Dukung Kebijakan Asuransi Bagi Penyelenggara Pemilu, Jubir PSI: Jangan Sampai Trauma Kita di Tahun 2019 Terjadi Lagi

Chandra Iswinarno

Kamis, 16 Februari 2023 | 15:20 WIB
Dukung Kebijakan Asuransi Bagi Penyelenggara Pemilu, Jubir PSI: Jangan Sampai Trauma Kita di Tahun 2019 Terjadi Lagi
Jenazah Ketua KPPS TPS 04 Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Arman ditandu menuju pemakaman, Kamis (25/4/2019). [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Belajar dari banyaknya korban yang berjatuhan dari petugas KPPS pada penyelenggaraan Pemilu 2019, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut positif kebijakan perlindungan untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada kontestasi politik tahun 2024 mendatang.

Juru Bicara (Jubir) Muda PSI Belmondo Scorpio mengungkapkan, partainya mendukung usulan adanya asuransi untuk penyelenggara pemilu.

"PSI akan mendukung penuh pertimbangan kebijakan itu, karena berkaca pada 2019, maka kita perlu ada perlindungan bagi penyelenggara pemilu," ujarnya melalui rilis yang diterima Suara.com.

Bakal Calon Anggota Legislatif DPRD DKI Jakarta ini juga menyebut usulan asuransi bagi penyelenggara pemilu yang disampaikan KPU pada tahun lalu menjadi solusi tambahan mencegah jatuhnya korban petugas.

"Kebijakan ini menjadi pelengkap terhadap persyaratan kesehatan petugas dan perbaikan mekanisme penghitungan suara," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kelelahan ketika penghitungan suara menjadi faktor utama fatalitas Pemilu yang terjadi tahun 2019.

Lantaran itu, untuk menjadi petugas KPPS harus memiliki persyaratan. Seperti sehat secara fisik dan rohani, tidak memiliki riwayat penyakit jantung atau penyakit yang berakibat fatal akibat faktor kelelahan.

"Dan supaya tidak membebani petugas, asuransi bagi penyelenggara pemilu 2024 mungkin bisa jadi pertimbangan untuk dimasukkan dalan kebijakannya nanti," lanjutnya.

Ia pun menyampaikan harapan agar perlindungan bagi penyelenggara pemilu ini terlaksana dan penyelenggara pemilu mendapat kenyamanan dalam bekerja.

baca juga

"Kami sangat mengharapkan perlindungan ini terlaksana, jangan sampailah trauma kita di 2019 terjadi lagi, dan penyelenggara pemilu bisa nyaman dalam bekerja nantinya," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengonfirmasi pihaknya sedang mempertimbangkan 'perlindungan' untuk penyelenggara pemilu hingga tingkat TPS.

Doli menyampaikan bahwa kebijakan ini dipertimbangkan karena menilik jatuhnya ratusan korban jiwa KPPS pada Pemilu 2019. Saat itu, sedikitnya 894 petugas KPPS tutup usia, diduga karena kelelahan akibat beban kerja berlebih dan faktor penyakit penyerta.

"Komisi II sejak awal bagaimana kita bisa membuat semua aparat penyelenggara pemilu sampai tingkat TPS bisa bekerja nyaman. Apalagi kita punya trauma 2019, kita punya penyelenggara, yang insya Allah menjadi pahlawan demokrasi, gugur saat bertugas," ujarnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Tragedi KPPS 2019 Terulang Lagi, KPU Lirik Kaum Muda Jadi Panitia Pemilu

Ogah Tragedi KPPS 2019 Terulang Lagi, KPU Lirik Kaum Muda Jadi Panitia Pemilu

News | Jum'at, 18 November 2022 | 08:29 WIB

Komnas HAM: KPPS Meninggal Pada 2019 Harus Jadi Catatan Penting Pemilu 2024

Komnas HAM: KPPS Meninggal Pada 2019 Harus Jadi Catatan Penting Pemilu 2024

News | Selasa, 02 November 2021 | 02:10 WIB

7 Petugas KPPS Meninggal Dunia Saat Pilkada Makassar 2020 Dapat Santunan

7 Petugas KPPS Meninggal Dunia Saat Pilkada Makassar 2020 Dapat Santunan

Sulsel | Kamis, 06 Mei 2021 | 02:00 WIB

Terkini

Promo Cashback 30 Persen di Warung Nasi Bungkus Bu Yusni, Khusus Nasabah BRI

Promo Cashback 30 Persen di Warung Nasi Bungkus Bu Yusni, Khusus Nasabah BRI

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Menguak Jejak Tionghoa di Balik Musik Indonesia, Pameran Popularia Hadir di Pesisir Jakarta

Menguak Jejak Tionghoa di Balik Musik Indonesia, Pameran Popularia Hadir di Pesisir Jakarta

Jakarta | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Betah di Zona Merah ke Level 5.925

IHSG Betah di Zona Merah ke Level 5.925

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Gara-Gara Utang Rp30 Ribu, Dua Pria di Sukabumi Duel Pakai Golok, Satu Luka Berat

Gara-Gara Utang Rp30 Ribu, Dua Pria di Sukabumi Duel Pakai Golok, Satu Luka Berat

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Apresiasi Nasabah, BRI Persembahkan Diskon 20 Persen di Lim Jia Kopitiam

Apresiasi Nasabah, BRI Persembahkan Diskon 20 Persen di Lim Jia Kopitiam

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Di Balik Tragedi Attack on Titan: Mengurai Dilema Kebebasan Eren Yeager

Di Balik Tragedi Attack on Titan: Mengurai Dilema Kebebasan Eren Yeager

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum

Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau

Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Hashim: Setiap Warga Bakal Dikasih HP Gratis, Ada Rekening Digital dan Duit Rp50 Ribu

Hashim: Setiap Warga Bakal Dikasih HP Gratis, Ada Rekening Digital dan Duit Rp50 Ribu

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Bakal Ada Aksi Bergelombang 15-30 Oktober di Tiap Daerah, Ini 3 Tuntutan Utama Buruh!

Bakal Ada Aksi Bergelombang 15-30 Oktober di Tiap Daerah, Ini 3 Tuntutan Utama Buruh!

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

×