Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
Ilustrasi Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi. (Pixabay)
  • Tenaga kesehatan di rumah sakit menghadapi risiko paparan patogen tinggi akibat kontak darah selama prosedur pemasangan kateter intravena.
  • B. Braun Indonesia meluncurkan kateter Introcan Safety 3 yang dilengkapi teknologi *blood control septum* untuk mencegah paparan darah.
  • Inovasi sistem keselamatan pasif ini meningkatkan perlindungan tenaga medis serta efisiensi pelayanan bagi kenyamanan dan keamanan pasien.

Suara.com - Keselamatan tenaga kesehatan kembali menjadi perhatian di tengah tingginya risiko paparan darah dalam prosedur medis sehari-hari. Di rumah sakit, tindakan sederhana seperti pemasangan kateter intravena (IV) ternyata masih menyimpan potensi besar terjadinya kontak dengan darah dan cairan tubuh yang dapat meningkatkan risiko penularan patogen.

Kondisi tersebut mendorong pentingnya penggunaan teknologi medis yang mampu memberikan perlindungan tambahan, tidak hanya bagi tenaga kesehatan, tetapi juga pasien. Salah satu pendekatan yang kini mulai menjadi sorotan adalah penerapan teknologi closed system pada alat medis yang digunakan dalam prosedur rutin.

Berdasarkan tinjauan sistematis klinis yang dipublikasikan Fereidouni et al. pada 2018, risiko paparan darah saat pemasangan kateter IV bahkan disebut bisa mencapai 10 kali lebih tinggi dibanding cedera tertusuk jarum. Situasi ini menjadikan prosedur intravena sebagai salah satu tantangan keselamatan kerja paling umum di lingkungan rumah sakit.

Perusahaan teknologi medis asal Jerman memperkenalkan Introcan Safety® 3 (IS3), kateter intravena generasi terbaru yang dilengkapi teknologi blood control septum. (dok. ist)
Perusahaan teknologi medis asal Jerman memperkenalkan Introcan Safety® 3 (IS3), kateter intravena generasi terbaru yang dilengkapi teknologi blood control septum. (dok. ist)

Menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan teknologi medis asal Jerman, B. Braun Indonesia, memperkenalkan Introcan Safety® 3 (IS3), kateter intravena generasi terbaru yang dilengkapi teknologi blood control septum. Teknologi ini dirancang untuk membantu mengurangi kontak darah yang terlihat selama prosedur pemasangan kateter dan mendukung pendekatan zero visible blood exposure.

Presiden Direktur B. Braun Indonesia, Rainer Ruppel, mengatakan bahwa kebutuhan akan solusi kesehatan yang presisi dan aman semakin penting di Indonesia. Menurutnya, inovasi keselamatan seperti Introcan Safety® 3 dihadirkan untuk membantu melindungi tenaga kesehatan sekaligus mendukung kualitas pelayanan pasien yang lebih baik.

Perangkat tersebut juga dirancang dengan fitur perlindungan otomatis yang langsung aktif saat digunakan tanpa memerlukan langkah tambahan dari tenaga medis. Sistem keselamatan pasif ini dinilai mampu membantu mengurangi risiko paparan darah tanpa mengganggu efisiensi kerja di rumah sakit.

Dalam diskusi ilmiah yang turut melibatkan organisasi profesi keperawatan seperti PPNI, HIPPII, HIMPONI, dan INA-PERSAI, isu perlindungan tenaga kesehatan menjadi salah satu perhatian utama.

Ketua Perkumpulan Seminar Akses Intravena Indonesia (INA-PERSAI), Dr. Masfuri, menilai perkembangan teknologi kateter IV kini mulai bergerak menuju standar keselamatan yang lebih tinggi melalui pendekatan closed system.

Ia menjelaskan bahwa teknologi tersebut tidak hanya memberikan perlindungan tambahan bagi tenaga kesehatan dari paparan darah, tetapi juga membantu mengurangi risiko penyebaran patogen kepada pasien. Menurutnya, kondisi tersebut turut berdampak pada kenyamanan dan kepuasan pasien selama menjalani perawatan.

Seiring berkembangnya standar layanan kesehatan modern, penggunaan teknologi medis yang mengutamakan keselamatan dipandang semakin penting dalam menciptakan lingkungan klinis yang lebih aman, efisien, dan minim risiko penularan infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capek, Serba Salah, Kurang Tidur: Realita Dokter Muda di Resident Playbook

Capek, Serba Salah, Kurang Tidur: Realita Dokter Muda di Resident Playbook

Your Say | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:20 WIB

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun Bersatu di Drama Medis Romantis, Tayang 1 Juni

Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun Bersatu di Drama Medis Romantis, Tayang 1 Juni

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:13 WIB

Terkini

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB