Survei Indikator: Anies Mendominasi, Ahok dan RK Masih Bisa Jadi 'Kuda Hitam' di Pilkada Jakarta

Agung Sandy Lesmana, Dea Hardiningsih Irianto

Kamis, 25 Juli 2024 | 11:58 WIB
Survei Indikator: Anies Mendominasi, Ahok dan RK Masih Bisa Jadi 'Kuda Hitam' di Pilkada Jakarta
Survei Indikator: Anies Mendominasi, Ahok dan RK Masih Bisa Jadi 'Kuda Hitam' di Pilkada Jakarta. [Instagram @ngumpulreceh]

Suara.com - Indikator Politik merilis hasil survei yang menunjukkan keunggulan tiga nama dalam bursa calon gubernur Jakarta. Hasilnya, tiga nama yang paling unggul ialah Anies Baswedan, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok, dan Ridwan Kamil (RK).

Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi menjelaskan nama Anies selalu unggul pada semua simulasi, baik secara terbuka maupun tertutup.

Pada simulasi terbuka tanpa disodorkan nama atau top of mind, Anies meraih elektabilitas tertinggi dengan perolahan 39,7 persen.

"Ini bisa kita sebut sebagai strong voters karena mereka bisa menyebut nama calon gubernur tanpa kami brief soal nama-nama yang akan maju," kata Burhanuddin dalam konferensi pers secara daring, Kamis (25/7/2024).

Keunggulan Anies itu diikuti dengan Ahok di posisi kedua dengan 23,8 persen dan Ridwan  Kamil dengan elektabilitas sebesar 13,1 persen.

"Anies Baswedan paling banyak disebut 39,7 persen, kemudian Ahok 23,8 persen dan Ridwan Kamil 13,1 persen," ujar Burhanuddin.

Kolase foto Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dan Ridwan Kamil.
Kolase foto Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dan Ridwan Kamil.

Lebih lanjut, Indikator Politik mencoba memotret elektabilitas bakal calon gubernur melalui simulasi tiga nama yang disodorkan kepada responden.

Hasilnya, Anies tetap unggul dengan elektabilitas 43,8 persen, diikuti Ahok 31,1 persen, dan Ridwan Kamil 18,8 persen.

Dengan begitu, Burhanuddin menyebut kemungkinan adanya 'kuda hitam' yang menyalip posisi Anies di Jakarta sangat kecil. Namun, menurut dia potensi tersebut masih mungkin saja terjadi dengan Ahok atau Ridwan Kamil yang menjadi 'kuda hitam'.

baca juga

"Pilihan warga sudah mengerucut dan mengeras. Kalau berharap ada kuda hitam ya Ahok dan RK, Anies front runner," tandas Burhanuddin.

Sekadar informasi, survei ini dilakukan pada 18-26 Juni dengan wawancara tetap muka terhadap WNI di Jakarta yang sudah mempunyai hak pilih.

Survei ini memiliki 800 sampel responden dengan metode pengambil data berupa multistage sampling.

Selain itu, hasil survei ini juga memiliki margin of error sebesar 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guyon Minta 'Jatah' di Jakarta usai Prabowo Presiden, PKS Goda Gerindra: Ajak-ajaklah, Kami Jangan Ditinggal Sendirian

Guyon Minta 'Jatah' di Jakarta usai Prabowo Presiden, PKS Goda Gerindra: Ajak-ajaklah, Kami Jangan Ditinggal Sendirian

Kotak Suara | Rabu, 24 Juli 2024 | 09:47 WIB

Diajak Dukung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, Begini Reaksi Cak Imin soal Rayuan PKS

Diajak Dukung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, Begini Reaksi Cak Imin soal Rayuan PKS

Kotak Suara | Rabu, 24 Juli 2024 | 08:00 WIB

PKB Dibujuk Gerindra Gabung Pemerintahan, Cak Imin: PKS, Don't Worry

PKB Dibujuk Gerindra Gabung Pemerintahan, Cak Imin: PKS, Don't Worry

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 07:17 WIB

Dibujuk Agar Tak Dukung Anies di Pilkada Jakarta, PKB Bongkar 'Rayuan Maut' Gerindra dan Golkar

Dibujuk Agar Tak Dukung Anies di Pilkada Jakarta, PKB Bongkar 'Rayuan Maut' Gerindra dan Golkar

Kotak Suara | Selasa, 23 Juli 2024 | 10:47 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×