASI berskala nasional yang dilegalkan oleh lembaga negara—tanpa dibarengi sistem perlindungan laktasi yang ketat—dapat memicu efek domino yang merugikan.

Ada beberapa dampak sistemik yang dikhawatirkan muncul, antara lain memfasilitasi terjadinya promosi silang (cross-promotion) produk susu buatan, meruntuhkan angka keberhasilan laktasi, serta merosotnya capaian target ASI eksklusif nasional.

Selain itu, intervensi ini ditakutkan bakal meningkatkan ketergantungan anak terhadap makanan olahan berlebih atau Ultra-Processed Food (UPF), yang berujung pada naiknya risiko morbiditas atau angka kesakitan akibat infeksi pada bayi.

Menyikapi polemik ini, Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI, DR. Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A Subsp Kardio(K), kembali menegaskan bahwa jajarannya berdiri searah dengan visi pemerintah dalam mengikis masalah stunting dan memperbaiki gizi nasional.

Namun, ia mendesak agar regulasi teknis di lapangan tetap berjalan di koridor hukum dan regulasi kesehatan yang sudah ada.

“Kami berharap BGN dan lembaga terkait yang mengatur distribusi MBG dapat mengikuti aturan kesehatan yang sudah ada, karena aturan itu sendiri sudah cukup kuat untuk melindungi anak-anak Indonesia,” pungkas Piprim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:48 WIB

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:26 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG

KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:14 WIB

Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak

Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:31 WIB

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Terkini

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB