Paman Gibran Tak Diajak, Ini Profil 8 Hakim MK yang Tangani Sidang Sengketa Pilpres 2024

Rabu, 27 Maret 2024 | 14:12 WIB
Paman Gibran Tak Diajak, Ini Profil 8 Hakim MK yang Tangani Sidang Sengketa Pilpres 2024
Suasana jalannya sidang perdana perselisihan hasil Pilpres 2024 dengan pemohon pasangan Capres-Cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pria kelahiran Semarang ini juga aktif menulis. Sedikitnya ada 25 karya ilmiah yang telah ia hasilkan dalam lima tahun terakhir, baik berupa buku maupun makalah.

4. Enny Nurbaningsih

Enny Nurbaningsih merupakan salah satu hakim perempuan yang pernah berkiprah di MK. Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum UGM pada 1981 dengan konsentrasi hukum tata negara.

Berbekal ilmunya itu, Enny juga aktif dalam berbagai organisasi, diantaranya Parliament Watch yang ia bentuk bersama Mahfud MD.

5. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh

Daniel menjadi hakim MK pada 7 Januari 2020. Ia dilantik oleh Presiden Jokowi, menggantikan I Dewa Gede Palguna. Ia merupakan putra Nusa Tenggara Timur (NTT) pertama yang menjabat hakim konstitusi sejak MK berdiri.

Sosok Daniel tak bisa dilepaskan dari dunia aktivis. Ketika masih kuliah pada 1985, ia aktif dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

6. Guntur Hamzah

Guntur Hamzah merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 1988.

Baca Juga: MK Gelar Sidang Perdana Sengketa Pilpres, 2 Massa Bentrok hingga Hujan Batu di Patung Kuda!

Pada 1995, ia menyelesaikan pendidikan magister hukumnya di Program Pascasarjana Universitas Padjajaran. Kemudian ia melanjutkan pendidikan Doktor (S3) pada Program Pascasarjana Universitas Airlangga pada 2002.

Pada Februari 2006, ia menyandang predikat Guru Besar bidang Hukum Administrasi Negara dan Hukum Tata Negara pada Fakultas Hukum Universitas hasanuddin.

7. Ridwan Mansyur

Pria kelahiran Sumatera Selatan, 11 November 1959 ini merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Palembang pada 1984.

Ia lalu melanjutkan pendidikannya di program magister hukum dan program doktoral di Universitas Padjajaran Bandung pada 2010.

Kariernya sebagai hakim dimulai pada 1986 ketika Ridwan menjadi calon hakim pada Pengadilan Negeri Bekasi. Jabatan sebagai hakim pertama kali ia pegang pada 1989 di Pengadilan Negeri Muara Enim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI