Uniknya Sistem Noken Buat Ambil Suara di Papua, Pemilu Pakai Kearifan Lokal yang Sah

Farah Nabilla

Rabu, 14 Februari 2024 | 14:44 WIB
Uniknya Sistem Noken Buat Ambil Suara di Papua, Pemilu Pakai Kearifan Lokal yang Sah
Sistem Noken di Papua [ANTARA]

Suara.com - Penyelenggaraan Pemilu sekaligus Pilpres 2024 di Papua mengundang atensi publik. Pasalnya, pemungutan suara yang diselenggarakan di berbagai daerah di Papua menggunakan sistem noken.

Sistem tersebut menimbulkan perdebatan hangat lantaran tak ditemukan di daerah lain. Publik juga bertanya-tanya apakah sistem tersebut diperbolehkan dan apakah sistem noken diatur dan disahkan oleh peraturan resmi.

"Serius Emang boleh kah kaya gitu kak?," contoh salah satu pertanyaan publik di media sosial terkait sistem noken.

Mari mengenal sistem noken yang menjadi keistimewaan penduduk Papua.

Mengenal sistem pemilu noken: Diambil dari jenis tas tradisional

Jika mencari kata 'noken' di mesin pencarian internet, maka kita akan menemukan bahwa noken adalah sebuah tas.

"Maaf noken apa ya? Saya liat google kok tas ya? Trs sistem noken ini gmn?," tulis seorang warganet.

Lantaran memang betul bahwa noken adalah tas rajut tradisional yang dibuat oleh para penduduk Papua.

Adapun mengambil dari konsep tas tersebut akhirnya diterapkan konsep sistem noken.

baca juga

Berdasarkan penjelasan bawaslu.go.id, sistem noken sesuai dengan namanya diselenggarakan dengan menggunakan tas noken untuk membawa suara.

Adapun ada dua sistem noken yang berlaku, yakni sistem big man dan sistem gantung.

Melalui sistem noken big man, seorang ketua adat atau kepala kampung berwewenang untuk menentukan pilihan tokoh politik yang hendak diusung oleh para penduduk warga. Sebelumnya, warga desa juga menyelenggarakan musyawarah mufakat untuk menentukan pilihan mereka.

Selanjutnya, ada sistem noken gantung yang menjadi pengganti kotak surat suara kala susah didistribusikan ke daerah-daerah tertentu.

Sistem noken dilakukan karena adanya keterbatasan di pedalaman-pedalaman Papua. Sehingga, pemungutan suara di daerah pedalaman dilakukan secara kolektif alias bersama-sama.

Sistem noken dalam hukum

Sistem noken telah diakui oleh perundang-undangan, salah satunya melalui Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 47-81/PHPU-A-VII/ 2009 tentang Pemilu Sistem Noken di Papua.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga mengatur mekanisme sistem noken dalam Keputusan KPU No 66/2024.

Adapun Keputusan Nomor 810/PL.02.6-Kpt/06/KPU/IV/2019 mendefinisikan sistem noken atau ikat sebagai berikut:

"Suatu bentuk kesepakatan bersama atau aklamasi untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Papua, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota yang dilakukan oleh kelompok masyarakat adat sesuai nilai adat, tradisi, budaya, dan kearifan lokal masyarakat setempat."

Sehingga bisa ditarik benang merah bahwa sistem noken dipahami sebagai sistem pemungutan suara yang menyesuaikan tradisi kearifan lokal masyarakat Papua dengan perwakilan keputusan kepala adat dan musyawarah mufakat.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasto PDIP Pede Dengan Hasil Quick Count Ganjar-Mahfud: Kebenaran Tak Bisa Dimanipulasi

Hasto PDIP Pede Dengan Hasil Quick Count Ganjar-Mahfud: Kebenaran Tak Bisa Dimanipulasi

Kotak Suara | Rabu, 14 Februari 2024 | 14:29 WIB

Momen Prabowo Berenang Usai Nyoblos di TPS 033 Hambalang

Momen Prabowo Berenang Usai Nyoblos di TPS 033 Hambalang

Kotak Suara | Rabu, 14 Februari 2024 | 14:28 WIB

Ketum Projo alias Menkominfo Budi Arie Pamer 2 Jari usai Coblos Pemilu

Ketum Projo alias Menkominfo Budi Arie Pamer 2 Jari usai Coblos Pemilu

Kotak Suara | Rabu, 14 Februari 2024 | 14:21 WIB

Pengaruh Simbol terhadap Politik: Sebuah Pandangan Semiotika dalam Pemilu

Pengaruh Simbol terhadap Politik: Sebuah Pandangan Semiotika dalam Pemilu

Your Say | Rabu, 14 Februari 2024 | 14:18 WIB

Innalillahi! Jalidin Meninggal Dunia Saat Nyoblos Di Bilik Suara

Innalillahi! Jalidin Meninggal Dunia Saat Nyoblos Di Bilik Suara

News | Rabu, 14 Februari 2024 | 14:18 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×