Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Dinda Rachmawati

Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDpics)
baca 10 detik
  • The 6th Siloam Oncology Summit 2026 di Jakarta membahas transformasi layanan kanker melalui pendekatan terapi presisi dan personal.
  • Teknologi PET-CT scan kini berperan krusial dalam membantu akurasi diagnosis serta pemantauan respons terapi pasien kanker darah.
  • Imunoterapi CAR T-cell menjadi inovasi medis mutakhir untuk meningkatkan efektivitas pengobatan kanker darah melalui stimulasi sistem imun.

Suara.com - Perkembangan pengobatan kanker terus bergerak menuju era terapi yang lebih presisi dan personal. Jika sebelumnya penanganan kanker identik dengan operasi, kemoterapi, dan radioterapi, kini teknologi diagnostik dan terapi berbasis imunologi mulai mengubah lanskap pengobatan kanker, khususnya kanker darah.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam The 6th Siloam Oncology Summit 2026 yang digelar MRCCC Siloam Semanggi pada 22–24 Mei 2026 di Jakarta.

Chief Executive Officer Siloam International Hospitals, Caroline Riady, mengatakan perkembangan layanan kanker saat ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan tenaga medis dan kolaborasi lintas disiplin.

“Siloam International Hospitals percaya bahwa kualitas layanan kanker tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga oleh kesiapan dan kompetensi tenaga kesehatannya. Karena itu, kami berkomitmen memperkuat kapabilitas klinis melalui pembelajaran berkelanjutan, kolaborasi lintas disiplin, dan koneksi dengan komunitas medis global,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS. Menurutnya, perkembangan precision oncology menuntut pendekatan terapi yang semakin personal dan berbasis biomarker serta teknologi diagnostik modern.

“Perkembangan terapi kanker modern tidak hanya berfokus pada peningkatan survival pasien, tetapi juga kualitas hidup melalui pendekatan terapi yang lebih personal dan minim efek samping,” kata dr. Edy.

PET-CT Bantu Diagnosis hingga Pemantauan Terapi Kanker

Salah satu teknologi yang kini semakin berperan penting dalam diagnosis dan pemantauan terapi kanker darah adalah PET-CT scan.

Dokter spesialis kedokteran nuklir dari MRCCC Siloam Semanggi, dr. Ivana Dewi Mulyanto, Sp.KN(K), FANMB, menjelaskan bahwa PET-CT membantu dokter melihat aktivitas metabolik dalam tubuh menggunakan FDG (fluorodeoxyglucose).

baca juga

Melalui teknologi ini, dokter dapat memetakan area dengan aktivitas metabolik tertinggi sehingga membantu menentukan lokasi biopsi yang paling tepat. Namun, dr. Ivana menegaskan bahwa hasil PET-CT tetap harus dikonfirmasi melalui biopsi karena FDG juga dapat ditangkap oleh jaringan inflamasi atau infeksi, bukan hanya sel kanker.

Menurutnya, PET-CT kini memiliki peran penting terutama pada kasus limfoma, mulai dari menentukan stadium penyakit, mengevaluasi respons terapi, hingga mendeteksi kekambuhan kanker.

“Kolaborasi antara dokter hematologi, patologi, radiologi, dan kedokteran nuklir sangat penting agar pasien mendapatkan diagnosis dan terapi yang tepat,” jelas dr. Ivana.

Imunoterapi Jadi “Tombol Keempat” Pengobatan Kanker

Selain kemajuan teknologi diagnostik, inovasi besar juga terjadi dalam pengobatan kanker darah melalui imunoterapi. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik di MRCCC Siloam Semanggi, dr. Chospiadi Irawan, Sp.PD-KHOM, menyebut imunoterapi kini menjadi “tombol keempat” terapi kanker setelah operasi, kemoterapi, dan radioterapi.

“Imunoterapi merupakan upaya untuk menstimulasi sistem imun agar mampu mengeradikasi sel kanker,” ujarnya.

Salah satu bentuk imunoterapi paling maju saat ini adalah CAR T-cell therapy. Terapi ini dilakukan dengan mengambil sel T pasien melalui prosedur leukapheresis, kemudian memodifikasi sel tersebut di laboratorium agar mampu mengenali dan menyerang sel kanker secara lebih spesifik sebelum dikembalikan ke tubuh pasien.

Menurut dr. Chospiadi, terapi ini menunjukkan hasil menjanjikan pada sejumlah kanker darah seperti leukemia sel B, chronic lymphocytic leukemia (CLL), dan limfoma non-Hodgkin dengan tingkat remisi yang cukup tinggi.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan CAR T-cell therapy kini telah memasuki generasi terbaru yang dilengkapi kombinasi costimulatory domain seperti CD28 dan 4-1BB untuk meningkatkan aktivitas sel T terhadap tumor.

“Generasi yang lebih baru memberikan efektivitas yang lebih baik dalam meningkatkan proliferasi dan aktivitas sel T terhadap sel tumor,” jelasnya.

Meski menjanjikan, CAR T-cell therapy masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari risiko toksisitas, proses produksi yang kompleks, hingga biaya terapi yang mahal. Saat ini terapi tersebut umumnya diberikan pada pasien yang telah mengalami kegagalan beberapa lini terapi sebelumnya.

Namun ke depan, imunoterapi diperkirakan akan semakin luas digunakan seiring berkembangnya teknologi dan akses layanan kesehatan.

“Imunoterapi sudah mengubah lanskap terapi kanker darah. CAR T-cell menawarkan potensi kuratif pada pasien tertentu, meski aksesnya masih terbatas,” pungkas dr. Chospiadi.

Melalui The 6th Siloam Oncology Summit 2026, MRCCC Siloam Semanggi menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi layanan onkologi nasional melalui penguatan riset, inovasi teknologi, dan kolaborasi multidisiplin guna menghadirkan layanan kanker yang lebih terintegrasi dan berpusat pada pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terobosan Baru Penanganan Kanker Hati dan Pankreas Tanpa Bedah

Terobosan Baru Penanganan Kanker Hati dan Pankreas Tanpa Bedah

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:55 WIB

Gelar Laga Cepak Bola, Yayasan Pita Kuning Wujudkan Impian Pasien Kanker Anak

Gelar Laga Cepak Bola, Yayasan Pita Kuning Wujudkan Impian Pasien Kanker Anak

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:58 WIB

Nyanyikan Lagu Nasional, Shanna Shannon Beri Semangat untuk Pejuang Kanker di Laga Cepak Bola 2026

Nyanyikan Lagu Nasional, Shanna Shannon Beri Semangat untuk Pejuang Kanker di Laga Cepak Bola 2026

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:24 WIB

Terkini

Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'

Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:22 WIB

Amanda Rigby Umur Berapa? Disebut-sebut Akan Segera Dinikahi Andre Taulany

Amanda Rigby Umur Berapa? Disebut-sebut Akan Segera Dinikahi Andre Taulany

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:21 WIB

Dewa United Dorong Taisei Marukawa Jadi WNI, Punya Modal untuk Perkuat Timnas Indonesia

Dewa United Dorong Taisei Marukawa Jadi WNI, Punya Modal untuk Perkuat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 14:20 WIB

Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?

Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:20 WIB

Karhutla Melanda 7 Gunung di Jatim, Kemenhut Duga Ada Faktor Manusia

Karhutla Melanda 7 Gunung di Jatim, Kemenhut Duga Ada Faktor Manusia

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:16 WIB

3 Sheet Mask Terbaik untuk Mencerahkan Wajah dan Bikin Glowing Maksimal

3 Sheet Mask Terbaik untuk Mencerahkan Wajah dan Bikin Glowing Maksimal

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:12 WIB

Bukan Sekadar Hama, Rayap Ternyata Berperan dalam Siklus Karbon: Bagaimana Caranya?

Bukan Sekadar Hama, Rayap Ternyata Berperan dalam Siklus Karbon: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:10 WIB

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

×