Ganjar Curhat Soal Kegelisahan Pasca Putusan MKMK, PPP: Itu Ekspresi Kekecewaan Publik

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 11 November 2023 | 17:58 WIB
Ganjar Curhat Soal Kegelisahan Pasca Putusan MKMK, PPP: Itu Ekspresi Kekecewaan Publik
Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi alias Awiek. [SUara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi alias Awiek mengatakan curahan hati bakal calon presiden Ganjar Pranowo soal demokrasi pasca adanya putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) itu adalah bagian dari ekspresi kekecewaan publik.

"Ya, itu ekspresi publik. Saya kira itu akan kecewa, karena prosedurnya sudah cacat, kok hasilnya tidak dianggap cacat," kata Awiek ditemui di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (11/11/2023).

Menurutnya, memang meski adanya putusan MKMK itu tidak bisa menganulir putusan MK soal batas usia capres-cawapres yang bisa membuat Gibran Rakabuming Raka maju di Pilpres 2024.

"Masalahnya putusan MKMK itu tidak bs menganulir putusan, jadi ada satu sisi kepantasan ataupun standar etika yang dilangkahi, tapi di sisi lain ada norma hukum yang juga tidak bisa kita ngapa-ngapain juga. Sebagai sebuah kegelisan, saya kira itu tidak hanya kegelisahan pak Ganjar. Itu semua kegelisahan semua publik yang pikirannya masih waras," ujarnya.

Ia mengatakan, publik masih punya pemikiran waras pasti merasakan keresahan, hingga kekecewaan melihat adanya putusan MKMK tapi tak bisa menganulir putusa MK sebelumnya.

"Peraturan MKMK menyatakan putusan mereka tidak menganulir keputusan. Keputusan hakim ditetapkan secara otonom oleh lembaga kehakiman, keputusan MK, diputuskan oleh lembaga MKMK, dua hal berbeda. soal keresahan, kekecewaan, kegusaran, yang masih berpikiran waras, semua sama, kecuali punya pemikiran lain," tuturnya.

Untuk itu, ia berharap adanya putusan MKMK yang menyatakan Anwar Usman melakukan pelanggaran etik berat itu harus jadi pertimbangan pada persidangan selanjutnya.

"Tetapi mau apa lagi, norma hukumnya begitu. Makanya kita berharap kan ada gugatan lagi terhadap norma 90. jadi lami berharap putusan MKMK itu menjadi salah satu dasar nanti ketika pada persidangan berikutnya," katanya.

Pernyataan Ganjar

baca juga

Sebelumnya, bacapres Ganjar Pranowo angkat bicara mengenai dinamika yang terjadi pasca adanya putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Ia mengaku tercenung dengan adanya putusan itu dan merasa terusik.

Hal itu disampaikan Ganjar melalui akun Instagram pribadinya seperti dilihat dan dikutip Suara.com, Sabtu (11/11).

"Saya tercenung memantau perkembangan akhir-akhir ini tentang kondisi politik setelah putusan hasil MKMK. Saya mencoba diam sejenak, saya merenungkan Bangsa ini ke depan, saya mencermati kata demi kata kalimat dari kalimat putusan itu yang menjadi pertimbangan dan dasar Majelis Kehormatan MK. Dari situ saya semakin gelisah dan terusik," kata Ganjar.

Ia mempertanyakan, mengapa bisa pelanggaran etik berat bisa lolos dan terjadi di lembaga konstitusi.

"Mengapa sebuah keputusan dari sebuah proses dengan pelanggaran etik berat dapat begitu saja lolos, apa ada bentuk pertanggung jawabannya kepada rakyat secara hukum," tuturnya.

"Mengapa keputusan dengan masalah etik, dimana etik menjadi landasan dari hukum masih dijadikan rujukan di dalam kita bernegara. Mengapa hukum tampak menyilaukan hingga menyakitkan mata sehingga kita rakyat sulit sekali memahami cahayanya," sambubgnya.

Ia mengaku berbicara hal ini ssbagai bagian dari warga, sebagai bagian dari rakyat yang ikut gelisah melihat demokrasi dan keadilan yang sedang ingin dihancurkan.

Di sisi lain, ia menyampaikan, MKMK telah menyampaikan keputusannya. Menurutnya, MKMK telah membuktikan bahwa lembaga tertinggi konstitusi republik Indonesia masih menjunjung tinggi ruh dari demokrasi Indonesia, masih sangat panjang perjalannya.

Ia berharap masa depan Indonesia dapat dibangun dengan fondasi yang berdasar nilai-nilai luhur bangsa tanpa tendensi apa pun yang mencederai demokrasi dan keadilan.

"Kita generasi yang ada saat ini punya tanggung jawab sejarah apakah kita akan mengorbankan sejarah panjang indonesia ke depan, jawaban saya tidak. Kita akan memastikan sejarah yang terang memastikan demokrasi dan keadilan sampai selamanya. Diam bukan sebuah pilihan, mimpi yang diimpikan sendirian hanya akan menjadi mimpi. Mimpi yang diinginkan bersama adalah kenyataan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koar-koar Gerindra Soal Anak Muda Tak Diberi Ruang Memimpin, PPP Kasih Balasan: Tua Muda Bukan Ukuran

Koar-koar Gerindra Soal Anak Muda Tak Diberi Ruang Memimpin, PPP Kasih Balasan: Tua Muda Bukan Ukuran

Kotak Suara | Sabtu, 11 November 2023 | 15:54 WIB

Viral Video Poster Bergambar Ganjar Dicopot di Sumut, PPP: Aparat Harus Netral

Viral Video Poster Bergambar Ganjar Dicopot di Sumut, PPP: Aparat Harus Netral

Kotak Suara | Sabtu, 11 November 2023 | 14:55 WIB

Ganjar Pranowo Curhat di Medsos Soal Putusan MKMK: Saya Tercenung, Semakin Gelisah dan Terusik

Ganjar Pranowo Curhat di Medsos Soal Putusan MKMK: Saya Tercenung, Semakin Gelisah dan Terusik

Kotak Suara | Sabtu, 11 November 2023 | 14:20 WIB

Terkini

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

×