- Otsuka Group dan RSMM Bogor menandatangani nota kesepahaman untuk menjalankan program kesehatan mental bagi karyawan di tempat kerja.
- Program ini bertujuan menyediakan edukasi, pendampingan profesional, serta lingkungan kerja suportif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis bagi seluruh staf.
- Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi standar baru pengelolaan sumber daya manusia yang produktif, sehat, dan berkelanjutan.
Suara.com - Di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks, kesehatan mental karyawan kini menjadi perhatian yang tak bisa lagi dikesampingkan.
Tekanan target, perubahan ritme kerja, hingga tuntutan untuk selalu produktif dapat memengaruhi kondisi psikologis pekerja apabila tidak diimbangi dengan lingkungan kerja yang suportif.
Karena itu, semakin banyak pihak menilai bahwa menjaga kesehatan mental bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga organisasi tempat mereka bekerja.
Perusahaan yang mampu menciptakan budaya kerja sehat dinilai memiliki peluang lebih besar untuk membangun karyawan yang produktif, loyal, dan mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan.
Dukungan tersebut tidak hanya berupa fasilitas kesehatan, tetapi juga edukasi, pendampingan profesional, hingga terbukanya ruang diskusi mengenai kesehatan mental tanpa stigma.
HCD & Corporate Communication Director Otsuka Group, Sudarmadi Widodo, mengatakan sektor swasta memiliki peran penting dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesehatan mental masyarakat, termasuk di lingkungan kerja.
"Otsuka melalui program Mental Ease at Workplace merupakan bentuk komitmen sektor privat dalam mendukung Kementerian Kesehatan untuk menciptakan kesehatan mental di Indonesia. Hal ini sejalan dengan filosofi perusahaan kami, yaitu Otsuka, people creating new products for better health worldwide," ujar Sudarmadi.
Menurutnya, kesehatan mental perlu menjadi bagian dari strategi pengelolaan sumber daya manusia. Ketika karyawan merasa didukung secara psikologis, mereka akan lebih mampu menghadapi tekanan pekerjaan, menjaga keseimbangan hidup, serta memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.
Pandangan tersebut sejalan dengan yang disampaikan Direktur Utama Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor, Dr. dr. Nova Riyanti Yusuf, Sp.KJ. Ia menilai, perhatian terhadap kesehatan mental di tempat kerja perlu terus diperkuat mengingat tantangan yang dihadapi pekerja saat ini semakin beragam.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Otsuka yang telah menginisiasi program Mental Ease at Workplace ini. Melalui kerja sama ini, karyawan RSMM akan difasilitasi untuk mendapatkan dukungan pelayanan kesehatan mental. Ini menjadi pilot project dan mudah-mudahan bisa menjadi best practice di rumah sakit lainnya," ujar Dr. Nova.
Menurutnya, layanan kesehatan mental di lingkungan kerja tidak hanya berfokus pada penanganan ketika seseorang mengalami gangguan psikologis, tetapi juga mencakup upaya promotif dan preventif melalui edukasi, pendampingan, serta akses terhadap tenaga profesional.
Dr. Nova menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi aspek penting dalam setiap program kesehatan mental.
"Kami berkomitmen untuk mendukung program ini dengan memfasilitasi tenaga profesional yang ada di RSMM. Yang sangat penting adalah output dari kerja sama harus memberikan dampak nyata dan menjadi program yang berkelanjutan," katanya.
Dukungan terhadap penguatan kesehatan mental di tempat kerja juga datang dari regulator. Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, dr. Ockti Palupi Rahayuningtyas, MPH, MH.Kes., menilai kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sehat, terutama di lingkungan produktif.
"Penandatanganan MOU ini merupakan awal yang sangat bagus. Saya sangat mengapresiasi RSMM dan Otsuka yang telah berkomitmen penuh untuk menjalankan program kesehatan mental di tempat kerja," ujarnya.
Ia berharap semakin banyak institusi yang menghadirkan program kesehatan mental secara berkelanjutan sehingga kesejahteraan psikologis pekerja menjadi bagian dari budaya organisasi, bukan sekadar program sesaat.
Sebagai bentuk implementasi dari komitmen tersebut, Otsuka Group Indonesia dan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjalankan program Mental Ease at Workplaces.
Kerja sama ini juga dibarengi dengan penyelenggaraan talkshow yang membahas tantangan dan solusi dalam membangun ekosistem kerja yang mendukung kesehatan mental.
Melalui kolaborasi tersebut, kedua pihak berharap lahir standar baru dalam pengelolaan sumber daya manusia di Indonesia, di mana produktivitas kerja berjalan beriringan dengan kesejahteraan mental karyawan.
Dengan semakin banyaknya perusahaan yang memberikan perhatian pada isu ini, kesehatan mental di tempat kerja diharapkan menjadi investasi jangka panjang yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan.