JK Usul Sistem Pemilu Kembali ke Proporsional Tertutup: Bukan Pilih Orang Asal Terkenal

Ria Rizki Nirmala Sari, Rakha Arlyanto

Kamis, 07 Maret 2024 | 18:01 WIB
JK Usul Sistem Pemilu Kembali ke Proporsional Tertutup: Bukan Pilih Orang Asal Terkenal
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK kepada wartawan di FISIP Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (7/3/2024). [Suara.com/Rakha]

Suara.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK mengusulkan sistem pemilu di Indonesia kembali ke sistem proporsional tertutup. Usulan itu menindaklanjuti pernyataan JK yang menilai Pemilu 2024 adalah Pemilu terburuk sepanjang sejarah.

"Ini harus kembali kepada sistem pemilu tertutup. Supaya antara calon tinggal diseleksi dulu oleh partai, ini orang yang baik. Bukan hanya orang asal terkenal," kata JK kepada wartawan di FISIP Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (7/3/2024).

Baca Juga:

Hampir Adu Jotos di Acara TV, Ternyata Satu Kata Ini Jadi Pemantik Perkelahian Noel dan Deddy Sitorus

Eks Ketua Umum Partai Golkar itu mengkritik sistem pemilu proporsional terbuka yang menghendaki setiap orang bisa dipilih dalam pemilu. Alhasil, banyak orang yang kemampuannya kurang mumpuni ikut dalam kontestasi.

Selain itu, JK menilai masyarakat sekarang sudah tidak lagi memperhatikan kemampuan dari calon-calon yang dipilih.

"Kalau sekarang dipilih asal terkenal saja, termasuk artis banyak, pelawak pun banyak, supaya gampang dipilih. Akhirnya tidak lagi melihat kemampuannya saja," ucap JK.

Baca Juga:

Selepas Ditinggal Ganjar, Bursa Cagub Jateng Mulai Ramai Diisi Tokoh Muda, Siapa Saja?

baca juga

Lebih lanjut, JK mengatakan jika menerapkan sistem proporsional tertutup maka partai politik harus menyeleksi calonnya dengan ketat.

JK turut menyinggung sistem Pemilu pada tahun 1999, di mana partai politik turut dilibatkan sebagai panitia penyelenggara Pemilu.

"Jadi harus partai menyeleksi. Kalau saya punya usul, salah satu Pemilu yang baik itu tahun 1999 sampai tahun 55'. Panitianya semua partai jadi panitia," terang JK.

"Jadi KPU, nanti yang ada sekretariat. Jadi tidak ada kecurigaan kepada KPU sendiri dan tidak ada yang main-main," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY Tolak Hak Angket: Kalau Beda Suara Tipis Mungkin Bisa Dipertimbangkan

AHY Tolak Hak Angket: Kalau Beda Suara Tipis Mungkin Bisa Dipertimbangkan

Kotak Suara | Kamis, 07 Maret 2024 | 17:50 WIB

Irma NasDem Blak-blakan ke Hasto: PDIP Bagusnya Oposisi, Kalau Diam Seperti Kura-kura

Irma NasDem Blak-blakan ke Hasto: PDIP Bagusnya Oposisi, Kalau Diam Seperti Kura-kura

News | Kamis, 07 Maret 2024 | 17:08 WIB

Bivitri Ajak JK jadi Produser Dirty Vote Jilid 2, Biar 75 Persen Kecurangan Pemilu Terbongkar

Bivitri Ajak JK jadi Produser Dirty Vote Jilid 2, Biar 75 Persen Kecurangan Pemilu Terbongkar

News | Kamis, 07 Maret 2024 | 16:50 WIB

Ungkit Bagi-bagi Bansos, JK Curiga Hasil Pemilu 2024 Sudah Dikondisikan: Tak Boleh Uang Negara untuk...

Ungkit Bagi-bagi Bansos, JK Curiga Hasil Pemilu 2024 Sudah Dikondisikan: Tak Boleh Uang Negara untuk...

Kotak Suara | Kamis, 07 Maret 2024 | 16:19 WIB

Jusuf Kalla Beberkan Golkar Pragmatis: Tak Ada Partai Mau Jadi Oposisi!

Jusuf Kalla Beberkan Golkar Pragmatis: Tak Ada Partai Mau Jadi Oposisi!

Kotak Suara | Kamis, 07 Maret 2024 | 15:53 WIB

Terkini

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:35 WIB

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×