Tanggapi Bambang Pacul yang Tak Berani Sahkan RUU Perampasan Aset, Pandji: Bukan Hal yang Baru

Suara Joglo Suara.Com
Sabtu, 01 April 2023 | 11:18 WIB
Tanggapi Bambang Pacul yang Tak Berani Sahkan RUU Perampasan Aset, Pandji: Bukan Hal yang Baru
Pandji Menanggapi Pertanyaan Luhut pada Mahasiswa Demo di UI ((Instagram/@pandji.pragiwaksono))

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul terang-terangan mengaku tak berani mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal. 

Hal itu pun menjadi perhatian publik. Termasuk Komedian Pandji Pragiwaksono

Awalnya Menko Polhukam Mahfud MD meminta politisi PDI Perjuangan Bambang Pacul untuk ikut mendukung RUU Perampasan Aset

"Sulit memberantas korupsi itu, tolong melalui pak Bambang Pacul, pak tolong pak undang-undang perampasan aset tolong didukung pak. Biar kami bisa ngambil begini-begini, pak," ucap Mahfud MD pada Video yang diunggah kembali oleh @Pandji dikutip pada Sabtu (1/4/2023).  

Bambang Pacul memberikan tanggapan. Ia mau mengesahkan kalau sudah mendapat perintah dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. 

"Pak Mahfud, tanya pada kita, tolong dong undang-undang perampasan aset dijalananin. Republik di sini ini gampang pak Senayan ini. Lobinya jangan di sini pak, Ini korea-korea ini semua nurut bosnya masing-masing," ujar Bambang Pacul. 

"Disini boleh ngomong galak pak. Bambang pacul ditelpun ibu, "Pacul berhenti" Siap. Ini laksanakan, laksanakan pak. Mungkin UU Perampasan Aset bisa disahkan, tapi harus bicara dengan para ketum partai dulu," ujarnya.  

"Kalau di sini enggak bisa. Jadi permintaan jenengan langsung saya jawab, Bambang Pacul siap, kalau diperintah juragan. Mana perintahnya, enggak berani pak," ujar Bambang Pacul. 

Hal itu tentu menjadi sorotan publik. Sebab Anggota DPR yang dipilih langsung oleh rakyat ternyata harus menunggu keputusan dari ketua umum partai. 

Baca Juga: Tangkap Sinyal Kuat Jokowi Reshuffle Kabinet, PPP: Biasanya Setelah Lebaran

"Puncak komedi wkwk. Pada ngaku ngga bisa apa-apa karena segalak apapun di senayan, tetep yang mutusin adalah ketum partai. Mereka mengakui sebagai petugas partai, pantesan aspirasi rakyat jarang didengar apalagi direalisasikan," tulis @katteeeng. 

Melihat cuitan itu, komedian Pandji Pragiwaksono pun ikut memberikan komentar. 

"Dan sebenarnya bukan hal yg baru krn Bu Mega di bbrp forum terbuka mengatakan bahwa Presiden RI adalah petugas partai," tulis Pandji Pragiwaksono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI