4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Dinda Rachmawati

Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB
4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima
Ilustrasi Olahraga (Unsplash/Nathan Nuyda)
baca 10 detik
  • Satu jam pertama pascaolahraga krusial untuk pemulihan otot, pengisian energi, serta persiapan tubuh menghadapi aktivitas fisik berikutnya.
  • Dr. Krissy Ladner memperkenalkan konsep 4R yaitu Replenish, Repair, Reinforce, dan Rehydrate untuk mengoptimalkan proses pemulihan fisik secara efektif.
  • Penerapan nutrisi seimbang, konsumsi elektrolit, dan istirahat cukup membantu atlet maupun penggiat olahraga meningkatkan performa serta mengurangi cedera.

Suara.com - Banyak orang fokus mempersiapkan tubuh sebelum berolahraga. Mulai dari memilih menu makan, melakukan pemanasan, hingga memastikan tubuh cukup terhidrasi. Padahal, menurut para ahli, pekerjaan sesungguhnya justru dimulai setelah peluit akhir berbunyi atau latihan selesai dilakukan.

Masa satu jam pertama setelah berolahraga menjadi periode yang sangat penting bagi tubuh untuk memulai proses pemulihan. Pada fase inilah otot memperbaiki diri, cadangan energi kembali diisi, dan tubuh bersiap menghadapi aktivitas berikutnya. 

Sayangnya, fase ini masih sering diabaikan, bahkan oleh mereka yang rutin berolahraga. Menurut Dr. Krissy Ladner, Director of Sports Performance and Nutrition Education Herbalife, pemulihan memiliki peran yang sama pentingnya dengan persiapan sebelum bertanding.

"Sebagai ahli gizi olahraga yang bekerja dengan pemain sepak bola profesional, saya menghabiskan waktu yang sama banyaknya, bahkan mungkin lebih banyak untuk membahas nutrisi pemulihan dibandingkan nutrisi sebelum pertandingan. Dan saya menggunakan sebuah singkatan sederhana yang dapat diingat oleh setiap pemain, di level apa pun, yaitu 4R," ujarnya.

Konsep tersebut terdiri dari empat langkah utama yang saling berkaitan. Langkah pertama adalah Replenish atau mengisi kembali energi. Saat berolahraga dengan intensitas tinggi, tubuh menguras cadangan glikogen di dalam otot sebagai bahan bakar utama. 

Oleh karena itu, setelah latihan selesai, tubuh membutuhkan asupan karbohidrat untuk mengembalikan energi yang telah terpakai.

Dr. Ladner menjelaskan bahwa salah satu tanda tubuh telah menggunakan banyak cadangan karbohidrat adalah ketika seseorang sudah kesulitan berbicara saat berolahraga karena napas terlalu terengah-engah.

"Tes sederhananya adalah: jika di tengah latihan Anda tidak mampu berbicara karena napas terlalu terengah-engah, berarti Anda telah menggunakan cadangan karbohidrat dan perlu mengisinya kembali," jelasnya.

Karbohidrat dapat diperoleh dari nasi, roti gandum, buah-buahan, maupun smoothie yang dipadukan dengan oat.

baca juga

Tahap berikutnya adalah Repair, yakni memperbaiki jaringan otot yang mengalami kerusakan selama aktivitas fisik. Protein menjadi nutrisi utama dalam proses ini karena menyediakan asam amino sebagai bahan pembangun otot.

Dr. Ladner merekomendasikan kombinasi karbohidrat dan protein setelah latihan agar pemulihan berlangsung optimal.

"Rasio yang saya sarankan kepada atlet elit untuk makanan atau minuman pasca-pertandingan adalah 3:1 antara karbohidrat dan protein. Ini setara dengan sekitar 60 hingga 120 gram karbohidrat dan 20 hingga 40 gram protein. Formula ini sederhana dan mudah diterapkan untuk membuat smoothie pemulihan, misalnya dengan buah beku, oat, susu atau alternatif nabati, serta satu takaran protein," katanya.

Selain mengisi energi dan memperbaiki otot, tubuh juga membutuhkan langkah Reinforce, yaitu memperkuat sistem tubuh melalui konsumsi makanan bergizi yang kaya antioksidan dan bersifat antiinflamasi. Buah-buahan, sayuran berwarna, kacang-kacangan, ikan, biji-bijian utuh, hingga minyak zaitun menjadi pilihan yang baik untuk mendukung pemulihan.

Menurut Dr. Ladner, beberapa bahan alami seperti jus ceri asam (tart cherry) maupun kunyit yang mengandung kurkumin memiliki bukti ilmiah dapat membantu mengurangi nyeri otot setelah latihan berat. Namun, ia mengingatkan bahwa bahan-bahan tersebut bukanlah solusi instan.

Manfaat terbaik akan diperoleh jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat dan rutin, bukan sebagai jalan pintas untuk mempercepat pembentukan otot.

Langkah terakhir adalah Rehydrate, yaitu mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama berolahraga. Rehidrasi bukan hanya sekadar minum air putih, tetapi juga mengganti elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium yang ikut keluar melalui keringat.

Untuk latihan ringan, air putih umumnya sudah memadai. Namun, setelah latihan berat dengan produksi keringat tinggi, tubuh memerlukan tambahan elektrolit agar keseimbangan cairan tetap terjaga. 

Salah satu cara sederhana untuk mengecek kecukupan hidrasi adalah melihat warna urine yang idealnya berwarna kuning pucat seperti limun.

Di luar seluruh strategi nutrisi tersebut, Dr. Ladner mengingatkan bahwa pemulihan tidak akan lengkap tanpa istirahat yang cukup. Saat tidur, tubuh melepaskan hormon pertumbuhan yang berperan dalam memperbaiki jaringan otot dan mengurangi risiko cedera.

Prinsip pemulihan ini bukan hanya berlaku bagi atlet profesional. Siapa pun yang rutin berlari, bersepeda, pergi ke gym, atau mengikuti kelas olahraga juga dapat menerapkannya. 

Kebutuhan asupan memang berbeda sesuai ukuran tubuh dan intensitas latihan, tetapi prinsipnya tetap sama: isi kembali energi, perbaiki otot, dukung kesehatan tubuh, penuhi kebutuhan cairan, lalu beri tubuh waktu untuk beristirahat. Dengan begitu, tubuh tidak hanya pulih lebih cepat, tetapi juga siap memberikan performa terbaik pada latihan berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profesor Olahraga Soroti Integritas FIFA, Kontroversi Argentina vs Mesir Rusak Kepercayaan Publik

Profesor Olahraga Soroti Integritas FIFA, Kontroversi Argentina vs Mesir Rusak Kepercayaan Publik

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:53 WIB

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:02 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Statis di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Olahraga hingga Terapi Orang Tua

4 Rekomendasi Sepeda Statis di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Olahraga hingga Terapi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 11:32 WIB

Terkini

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

×